MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Rabu, 08 November 2017 00:23
Sidang Korupsi Eskalator DPRD Digelar

Panggil Semua Tersangka, Baca Surat Dakwaan

Agus Kurniawan(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Hari ini (8/11), kasus korupsi eskalator sekretariat DPRD Bontang masuk babak baru. Di mana, keempat tersangka akan dipanggil sekaligus untuk membaca surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda.

Plt Kajari Bontang Agus Kurniawan mengatakan proses persidangan akan digelar secara maraton. Ia menargetkan sebelum tutup tahun kasus ini sudah dapat terselesaikan.

“Langsung semua, kami upayakan bisa tuntas pada akhir tahun ini. Kami buat sidang maraton saja,” kata Agus.

Mengingat pelimpahan kasus sudah terjadi sejak pekan kedua Oktober lalu. Maka segala kewenangan yang berupa jalannya proses persidangan hingga penahanan milik Pengadilan Tipikor Samarinda.

Seperti diketahui, salah satu tersangka korupsi pengadaan eskalator yakni FR telah memutuskan pensiun dini dari jabatannya selaku Sekretaris DPRD. Agus menegaskan bahwa Korps Adhyaksa tidak mengurusi persolan tersebut karena bukan ranahnya. Namun, fokus terhadap tuntutan dan jalannya proses peradilan.

“Itu merupakan domainnya wali kota dan ASN, kami tidak ada kewenangan untuk mengurusi itu. Yang ada di pihak kami adalah mengajukan ke persidangan dan menuntut,” paparnya.

Terkait tersangka baru, ia belum bisa memutuskan adanya wajah baru yang ikut menikmati aliran dana tersebut. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan akan muncul nama baru saat proses persidangan hari ini.

“Nanti kami lihat di fakta persidangan yang ada. Masih ada kemungkinan untuk menjadikan pihak lain menjadi tersangka,” tuturnya.

Kasus eskalator ini telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1,4 miliar dari pengadaan senilai Rp 2,9 miliar. Pada perkembangannya, pemulihan kerugian negara yang dilakukan oleh tersangka mencapai 98 persen  atau senilai Rp 1,2 miliar berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP).

“Tetapi kalau saya lihat perkembangannya untuk eskalator ini dengan waktu yang cepat, kami bisa juga untuk memulihkan kerugian negara yang ada berdasarkan hasil audit BPKP yang kami lakukan mendekati 98 persen,” ucapnya.

Sebelumnya diwartakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang sudah memiliki cukup alat bukti untuk menetapkan 4 orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan eskalator DPRD Bontang. Meliputi, FR sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), KML sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), SM sebagai rekanan penyedia barang, serta NGH sebagai sub kontraktor rekanan. (*/ak)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 00:25

Harga Beras Naik, Pedagang Diprotes IRT dan Pemilik Warung Makan

Kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) dan para pedagang-pedagang rumah makan ikut merasakan dampak dari naiknya…

Rabu, 17 Januari 2018 00:24

Beras Naik, Pedagang Menjerit

BONTANG – Kenaikan harga beras yang terjadi dalam sebulan terakhir telah membuat limbung bukan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:23

Pelat Nomor Kendaraan Ganti Warna

BONTANG – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri berencana mengganti warna pelat kendaraan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:22

Cegah Aksi Penyuapan, Pengadilan Negeri Bontang Luncurkan Aplikasi PTSP dan e-SKUM

BONTANG – Inovasi dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Bontang berkaitan dengan segi pelayanan.…

Rabu, 17 Januari 2018 00:21

2018, Jumlah TPS Berkurang

BONTANG – Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Bontang pada Pilkada serentak 2018 ini akan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:20

Sengkarut “Pindah Tangan” Yayasan Stitek

AKHIR-AKHIR ini, Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang diperhadapkan prahara perubahan struktur…

Selasa, 16 Januari 2018 00:18

Soal STITEK Dewan Lakukan Investigasi

KETUA Komisi I DPRD Bontang Agus Haris mengaku tidak akan terlalu masuk ke dalam permasalahan kepengurusan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:15

Polemik STITEK Berdampak ke Mahasiswa

“Intinya dari yayasan terkesan tertutup dan tidak transparansi ke mahasiswa,” Ketua Badan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:14

Yayasan Lama Tidak Transparan Soal Anggaran

TIDAK transparansinya pengelolaan Stitek pada struktur yayasan lama, membuat beberapa pihak menduga…

Senin, 15 Januari 2018 19:24

Bontang Siap UNBK SMP

BONTANG – Tahun ini, siswa kelas 3 SMP se-Bontang akan melaksanakan  UJian Nasional Berbasis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .