MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Jumat, 13 Oktober 2017 00:06
WADUH!!! Gas Melon Dibawa ke Pedalaman karena Harga Lebih Tinggi

Elpiji Melon Kosong Langka Sangatta Selatan

Ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Tampaknya pemerintah belum mampu mengatasi masalah kelangkaan elpiji di Kutim. Pasalnya dari penelusuran media ini, Kutim masih mengalami kelangkaan elpiji. Tentu saja realita ini membantah jika pasokan elpiji sesuai dengan kebutuhan warga Kutim. 

Sangatta Selatan salah satunya, tak satupun agen, pangkalan, dan bahkan pengecer yang menjual elpiji. Semua terlihat kosong. Warga banyak yang mencari. Putar sana dan sini akan tetapi tak mendapatkannya. Tak sedikit mereka harus lari ke Sangatta Utara. Peristiwa serupapun terjadi. Tentu saja hal ini menjadi beban tersendiri bagi warga. 

"Kalau di Sangatta Selatan saya keliling tidak satupun yang menjual. Terpaksa saya cari di Sangatta Utara. Saya mendapatkan di pengecer. Itupun tinggal sisa saja lagi. Kalau lambat tidak dapat" ujar Ardi warga Sangatta Selatan.

Kejadian ini sudah terjadi sejak sepekan lalu. Ardi mendapatkan informasi dari tetangga sebelahnya. Jika diminta secepatnya untuk mencari elpiji. Hanya saja pesan tersebut diabaikan. Ternyata benar, saat gas elpijinya habis, ia kewalahan mencari kesana kemari. Beruntung masih menjumpai. Satu temannya yang juga mencari beriringan belum mendapatkan tabung gas.

"Kalau yang besar banyak dijual. Yang kecil saja tidak ada. Saya tidak tau kenapa. Katanya tetangga saya sudah beberapa hari lalu langkahnya. Bahkan sebelumnya juga sudah sangat susah mendapatkan elpiji. Kalaupun ada harganya sangat mahal. Dari Rp25 hingga Rp30 ribu," katanya.

Salah seorang pengecer H. Pian warga Sangatta Selatan membenarkan hal itu. Dirinya mengatakan jika sudah beberapa hari terakhir ini elpiji hilang diperedaran. Semua agen kosong. Sehingga dirinya serta pengecer lainnya tidak mendapatkan jatah. Dari informasi yang beredar, elpiji diborong untuk daerah pedalaman. Salah satunya Kecamatan Muara Wahau. Hal ini dilakukan lantaran didaerah pedalaman memiliki harga yang lebih tinggi. Sehingga keuntungan penjual berlipat.

"Dari info beredar, jatah Sangatta dilarikan di pedalaman. Jadi Sangatta tidak dapat. Kalau dijual di pedalaman bisa untung banyak. Kalau di harga normal pengecer hanya Rp23 ribu. Kalau dipedalaman jauh lebih tinggi," katanya.

Tentu saja hal ini menjadi masalah bagi masyarakat. Pemerintah harus bersikap. Masyarakat semakin bingung atas masalah ini. Pasalnya,  bukan masalah harga yang terberat saat ini, akan tetapi masalah kelangkaan. 

"Harga tinggi masih bisa dipikirkan. Tetapi kalau langkah kayak apa orang mau masak. Kasihan juga kita. Seharusnya carikan solusi," pintanya. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 00:31

Tol Samarinda-Maloy Tunggu Presiden

SANGATTA - Gubernur Awang Faroek Ishak memastikan jika Prediden RI Joko Widodo merestui usulan pembangunan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 00:30

Kasus Narkoba Makin Marak

Sangatta - Tingginya jumlah pengguna narkoba dan letak geografis yang berbatasan dengan beberapa negara,…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:10

Anggaran Disdik Tak Sampai 20 Persen

SANGATTA - Kondisi krisis keuangan yang dialami Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), ternyata…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:09

Larang Warga Jala dan Setrum Ikan di Polder, Bupati Minta Satpol PP Jaga Setiap Hari

SANGATTA - Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menjadikan Polder pengendali…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:08

15 Parpol Sudah Final

SANGATTA- Dari total 18 partai yang terdaftar keberadaannya di Kutim, hanya 15 yang berniat untuk menyerahkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:06

Setelah Enam Tahun Berdiri, Akhirnya di Resmikan

SANGATTA-Akhirnya Masjid Agung Sangatta yang berdiri di perkantoran Bukit Pelangi mempunyai nama. Ialah…

Jumat, 20 Oktober 2017 00:05

Perangi Narkoba, Perlu Tes Urin di Perusahaan Swasta

Karyawan Lembur Nyabu Biar On Terus  SANGATTA – Sudah bukan rahasia, menggunakan narkotika…

Kamis, 19 Oktober 2017 00:16

SK Sudah Terbit, Kenaikan Tarif Air Berlaku Bulan Ini

SANGATTA - Penetapan kenaikan besaran dan struktur tarif air minum pada Perusahaan Daerah Air Minum…

Kamis, 19 Oktober 2017 00:15

NGERI!!! Dua Hari Dicari, Buaya di Kolong Rumah Warga Hilang Tanpa Jejak

SANGATTA- Wajar saja Kutim dikatakan kota buaya. Bagaimana tidak, hampir di semua tempat di huni buaya.…

Kamis, 19 Oktober 2017 00:14

PKB Lirik Syahrie Jaang

SANGATTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lebih condong melirik Syahrie Jaang ketimbang beberapa calon…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .