MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Sabtu, 11 November 2017 00:29
Gara-Gara Ini, Aparatur Desa Dibuat Was-Was

Minta Sosialisasikan MoU Pengawasan DD

Ilustrasi (Net0

PROKAL.CO, SANGATTA - Sejumlah aparatur desa di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini dihantui rasa was-was. Pasalnya banyak dari mereka yang tidak paham kerjasama Kementerian Desa (Kemendes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Polri, terkait pengawasan dan pencegahan serta penanganan permasalahan Dana Desa (DD). Sementara, kini banyak penyidik kepolisian yang mulai masuk ke desa-desa untuk menindaklanjuti bentuk dari kerjasama tersebut.

"Banyak kepala desa yang merasa was-was karena persoalan ini. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi terkait MoU tiga lembaga tersebut. Sehingga, warga khususnya kades paham terkait tujuan MoU itu," sebut Mulyadi.

Selain itu juga, lanjut dia, dari pihak Inspektorat Wilayah (Itwil) dan kepolisian, perlu menyampaikan Juklak dan Juknis bagaimana dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terkait kerjasama tersebut. Sehingga tidak ada kesan seolah-olah polisi langsung masuk ke desa-desa.

"Padahal tujuannya untuk pembinaan dan pengawasan. Tapi kesannya justru lain atau negatif bagi desa itu sendiri," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Kutim Ismunandar menyatakan, sesuai pesan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo, tujuan dari MoU tiga lembaga dalam pengawasan, pencegahan dan penanganan masalah DD sangat baik. Namun, kesan yang terjadi dimata Kades justru merasa masuknya polisi ke desa untuk melakukan penyelidikan. Sehingga, agar tidak terjadi miss komunikasi, perlu kiranya dilakukan sosialisasi.

"Jadi perlu disampaikan dulu ke semua Kades tentang bagaimana teknis pengawasannya. Sehingga mereka paham," ujar Ismu.

Sementara itu, Kepala Itwil Kutim Suko Buwono mengatakan, seluruh pemerintah daerah memang baru diserahkan bagaimana mekanisme dari MoU tersebut diakhir 2016. Sosialisasi pun belum bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran akibat defisit.

"Memang ada kesan polisi melakukan proses penindakan dalam MoU tersebut. Padahal seharusnya yang dikedepankan terlebih dahulu bagaimana proses pimbinaannya. Oleh karena itu, kami akan buatkan telaahan terkait masalah ini agar bisa ditindaklanjuti bupati dengan melakukan komunikasi dengan kepolisian," sebut Suko. (aj)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04
Info CPNS

Hari Ini, Terakhir Pengembalian Berkas

SANGATTA – Pengembalian berkas tes CPNS ditutup hari ini. Jadwal itu sejatinya diperpanjang mengingat…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:03

Ketiga Kalinya, Kutim Berhasil Raih WTP

  SANGATTA - Kembali, Kutim meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:08

Siswa Tak Lagi Melantai

  SANGATTA - Beberapa sekolah yang siswanya  sempat  melantai  kini  tak lagi…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:07

Bupati “Ancam” Depak Kepala OPD

SANGATTA - Bupati Kutim, Ismunandar “mengancam” Kepala Organisasi Perangkat  Daerah…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:07
Info CPNS

BKN: Stasiun CAT Capai 80 Persen

  SANGATTA - Seleksi CPNS 2018 dipastikan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT),…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:06
Pemilu 2019

Masih Banyak Siswa Belum Terdaftar

  SANGATTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu melakukan faktualisasi data pemilih pemula,…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:05

IPA Tahap 2 Ditarget Rampung November

SANGATTA - Pejabat Sementara (Pjs) Direktur PDAM Tirta Tuah Benua (PDAM) Kutim, Suparjan melakukan pengecekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:04
Porprov Kaltim 2018

Siapkan 12 Jenis Suvenir untuk Porprov

SANGATTA - Tidak lama lagi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) akan dilaksanakan di Kutim.…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:15
Info CPNS

Persiapan Diklaim 100 Persen

BADAN Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, mengklaim jika persiapan tes Calon Pegawai…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:15
Info CPNS

Ribuan Pendaftar Perebutkan Jatah CPNS

SANGATTA - Pendaftaran online tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi ditutup. Sekira 3.884 orang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .