MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Sabtu, 11 November 2017 00:31
Cabut Izin Lokasi Perusahaan Nakal
DIAWASI: Buruh sedang mengangkat buah sawit.(DOK)

PROKAL.CO, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) siap bertindak tegas terhadap perusahaan perkebunan yang 'nakal'. Sanksinya pun tidak main-main, bisa sampai pencabutan izin usaha perkebunan.

Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kutim Yusuf Samuel mengatakan, Pemkab Kutim memberikan peluang dan kemudahan seluas-luasnys bagi pengusaha untuk berinvestasi di Kutim. Itu terlihat dari banyaknya kebun kelapa sawit yang tersebar di setiap kecamatan saat ini. Namun, masih ada saja pengusaha perkebunan yang tidak tertib dan taat peraturan.

"Dari sekian banyak izin lokasi yang sudah dikeluarkan, ada beberapa yang bermasalah karena tumpang tindih hak kepemilikan dengan masyarakat atau kelompok tani," ujar Yusuf.

Oleh karena itu, lanjut dia, pemirintah langsung memfasilitasinya dengan meminta pengusaha untuk menyelesaikan masalah sengketa. Caranya dengan mengeluarkan lahan milik masyarakat dari peta lokadi perusahaan.

"Atau pilihan lain tetap memilih membayar pelepasan tanah milik masyarakat agar perusahaan bisa mengolah lagi lahan perkebunan mereka," katanya.

Hanya saja, kata Yusuf, tidak semua pengusaha taat pada aturan. Masih ada yang hingga kini belum menyelesaikan pembayaran pembebasan lahan milik masyarakat. Padahal izin usaha atau lokasi perkebunan miliknya akan segera berakhir dan harus diperpanjang. Oleh karena itu langkah tegas diberikan untuk menuntaskan masalah itu dalam tiga atau empat tahun selama memiliki izin lokasi. Jika tidak, maka siap-siap izinnya tidak diperpanjang lagi.

"Jadi minimal 50 persen lahan yang sudah dibebaskan dalam waktu 3 sampai empat tahun. Jika lebih tahun keempat belum ada perkembangan izin lokasi dicabut dan dialihkan ke investor lainnya yang berminat. Karena, itu sudah menjadi hak prerogratif bupati," tegas Yusuf. (aj)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 00:10

Hasbullah: Teladani Sifat Rasul untuk Kehidupan Bermasyarakat

  SANGATTA – Lebih dari seribu warga terlihat berbondong-bondong memasuki Gang Mandiri 1,…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

SADIS!!! Diduga Selingkuh, Isteri Ditikam lalu Dibacok hingga Tewas

SANGATTA - Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang pria membunuh…

Jumat, 15 Desember 2017 00:08

Kutim Baru Dapat Bankeu Rp 10 M

SANGATTA - Setelah cukup lama bersabar, Pemerintah Kabupaten Kutai PTimur (Pemkab Kutim), kini akhirnya…

Jumat, 15 Desember 2017 00:07

Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

SANGATTA - Penyekatan dan pengejaran yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian…

Jumat, 15 Desember 2017 00:04

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

SANGATTA - Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga tahun dari jeratan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:03

Pemkab Fokus Tingkatkan PAD dari PBB

SANGATTA - Di tengah keadaan defisit fiskal, pemkab terus mengupayakan menggenjot pendapatan daerah…

Jumat, 15 Desember 2017 00:02

DSN Group Beri Modal Investasi Rp 64,5 M

SANGATTA – PT Dewata Sawit Nusantara dan PT Dharma Agrotama Nusantara memberikan dukungan modal…

Kamis, 14 Desember 2017 00:12

Ditikam Pacar di Cafe, Herliana Tewas

SANGATTA - Wanita muda bernama Herlina (26) tewas di cafe Jalan Poros Sangatta Bengalon, Rabu (12/12)…

Kamis, 14 Desember 2017 00:11

Kelangkaan Tabung Melon Kian Parah

SANGATTA- Masyarakat menilai dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kutim tak cukup serius…

Kamis, 14 Desember 2017 00:09

Otak Perampokan Tolak Peragakan Aksinya

SANGATTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta, Selasa (12/12) menggelar proses rekonstruksi kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .