MANAGED BY:
RABU
18 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 13 November 2017 18:35
23 November Hamdan Zoelva ke Bontang

Selesaikan Perebutan Kampung Sidrap Bontang-Kutim

KONSULTASI: Pertemuan singkat antara Komisi I DPRD, Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kabag Hukum Pemkot Bontang yang bertemu langsung dengan Hamdan, Jumat (10/11) lalu. (AHMAD NUGRAH/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva dijadwalkan bakal bertolak ke Bontang, Kamis (23/11) mendatang. Rencananya perintis MK itu berada di Bontang selama dua hari, untuk meninjau langsung lokasi Kampung Sidrap yang menjadi polemik dua daerah tetangga, Bontang-Kutim selama 12 tahun terakhir. Lawatan itu juga sekaligus dijadikan sebagai diskusi dengan Pemkot Bontang, terkait jalur hukum yang akan ditempuh untuk merebut 7 RT di kampung tersebut.

Informasi ini diketahui usai pertemuan singkat antara Komisi I DPRD, Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kabag Hukum Pemkot Bontang yang bertemu langsung dengan Hamdan, Jumat (10/11). Diketahui, Pemkot menunjuk Ketua Sarekat Islam (SI) itu sebagai konsultan hukum, mengingat pengalaman Hamdan menyelesaikan  sengketa serupa semasa di MK.

Dari pertemuan singkat itu, Hamdan mengatakan persoalan tapal batas ini tidak gampang dan tidak mudah pula untuk menyelesaikannya. Pasalnya ini berkaitan dengan dua daerah. Hanya ada dua jalur penyelesaiannya, yakni negosiasi antar Kepala Daerah dan melakukan uji materi terhadap Permendagri Nomor 25 Tahun 2005 di MK.

“Secara umum saya sudah dapat gambarannya. Ada dua jalan, negosiasi pendekatan atau masuk ke MK. Kalau jalur negosiasi gampang-gampang susah. Kalau lewat Mendagri saya kira tidak sulit. Masalahnya ini bupati harus ada juga koordinasi dengan DPRD Kutim. Karena akan menjadi pertanggungjawaban bagi Bupati di DPRD. Mendagri tidak gampang untuk melakukan perubahan Permen tanpa selesai persoalan di bawah (antar daerah),” kata Hamdan.

Dia mengatakan, dasar yang bisa menguatkan upaya Pemkot Bontang adalah dengan menghadirkan aspek histori Kampung Sidrap, persetujuan warga secara total dilengkapi dengan tanda tangan dan semua tokoh setempat. Ia juga menyarankan agar Pemkot menyiapkan bahan presentasi peta Kampung Sidrap.

“Supaya ada perbandingan kalau ke Bontang dan Kutim. Masalah ini sebenarnya sederhana sekali. Kasus seperti ini juga sudah pernah kami selesaikan waktu itu Pulau Berhala. Tanggal 23 akan kami jadwalkan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, polemik tapal batas ini sudah terjadi selama 12 tahun. Masalah yang dialami sekira 200 jiwa di 7 RT Kampung Sidrap adalah kesenjangan fasilitas pelayanan di bidang kesehatan dan pendidikan. Secara geografis kawasan itu masuk dalam teritorial Kabupaten Kutim, namun mereka kurang mendapat pelayanan prima. Fakta yang menarik meski kawasan tersebut masuk Kutim, warga setempat mayoritas ber-KTP Bontang. (nug)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 00:06

Pengedar Sabu Diciduk di Berbas Pantai

BONTANG – Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Hal inilah yang dialami pria…

Rabu, 18 Juli 2018 00:06

Turap Rusunawa Telan Rp 1,2 M

BONTANG – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang menganggarkan penurapan…

Selasa, 17 Juli 2018 19:36
Pemilu 2019

Baru 6 Parpol Daftarkan Caleg

BONTANG - Jelang detik-detik terakhir waktu pendaftaran calon legislatif (caleg), para partai politik…

Selasa, 17 Juli 2018 19:34

Bontang Optimistis Juara di O2SN

BONTANG – Pemkot optimistis kontingen Bontang mampu berprestasi di ajang Olimpiade Olahraga Siswa…

Senin, 16 Juli 2018 21:27

PAGARJAWA Gelar Silaturahmi Akbar 2018

BONTANG – Paguyuban Warga Jogja Istimewa (PAGARJAWA) kota Bontang menggelar kegiatan pertama mereka…

Senin, 16 Juli 2018 21:24

NGERINYA..!! Pelabuhan Tanjung Laut Indah Tercemar

BONTANG – Akibat kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM)…

Senin, 16 Juli 2018 21:22

Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Diimbau Mengantar

BONTANG – Hari ini (16/7) merupakan hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang lebaran 1439…

Senin, 16 Juli 2018 21:21

Posyandu Aulia Tak Punya Gedung

BONTANG - Kondisi posyandu di kota Bontang saat ini masih banyak yang belum memiliki tempat yang strategis,…

Senin, 16 Juli 2018 21:20

Wali Kota Hadiri Silaturahmi Akbar PAGARJAWA

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Minggu  (15/7) kemarin menghadiri Silaturahmi…

Minggu, 15 Juli 2018 00:21

Cabai dan Ayam Belum Stabil

SATU bulan pascalebaran harga beberapa komoditas pangan masih belum stabil. Salah satunya cabai besar.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .