MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Minggu, 05 November 2017 00:21
Menjaga Bahasa Melalui Sumpah Pemuda
Oleh: N Yahya Yabo

PROKAL.CO, Oleh:

N Yahya Yabo

Pegiat Sastra dan Teater 

Pada dasarnya setiap indivindu memiliki sifat yang melekat pada dirinya. Sifat-sifat inilah yang akan muncul sebagai bentuk identitas yang ada pada diri manusia. Manusia akan selalu mempunyai bentuk dan karakteristikya. Sebagai bangsa merdeka, Indonesia  yang mempunyai bentuk dan banyak macam bahasa yang menjadi karakteristiknya harus selalu disatukan melalui bahasa.

Kehidupan suatu bahasa dan sastra daerah sangat ditentukan oleh intensitas penggunaanya di dalam masyarakat, khususnya dikalangan khusus (kelompok etnik) yang memilikinya sebagai identitas ke (suku) bangsaan (Sedyawati:2010) (baca: Budaya Indonesia). Menurutnya bahwa intensitas bahasa harus ditentukan oleh pengguna bahasa dalam kelompok masyarakat itu sendiri. Dalam kaitannya untuk penggunaan bahasa Indonesia harus mencangkup semua kalangan. Inilah bentuk identitas bahasa.

Secara garis besar, Indonesia yang memiliki banyak bahasa dan budaya (suku-suku bangsa) yang akan menjadi landasan atau dasar  untuk ada yang bisa memperkuat indentitas bahasa sebagai bahasa yang menjadi pemersatu bangsa. Para generasi terdahulu telah mempertimbangkan bahwa harus ada yang bisa menyatukan semua bentuk dan karakteristik itu dalam satu kesatuan.

Setidaknya dengan adanya bentuk ‘Sumpah Pemuda’ yang diikrarka pada 89 tahun lalu pada tanggal 28 Oktober yang berisikan pada isi bagian terakhir atau ketiga yaitu bahwa putra putri Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu ‘(kami putra putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia - isi sumpah pemuda)’.

Disinilah awal tonggak bahasa Indonesia yang dijadikan sebagai landasan identitas bangsa yang mempunyai sendiri bahasanya. Selain itu bahasa Indonesia saat itu dijadikan alat untuk menyatukan semua pemuda-pemudi dari seluruh Indonesia yang mempunyai bentuk dan karakteristik berbeda-beda.

Berangkat dari pemikiran itulah, bahwa bangsa Indonesia telah memiliki bentuk bahasanya sendiri yaitu bahasa Indonesia. Jika kita sudah mengetahui bahwa bangsa-bangsa lain juga mempunyai bahasa yang mereka miliki masing-masing, Indonesia juga memiliki identitas bahasa yang dimiliki. Penggunaan identitas inilah yang seharusnya kita jaga sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas bangsa kita sendiri melalui bahasa.

Menjaga bahasa sebagai identitas bangsa harus selalu diwujudkan dengan penerapan bahasa itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Jika saja menjaga bentuk identitas bahasa kita tidak bisa, bagaimana kita bisa menjaga bangsa melalui bahasa sebagai bahasa pemersatu bangsa? (*)


BACA JUGA

Minggu, 17 Juni 2018 00:34

Berakhirnya Madrasah Ramadan

Oleh Lukman M, Redaktur Metro Samarinda  SEMARAK hari raya Idulfitri dirayakan umat Islam di manapun…

Jumat, 08 Juni 2018 01:48

Revitalisasi Semangat Beragama

Oleh Dwiyoga Zakaria NugrahaKetua Bidang Dakwah Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kutai…

Kamis, 07 Juni 2018 01:06

“Urgensi Sifat serta Prilaku Jujur”

Oleh , Fachru Rizal Zami Bidang Keilmuan dan Reset Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kutai…

Senin, 04 Juni 2018 17:08

Ramadan Bulan Persaudaraan

Oleh Subhan  Al Banjari Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kutai Timur  Ramadan…

Sabtu, 02 Juni 2018 00:01

BERLOMBA MENDAPATKAN KEBERKAHAN DI BULAN RAMADAN

( Oleh : Mujahidul wathoni, M,Pd : Ketua 5 PD. Muhammadiyah Kab. Kutai Timur)  Pengertian berkah…

Minggu, 27 Mei 2018 00:01

Gelar Pengajian di Kolong Jembatan Taipo Hongkong

Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I Teman  saya, yang juga seorang Dai Ambassador pada tahun 2017…

Minggu, 27 Mei 2018 00:01

Ketika Allah Menyempurnakan Manusia

Oleh:Apriliannur, S.IP, P.MaSekretaris Pimpinan Daerah 223 Tapak Suci Putera Muhammadiyah-Kab Kutai…

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

Ujian Keimanan Menuju Insan Bertaqwa

Penulis : Agusriansyah Ridwan , S.IP,M.Si Ketua Majelis Pemperdayaan Masyarakat PDM Kutai Timur …

Selasa, 22 Mei 2018 19:18

Semangat 15 Jam Berpuasa di Hongkong

Catatan Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I  Welcome to Hongkong. Huh., deg-degan juga ketika…

Minggu, 20 Mei 2018 00:10

Teroris dan Ketidakadilan

Oleh: Dhedy Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT)  TAK ada asap kalau tidak ada api. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .