MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA
Minggu, 05 November 2017 00:21
Menjaga Bahasa Melalui Sumpah Pemuda
Oleh: N Yahya Yabo

PROKAL.CO, Oleh:

N Yahya Yabo

Pegiat Sastra dan Teater 

Pada dasarnya setiap indivindu memiliki sifat yang melekat pada dirinya. Sifat-sifat inilah yang akan muncul sebagai bentuk identitas yang ada pada diri manusia. Manusia akan selalu mempunyai bentuk dan karakteristikya. Sebagai bangsa merdeka, Indonesia  yang mempunyai bentuk dan banyak macam bahasa yang menjadi karakteristiknya harus selalu disatukan melalui bahasa.

Kehidupan suatu bahasa dan sastra daerah sangat ditentukan oleh intensitas penggunaanya di dalam masyarakat, khususnya dikalangan khusus (kelompok etnik) yang memilikinya sebagai identitas ke (suku) bangsaan (Sedyawati:2010) (baca: Budaya Indonesia). Menurutnya bahwa intensitas bahasa harus ditentukan oleh pengguna bahasa dalam kelompok masyarakat itu sendiri. Dalam kaitannya untuk penggunaan bahasa Indonesia harus mencangkup semua kalangan. Inilah bentuk identitas bahasa.

Secara garis besar, Indonesia yang memiliki banyak bahasa dan budaya (suku-suku bangsa) yang akan menjadi landasan atau dasar  untuk ada yang bisa memperkuat indentitas bahasa sebagai bahasa yang menjadi pemersatu bangsa. Para generasi terdahulu telah mempertimbangkan bahwa harus ada yang bisa menyatukan semua bentuk dan karakteristik itu dalam satu kesatuan.

Setidaknya dengan adanya bentuk ‘Sumpah Pemuda’ yang diikrarka pada 89 tahun lalu pada tanggal 28 Oktober yang berisikan pada isi bagian terakhir atau ketiga yaitu bahwa putra putri Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu ‘(kami putra putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia - isi sumpah pemuda)’.

Disinilah awal tonggak bahasa Indonesia yang dijadikan sebagai landasan identitas bangsa yang mempunyai sendiri bahasanya. Selain itu bahasa Indonesia saat itu dijadikan alat untuk menyatukan semua pemuda-pemudi dari seluruh Indonesia yang mempunyai bentuk dan karakteristik berbeda-beda.

Berangkat dari pemikiran itulah, bahwa bangsa Indonesia telah memiliki bentuk bahasanya sendiri yaitu bahasa Indonesia. Jika kita sudah mengetahui bahwa bangsa-bangsa lain juga mempunyai bahasa yang mereka miliki masing-masing, Indonesia juga memiliki identitas bahasa yang dimiliki. Penggunaan identitas inilah yang seharusnya kita jaga sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas bangsa kita sendiri melalui bahasa.

Menjaga bahasa sebagai identitas bangsa harus selalu diwujudkan dengan penerapan bahasa itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Jika saja menjaga bentuk identitas bahasa kita tidak bisa, bagaimana kita bisa menjaga bangsa melalui bahasa sebagai bahasa pemersatu bangsa? (*)


BACA JUGA

Sabtu, 28 Oktober 2017 00:25

Cadar (Niqob) dan Dunia Pendidikan

Oleh: Siti Munawarah, SE  Sungguh miris dan arogan, mungkin itu kalimat yang pantas menggambarkan…

Senin, 16 Oktober 2017 17:30

Kaum LGBT Makin Berani

Belum hilang dari benak, ratusan pria yang ditangkap saat penggerebekan pesta seks gay  di Kompleks…

Minggu, 15 Oktober 2017 18:45

Kaum LGBT Makin Berani

Belum hilang dari benak, ratusan pria yang ditangkap saat penggerebekan pesta seks gay  di Kompleks…

Jumat, 13 Oktober 2017 00:11

LPG Untuk Rakyat

Penulis: Fatma Karyawan Swasta Indonesia adalah Negara kepulauan, sering disebut surga kecil dunia.…

Minggu, 08 Oktober 2017 00:14

Perilaku Seks Bebas di Kalangan Remaja

Oleh: Purwanti Rahayu Ibu Rumah Tangga Masa remaja adalah masa dimana seseorang harus menghadapi tekanan-tekanan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 00:23

Jalan Dakwah

 Oleh: Ustadz Raden Ahmad Affandi (Dai Nasional, Pengisi acara “Obral Hidayah” dan…

Kamis, 05 Oktober 2017 00:18

Darurat Narkoba, Solusinya?

Oleh: Dian Eliasari, SKM Pendidik  Saat ini Indonesia sedang disuguhi potret buram dan kelam tentang…

Selasa, 03 Oktober 2017 00:13

Bulan Kekejaman Setelah Bulan Kemerdekaan

Oleh: N Yahya Yabo Pegiat Sastra dan Teater  Sejarah pasti akan selalu diingat bahkan akan selalu…

Senin, 02 Oktober 2017 18:06

Tak Musti Tajir, Ada TKI dan Guru SLTA

BERHAJI atau pun berumrah adalah memenuhi panggilan Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk datang ke tanah suci…

Jumat, 29 September 2017 00:22

Menyoal Bendera dengan Lafaz Tauhid

Penulis: Nurwanah Ibu Rumah Tangga  Ribuan peserta aksi dukungan terhadap Rohingya datang ke Gedung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .