MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 14 November 2017 00:37
Boarding School Dianggap Kurang Adil bagi Sekolah Lain

Boarding School Dinilai Manjakan Siswa

Herlang Mappatiti

PROKAL.CO, SANGATTA - Keberadaan Boarding School yang dijalankan SMA 2 Sangatta Utara ternyata tidak sepenuhnya dipandang positif. Bahkan justru sebaliknya, karena terkesan lebih memanjakan siswa.

Karena hampir semua ditanggung pemerintah, mulai dari pakaian dicucikan hingga disetrika, makan disiapkan serta kebutuhan lainnya. Sedangkan kualitasnya, belum ada jaminan jika lebih baik dari sekolah umum yang tidak menerapkan sistem Boarding School.

“Saya secara pribadi tidak mendukung pola sekolah boarding school. Karena itu membuat siswanya sangat manja. Padahal, seharusnya anak-anak itu didik mandiri," kata Anggota komisi D DPRD Kutim, Herlang Mappatiti.

Menurut dia, fakta membutikan kalau banyak siswa yang awalnya kesulitan, justru berhasil di sekolah umum.  Karena itu, lebih baik pembelajaran itu dilaksanakan secara merata dan berimbang. Karena penerapan boarding school hanya untuk sekolah tertentu jelas tidak adil, bagi siswa lainnya. 

“Dari proposalnya meminta dana Rp 8 mliar lebih. Saya pikir itu akan sulit dipenuhi, karena terlalu besar,” sebutnya.

Herlang pun mengakui meskipun tidak ada perlakukan khusus, namun pola pendidikan SMA 1 Sangatta Utara, sudah terbukti kualitasnya dan sudah jelas terukur.  Karena itu dirinya tidak sepakat dengan pola pendidikan seperti boarding school. 

Sebelumnya, Bupati Kutim mengakui kaget dengan anggaran SMA 2, yang menelan anggaran Rp20 juta per hari.  Karena besarnya  anggaran itu, maka Utang SMU yang berada di Jalan Soekarno-Hatta itu membengkak. Sementara kepastian pembiayaan dari provinsi pun belum jelas. Akibatnya, aktivitas siswa yang berada di sekolah unggulan tersebut terganggu. 

"Saya pernah  ke sana, saya tanya, katanya, jalan saja. Nah enggak taunya malah utang. Saya kaget juga begitu ada laporan  kalau kegiatan belajar terganggu itu, apalagi mengatakan biaya operasional mencapai Rp20 juta per hari," kata Ismunandar, minggu lalu.

Karena itu, Ismunandar mengakui, Pemkab Kutim akan melakukan evaluasi dan koordinasi terlebih dahulu dengan Provinsi Kaltim. Sebab, istilah SMA Boarding School itu tidak ada di provinsi. Sedangkan secara kewenangan, kini SMA dan SMK berada di bawah tanggungjawab provinsi.

"Infomasi yang kami terima, dalam sehari SMA Boarding itu butuh anggaran operasional Rp 20 juta. Itu, sudah untuk biaya makan, loundry serta semua kebutuhan siswa yang tinggal difasilitas itu," katanya.

Diakui, siswa yang mengenyam pendidikan di sekokah tersebut merupakan putra putri terbaik Kutim. Namun, untuk dapat menyalurkan bantuan, pihaknya harus melihat dasar aturannya terlebih dahulu. Sehingga jangan sampai kebijakan yang dilakukan justru menimbulkan masalah baru.(aj)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:09
Pemilu 2019

KPU “Haramkan” 3 Golongan Maju Caleg

SANGATTA - KPU Pusat mengeluarkan terobosan baru yang tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09
Kabar Haji 2018

Satu Jemaah Haji Terancam Batal Berangkat

SANGATTA - Seorang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kutim terancam batal berangkat ke Makkah, untuk…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Tak Ada Aturan Baru, Pakai Regulasi Lama

SANGATTA - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kutim akan memberikan imbauan pada seluruh parpol,…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Jika Kedapatan Terima Uang, Kejari Siap Mundur

SANGATTA - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutim, Mulyadi menyampaikan beberapa program kerja yang…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

HEBAT!!! Koperasi Pedalaman Ukir Prestasi Nasional

SANGATTA - Tak disangka, koperasi di daerah pedalaman pun mampu mengukir prestasi. Koperasi Karya Sejahtera,…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Mudahkan Permodalan UMKM, Berharap Pajak Meningkat

SANGATTA – Hingga saat ini, Pemkab Kutim masih didera defisit keuangan.  Mengatasi hal itu,…

Kamis, 19 Juli 2018 20:30
Pemkab Kutim

Bupati Serahkan 96 KTP-el

SANGATTA- Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar secara simbolis menyerahkan sebanyak 96 Kartu Tanda…

Kamis, 19 Juli 2018 20:29
Pemkab Kutim

30 Peserta ikuti Pelatihan Alsintan

SANGATTA - Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan pengoperasian alat mesin pertanian (Alsintan). Mereka…

Kamis, 19 Juli 2018 20:28
Pemkab Kutim

MEMBANGGAKAN!!! Koperasi Kutim Raih Penghargaan Tingkat Nasional

SANGATTA – Koperasi Karya Sejahtera, Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur…

Kamis, 19 Juli 2018 20:28
Pemkab Kutim

400 Siswa Dibekali Kuliah Kependudukan

SANGATTA - Momentum Hari Kependudukan Dunia yang jatuh pada 11 Juli  tiap tahunnya, dimanfaatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .