MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Jumat, 13 Oktober 2017 00:08
6 Rumah di Long Masangat Direndam Banjir
TERGENANG: Salah satu titik banjir di Long Mesangat, Kamis (12/10) kemarin.(IST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Hujan deras yang mengguyur Kutim mengakibatkan satu kecamatan direndam banjir. Ialah Kecamatan Long Masangat. Kecamatan yang dikelilingi sungai ini direndam sejak pukul 08.30 wita pagi . Dari informasi yang didapat Sangatta Post, banjir masih merendam beberapa rumah disana hingga sore hari ini (12/10) kemarin.

Tinggi banjir berfariasi. Mulai dari selutut hingga sepaha orang dewasa. Air mulai masuk kedalam rumah warga. Lantai rumah sudah digenangi air berlumpur. Tak sedikit warga yang mulai mengemasi barang barang berharga. Bahkan banyak yang mengungsi ke sanak saudara. Pasalnya, dikhawatirkan air akan mengalami kenaikan hingga besok pagi (13/10) hari ini. 

"Dari informasi awal, ada enam rumah yang direndam banjir. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya saja warga harus mengungsi lantaran dalam rumahnya sudah digenangi air. Air sudah masuk dalam rumah. Barang barang mulai dangkut warga. Mereka takut air makin tinggi," ujar Kepala Bidang Kedaruratan Badan Pennaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim Junaedi.

Pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan laju tinggi air. Tak kalah penting ialah keselamatan warga sekitar. Jangan sampai banjir yang melanda warga disana memakan korban. Untuk itu dirinya menghimbau kepada warga untuk mengungsi terlebih dahulu. Baik kepada warga maupun tetangga yang rumahnya jauh dari lokasi banjir. Bahkan jika diperlukan pihaknya siap membuatkan tenda pengungsian. 

"Intinya warga sekitar selamat dan terhindar dari musibah. Kita beroda saja agar air dapat segera turun. Sehingga warga bisa kembali kerumah masing masing. Serta dapat menjalankan aktifitasnya kembali seperti biasa," katanya.

Mengenai bantuan sembako, pihanya belum melakukan hal itu. Hanya saja jika darurat maka terpaksa harus diberikan bantuan. Hanya saja  dari pengalaman sebelumnya, air akan cepat mengalami surut. Sebab sifatnya hanya sementara atau air lewat. Yang dikhawatirkan, hujan kembali mengguyur daerah tersebut. Jika hal ini terjadi kemungkinan besar tinggi air akan semakin meningkat. 

"Makanya kamu pantau saja terus. Saling komunikasi saja dengan warga sekitar. Harapan kita semua tidak hujan lagi. Sehingga air bisa segera turun. Kalau hujan ya pasti air akan naik lagi dari saat ini," katanya. (dy


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 17:57

Pasca Disorot Terkait Limbah Oli, RSUD Bersih-Bersih Parit

SANGATTA – Seusai kebakaran beberapa waktu lalu, RSUD Kudungga segera ambil tindakan. Parit yang…

Kamis, 16 Agustus 2018 17:56

Cegah Penyakit Sapi, Vaksinasi Tiap Tahun

SANGATTA - Hasil dari pemeriksaan kesehatan sapi di sejumlah penjual hewan kurban Sangatta, dipastikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:11

Animo Tinggi, Jadwal Penerbangan Perintis Bakal Ditambah

SANGATTA - Melihat tingginya animo masyarakat Kutai Timur (Kutim) dalam menggunakan jasa penerbangan,…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:08

Wabup Kutai Timur Sentil ASN, Soal Apa?

SANGATTA – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) merupakan kewajiban bagi Aparatur…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:06

Deskarah Juarai Santan Cup III

SANGATTA - Deskarah FC berhasil menjadi juara I di ajang Santan Cup III, Senin (13/8). Bermain di lapangan…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:05

DLH Temukan Terowongan “Rahasia”

SANGATTA- Hasil identifikasi Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:03

Jelang Kurban, Seluruh Sapi Dipastikan Sehat

  SANGATTA - Seluruh sapi kurban yang datang ke Kutai Timur (Kutim) dicek kesehatannya. Mata, mulut,…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:05

DLH Masih Tunggu Hasil Tim di Lapangan

SANGATTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim ogah memberikan tanggapan jauh terkait tumpahan oli di…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:04

RSUD Kudungga Bantah Buang Limbah Oli ke Parit Sekitar

SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta membantah jika limbah oli yang berada jauh…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:04

Minim Pengelolaan Sampah, Kutim Tak Raih Adipura

SANGATTA - Tahun ini, Kutim dipastikan belum meraih Adipura. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .