MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Jumat, 13 Oktober 2017 00:06
WADUH!!! Gas Melon Dibawa ke Pedalaman karena Harga Lebih Tinggi

Elpiji Melon Kosong Langka Sangatta Selatan

Ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Tampaknya pemerintah belum mampu mengatasi masalah kelangkaan elpiji di Kutim. Pasalnya dari penelusuran media ini, Kutim masih mengalami kelangkaan elpiji. Tentu saja realita ini membantah jika pasokan elpiji sesuai dengan kebutuhan warga Kutim. 

Sangatta Selatan salah satunya, tak satupun agen, pangkalan, dan bahkan pengecer yang menjual elpiji. Semua terlihat kosong. Warga banyak yang mencari. Putar sana dan sini akan tetapi tak mendapatkannya. Tak sedikit mereka harus lari ke Sangatta Utara. Peristiwa serupapun terjadi. Tentu saja hal ini menjadi beban tersendiri bagi warga. 

"Kalau di Sangatta Selatan saya keliling tidak satupun yang menjual. Terpaksa saya cari di Sangatta Utara. Saya mendapatkan di pengecer. Itupun tinggal sisa saja lagi. Kalau lambat tidak dapat" ujar Ardi warga Sangatta Selatan.

Kejadian ini sudah terjadi sejak sepekan lalu. Ardi mendapatkan informasi dari tetangga sebelahnya. Jika diminta secepatnya untuk mencari elpiji. Hanya saja pesan tersebut diabaikan. Ternyata benar, saat gas elpijinya habis, ia kewalahan mencari kesana kemari. Beruntung masih menjumpai. Satu temannya yang juga mencari beriringan belum mendapatkan tabung gas.

"Kalau yang besar banyak dijual. Yang kecil saja tidak ada. Saya tidak tau kenapa. Katanya tetangga saya sudah beberapa hari lalu langkahnya. Bahkan sebelumnya juga sudah sangat susah mendapatkan elpiji. Kalaupun ada harganya sangat mahal. Dari Rp25 hingga Rp30 ribu," katanya.

Salah seorang pengecer H. Pian warga Sangatta Selatan membenarkan hal itu. Dirinya mengatakan jika sudah beberapa hari terakhir ini elpiji hilang diperedaran. Semua agen kosong. Sehingga dirinya serta pengecer lainnya tidak mendapatkan jatah. Dari informasi yang beredar, elpiji diborong untuk daerah pedalaman. Salah satunya Kecamatan Muara Wahau. Hal ini dilakukan lantaran didaerah pedalaman memiliki harga yang lebih tinggi. Sehingga keuntungan penjual berlipat.

"Dari info beredar, jatah Sangatta dilarikan di pedalaman. Jadi Sangatta tidak dapat. Kalau dijual di pedalaman bisa untung banyak. Kalau di harga normal pengecer hanya Rp23 ribu. Kalau dipedalaman jauh lebih tinggi," katanya.

Tentu saja hal ini menjadi masalah bagi masyarakat. Pemerintah harus bersikap. Masyarakat semakin bingung atas masalah ini. Pasalnya,  bukan masalah harga yang terberat saat ini, akan tetapi masalah kelangkaan. 

"Harga tinggi masih bisa dipikirkan. Tetapi kalau langkah kayak apa orang mau masak. Kasihan juga kita. Seharusnya carikan solusi," pintanya. (dy)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:09
Kabar Haji 2018

Satu Jemaah Haji Terancam Batal Berangkat

SANGATTA - Seorang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kutim terancam batal berangkat ke Makkah, untuk…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Tak Ada Aturan Baru, Pakai Regulasi Lama

SANGATTA - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kutim akan memberikan imbauan pada seluruh parpol,…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Jika Kedapatan Terima Uang, Kejari Siap Mundur

SANGATTA - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutim, Mulyadi menyampaikan beberapa program kerja yang…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

HEBAT!!! Koperasi Pedalaman Ukir Prestasi Nasional

SANGATTA - Tak disangka, koperasi di daerah pedalaman pun mampu mengukir prestasi. Koperasi Karya Sejahtera,…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Mudahkan Permodalan UMKM, Berharap Pajak Meningkat

SANGATTA – Hingga saat ini, Pemkab Kutim masih didera defisit keuangan.  Mengatasi hal itu,…

Kamis, 19 Juli 2018 20:30
Pemkab Kutim

Bupati Serahkan 96 KTP-el

SANGATTA- Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar secara simbolis menyerahkan sebanyak 96 Kartu Tanda…

Kamis, 19 Juli 2018 20:29
Pemkab Kutim

30 Peserta ikuti Pelatihan Alsintan

SANGATTA - Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan pengoperasian alat mesin pertanian (Alsintan). Mereka…

Kamis, 19 Juli 2018 20:28
Pemkab Kutim

MEMBANGGAKAN!!! Koperasi Kutim Raih Penghargaan Tingkat Nasional

SANGATTA – Koperasi Karya Sejahtera, Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur…

Kamis, 19 Juli 2018 20:28
Pemkab Kutim

400 Siswa Dibekali Kuliah Kependudukan

SANGATTA - Momentum Hari Kependudukan Dunia yang jatuh pada 11 Juli  tiap tahunnya, dimanfaatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 00:04

Pemkab Bakal Benahi Infrastruktur Perbatasan

SANGATTA - Infrastruktur di kawasan perbatasan diakui memang masih jauh dari perhatian. Khususnya perbatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .