MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Senin, 16 Oktober 2017 17:30
Kaum LGBT Makin Berani
Tenaga Kontrak Kementerian Agama Kota Bontang (Nurul Inayah, SEI)

PROKAL.CO, Belum hilang dari benak, ratusan pria yang ditangkap saat penggerebekan pesta seks gay  di Kompleks Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Senin (22/5). Terjadi lagi, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek pesta gay disalah satu tempat Spa bernama Jakarta Sauna di daerah Harmoni, Jakarta Pusat pada Jum’at (6/10).

Dari hasil penggerebekan, polisi menangkap 51 orang berjenis kelamin laki-laki saat pesta berlangsung. Saat diciduk, polisi menemukan fakta bahwa mereka tengah melangsungkan pesta seks sesama jenis (gay). Dari puluhan orang yang digerebek, terdapat juga empat warga China, seorang warga Thailand, seorang warga Malaysia dan seorang warga Singapura.

Pada kasus pesta seks gay di Jakarta Utara, dari 141 pria yang diciduk, hanya 10 orang yang dijadikan sebagai tersangka. Begitu pun dalam kasus pesta seks gay yang baru terjadi di Jakarta Pusat, dari 51 orang yang diamankan, hanya 6 orang yang dijadikan sebagai tersangka.

Melihat kasus pesta gay yang kembali terjadi dalam waktu yang relative dekat, membuktikan bahwa sanksi yang diberikan pada pelaku penyimpangan seksual, tidak memberikan efek jera. Ditambah, dukungan dari berbagai pihak yang memiliki jabatan, legitimasi dan pembenaran atas perilaku LGBT ini yang begitu masif nampak seolah membela mereka. Bahkan, perangkat peradaban kapitalis seperti PBB, perusahaan raksasa dan media sangat sistematis menopang kampanye LGBT dengan dana yang begitu besar.

Selain itu, tidak adanya ketegasan dari pemerintah dalam mengatur kebijakan. Bukannya membasmi secara tuntas, malah terkesan memfasilitasi budaya liberalisasi dan hedonisme Barat tumbuh subur di dalam negeri.

Pemerintah seharusnya tegas membuat aturan yang mampu mencegah bibit-bibit homoseksual dan penyimpangan seksual lainnya jika tidak ingin negara ini hancur. Sebab, mereka telah menciptakan dekadensi moral ditengah-tengah umat, sebagai bangsa yang menjunjung tinggi budaya, akhlak dan agama, perilaku menyimpang kaum Nabi Luth ini telah mencoreng wajah bangsa Indonesia. Dan akan mengundang murka Allah sebagaimana kaum Nabi Luth yang telah dibinasakan.

Di dalam Islam, perilaku menyimpang seperti LGBT dianggap hina lagi menjijikkan. Allah SWT berfirman dalam surat Al-A’raaf ayat 80 yang artinya, “Dan (Kami juga telah mengutus Nabi) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: ‘ Mengapa kalian mengerjakan perbuatan yang sangat hina itu, yang belum pernah dilakukan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum kalian?’”   

Dan pelakunya pun dilaknat oleh Allah SWT. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ibnu Abbas ra. bahwa Nabi SAW bersabda: “ Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Nabi Luth. Allah melaknat siapa saja yang berbuat seperti perbuatan kaum Nabi Luth, beliau sampaikan sampai tiga kali.” [ Dihasankan Syaikh Syu’ aib Al-Arna’uth].

Islam pun tidak membiarkan sama sekali pelaku penyimpangan seperti LGBT bebas. Apalagi sampai membiarkan mereka tumbuh subur ditengah umat. Mereka akan ditindak dengan tegas. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Nabi Luth, maka bunuhlah pelaku dan pasangannya.” (HR Tirmidzi dan yang lainnya, dishahihkan Syaikh Al-Albani)

Sodomi (liwath) adalah salah satu bentuk kriminal yang paling berat dan termasuk dosa yang paling menjijikkan serta salah satu dosa besar, sehingga Allah pun menyiksa pelakunya dengan siksaan yang tidak ditimpakan kepada umat manapun (Q.S al Hijr[15]: 73-77). Sodomi (liwath) merupakan penyakit yang menyimpang dari fitroh yang lurus, menunjukkan ketidakberesan akal pelakunya, lemahnya keimanannya dan dimurkai oleh Rabbul ‘alamin.

Inilah yang terjadi jika kita biarkan ide rusak pemisahan agama dalam kehidupan (Sekularisme), terus bercokol dalam kehidupan. Paham rusak ini telah menjadikan hawa nafsu dan kesenangan dunia sebagai kendali bagi manusia. Oleh karenanya, tidak ada kemaslahatan apapun yang akan diperoleh selama membiarkan paham rusak sekularisme sebagai landasan dalam kehidupan. Kecuali menggantinya dengan penerapan syariah Allah yang syamil dan kamil. Karena hanya dengan syariatnya saja kita bisa bebas dari penyakit LGBT dan ‘penyakit’ lainnya, hidup mulia dan sejahtera.

Wallahu a’lam bi ashawab. (*)

 


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 18:45

Kaum LGBT Makin Berani

Belum hilang dari benak, ratusan pria yang ditangkap saat penggerebekan pesta seks gay  di Kompleks…

Rabu, 20 September 2017 00:55

Bantu Perawat Meminimalkan Medication Error

Pelayanan keperawatan merupakan bagian terbesar dari pelayanan kesehatan. Meningkatkan mutu pelayanan…

Minggu, 17 September 2017 00:12

Bisnis Online Bakal Dikenakan Pajak

OLEH: Purwanti Rahayu Ibu Rumah Tangga Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tengah memformulasikan…

Sabtu, 16 September 2017 00:26

Duka Rohingya, Duka Kita Juga

Oleh: Wardatil Hayati, S.Pd Pengajar  Aliansi Bontang Peduli, Ikatan Pemuda Baiturrahman (Idaman)…

Sabtu, 02 September 2017 00:12

Solusi Pembantaian Muslim Rohingya, Perlu Tindakan Nyata

Penulis:  Nurul Inayah, SEI Tenaga Kontrak Kementerian Agama Kota Bontang  Konflik berdarah…

Rabu, 30 Agustus 2017 00:05

Jangan Biarkan Bangsaku Krisis Arsip di Era Kemerdekaan

Kebebasan berpendapat merupakan hak asasi setiap manusia. Inilah yang selalu didengungkan, sekaligus…

Minggu, 27 Agustus 2017 00:09

Permasalahan Kulit dan Jagal

Penulis: Ust Habib Alma'ruf Mubalig Muhammadiyah  Status panitia maupun tukang jagal dalam pengurusan…

Jumat, 25 Agustus 2017 00:25

Qurban Jangan Kau Tinggalkan, Itu Ada di Al-Qur’an dan Sunnah !

Allah telah mengingatkan kita tentang ni’mat-ni’mat yang Allah karuniakan kepada seorang…

Selasa, 22 Agustus 2017 00:12

Karena Ayahku Seorang Veteran

Oleh: Muthi' Masfu'ah 'Ma'ruf' Amd (Ketua Gagas Citra Media dan Rumah Kreatif Salsabila)  Alhamdulillah,…

Jumat, 04 Agustus 2017 00:13

Apa Realisasi Pemerintah Jalankan Program Terkait Visi Misi ?

Bangga rasanya menjadi seorang putra daerah di salah satu kota kecil di Kalimantan timur. Lahir, besar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .