MANAGED BY:
SELASA
19 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Jumat, 13 Oktober 2017 00:06
WADUH!!! Gas Melon Dibawa ke Pedalaman karena Harga Lebih Tinggi

Elpiji Melon Kosong Langka Sangatta Selatan

Ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Tampaknya pemerintah belum mampu mengatasi masalah kelangkaan elpiji di Kutim. Pasalnya dari penelusuran media ini, Kutim masih mengalami kelangkaan elpiji. Tentu saja realita ini membantah jika pasokan elpiji sesuai dengan kebutuhan warga Kutim. 

Sangatta Selatan salah satunya, tak satupun agen, pangkalan, dan bahkan pengecer yang menjual elpiji. Semua terlihat kosong. Warga banyak yang mencari. Putar sana dan sini akan tetapi tak mendapatkannya. Tak sedikit mereka harus lari ke Sangatta Utara. Peristiwa serupapun terjadi. Tentu saja hal ini menjadi beban tersendiri bagi warga. 

"Kalau di Sangatta Selatan saya keliling tidak satupun yang menjual. Terpaksa saya cari di Sangatta Utara. Saya mendapatkan di pengecer. Itupun tinggal sisa saja lagi. Kalau lambat tidak dapat" ujar Ardi warga Sangatta Selatan.

Kejadian ini sudah terjadi sejak sepekan lalu. Ardi mendapatkan informasi dari tetangga sebelahnya. Jika diminta secepatnya untuk mencari elpiji. Hanya saja pesan tersebut diabaikan. Ternyata benar, saat gas elpijinya habis, ia kewalahan mencari kesana kemari. Beruntung masih menjumpai. Satu temannya yang juga mencari beriringan belum mendapatkan tabung gas.

"Kalau yang besar banyak dijual. Yang kecil saja tidak ada. Saya tidak tau kenapa. Katanya tetangga saya sudah beberapa hari lalu langkahnya. Bahkan sebelumnya juga sudah sangat susah mendapatkan elpiji. Kalaupun ada harganya sangat mahal. Dari Rp25 hingga Rp30 ribu," katanya.

Salah seorang pengecer H. Pian warga Sangatta Selatan membenarkan hal itu. Dirinya mengatakan jika sudah beberapa hari terakhir ini elpiji hilang diperedaran. Semua agen kosong. Sehingga dirinya serta pengecer lainnya tidak mendapatkan jatah. Dari informasi yang beredar, elpiji diborong untuk daerah pedalaman. Salah satunya Kecamatan Muara Wahau. Hal ini dilakukan lantaran didaerah pedalaman memiliki harga yang lebih tinggi. Sehingga keuntungan penjual berlipat.

"Dari info beredar, jatah Sangatta dilarikan di pedalaman. Jadi Sangatta tidak dapat. Kalau dijual di pedalaman bisa untung banyak. Kalau di harga normal pengecer hanya Rp23 ribu. Kalau dipedalaman jauh lebih tinggi," katanya.

Tentu saja hal ini menjadi masalah bagi masyarakat. Pemerintah harus bersikap. Masyarakat semakin bingung atas masalah ini. Pasalnya,  bukan masalah harga yang terberat saat ini, akan tetapi masalah kelangkaan. 

"Harga tinggi masih bisa dipikirkan. Tetapi kalau langkah kayak apa orang mau masak. Kasihan juga kita. Seharusnya carikan solusi," pintanya. (dy)


BACA JUGA

Senin, 18 Desember 2017 18:28

LDII Bontang Adakan Pengajian dan Penyuluhan

  BONTANG – Saat ini penyakit difteri telah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:17

Bunga BPD Kaltim Kaltara Ketinggian, Pemkab Batal Ngutang

  SANGATTA - Wacana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meminjam bantuan keuangan senilai…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:16

Aset Pemkab Capai Rp 11,99 T

SANGATTA - Sejak Kutim berdiri tahun 1999 hingga akhir tahun 2016 lalu, aset Pemerintah Kabupaten Kutai…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:15

Inisiatif DPRD, Bentuk Perda Pengelolaan Sarang Walet

SANGATTA – DPRD Kutim berinisatif untuk membentuk perda tentang Perizinan, Penataan, dan Pengusahaan…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:14

Penggunaan Dana CSR Diatur Pemkab

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan mengatur penggunaan dana Corporate Sosial Responsibility…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:10

Hasbullah: Teladani Sifat Rasul untuk Kehidupan Bermasyarakat

  SANGATTA – Lebih dari seribu warga terlihat berbondong-bondong memasuki Gang Mandiri 1,…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

SADIS!!! Diduga Selingkuh, Isteri Ditikam lalu Dibacok hingga Tewas

SANGATTA - Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang pria membunuh…

Jumat, 15 Desember 2017 00:08

Kutim Baru Dapat Bankeu Rp 10 M

SANGATTA - Setelah cukup lama bersabar, Pemerintah Kabupaten Kutai PTimur (Pemkab Kutim), kini akhirnya…

Jumat, 15 Desember 2017 00:07

Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

SANGATTA - Penyekatan dan pengejaran yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian…

Jumat, 15 Desember 2017 00:04

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

SANGATTA - Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga tahun dari jeratan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .