MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Selasa, 14 November 2017 00:43
Lima Fraksi Setujui Empat Raperda Disahkan
SETUJUI: Kelima fraksi DPRD menyetujui empat Raperda yang telah dilakukan pembahasan melalui pendapat fraksi dalam rapat kerja yang dihelat kemarin (13/11).(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Kelima fraksi DPRD menyetujui empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  untuk disahkan melalui sidang paripurna. Empat Raperda tersebut meliputi Raperda tentang kota layak anak, penyelenggaraan kota sehat, penyelenggaraan pasar rakyat, pusat perbelanjaan, dan toko swalayan, serta perizinan pemanfaatan ruang.

Hal itu tertuang dalam pendapat fraksi melalui rapat kerja yang dihelat kemarin (13/11) di ruang rapat III Sekretariat DPRD. Salah satunya, Fraksi Golkar memberikan apresiasi terhadap Komisi I, II, dan III yang telah menyelesaikan pembahasan Raperda tersebut.

“Fraksi Golkar berharap empat Raperda tersebut akan memberikan manfaat secara menyeluruh bagi masyarakat kota Bontang,” kata ketua Fraksi Golkar, Muslimin.

Sementara Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) terkait Raperda kota layak anak menilai anak merupakan potensi bangsa bagi pembangunan nasional. Oleh sebab itu, perlu adanya pembinaan dan pengembangan sedini mungkin dengan menyusun  kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak.

“Diperlukan upaya strategis untuk menciptakan rasa aman, ramah, bersahabat, dan mampu memberikan perlindungan kepada anak melalui kebijakan pemerintah kota di dalam penyelenggaraan kota layak anak,” ujar ketua Fraksi Gerindra, Muhammad Dahnial.

Terkait Raperda penyelenggaraan kota sehat, pria yang juga duduk di Komisi III ini mengatakan pengembangan kota sehat merupakan wujud dari semangat warga, pemerintah daerah, dan legislatif guna mendorong percepatan pencapaian kota sehat. Di mana,  salah satu indikator kota sehat ialah pembangunan dan pengembangan fasilitas penunjang.

“Agar nantinya pemerintah kota Bontang berjuang untuk memperoleh pendanaan dari APBN melalui Departemen Kesehatan, walaupun pendanaan operasional dibebankan ke APBD. Diharapkan Pemkot Bontang bisa memperoleh penghargaan Swasti Saba,” tambahnya.

Fraksi berlambang kepala burung garuda ini menyatakan, perlu penyediaan parkir dengan luas 150 meterpersegi untuk toko swalayan serta 500 meterpersegi guna ukuran pasar rakyat. Selain itu, pasar rakyat harus tetap memperhatikan kebersihan, higenis, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan.

Diperlukan kerja sama dengan investor sehubungan pembangunan infrastruktur pasar rakyat. Akan tetapi tidak melepas tugas pokok dan wewenang pemerintah daerah untuk melakukan monitoring. Pembangunan pasar rakyat, pusat perbelanjaan, dan toko swalayan pada dasarnya dibangun berdasarkan pertimbangan tingkat kepadatan penduduk, potensi ekonomi, dukungan keamanan, perkembangan pemukiman baru, dan pola kehidupan masyarakat di lingkungan tersebut.

Sehubungan dengan pemanfaatan ruang diselenggarakan berdasarkan asas keterpaduan, keserasian, keselarasan, dan kesinambungan, keberdayagunaan dan keberhasilgunaan, keterbukaan, kebersamaan dan kemitraan, perlindungan kepentingan umum, kepastian hukum dan keadilan, serta akuntabilitas. Hal tersebut tercantum dalam UU nomor 26 tahun 2007 pada bab II pasal 2.

Fraksi Gerindra berharap implementasi Raperda ini nantinya lebih mengedepankan asas kepentingan  umum, kepastian hukum, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban, profesionalitas, partisipatif, adil, transparan, akuntabilitas, fasilitas, dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan, ketepatan waktu, efektif, partisipatif, adanya kemudahan dan terjangkau, serta tepat guna.

“Mengingat situasi perekonomian masih dalam keadaan defisit diharapkan dalam penyelesaian pembahasan Raperda ini dipercepat,” ujar Dahnial.

Ketiga fraksi lainnya yakni Hanura Perjuangan, Nasdem, serta Amanat Demokrat Pembangunan Sejahtera (ADPS) juga menyetujui empat Raperda ini disahkan menjadi Perda. Rapat kerja ini dipimpin oleh wakil ketua DPRD Faisal. Rencananya sidang paripurna berkenaan dengan empat Raperda ini akan dilaksanakan pada Senin (20/11). (*/ak)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Sekuriti BTN PKT Tingkatkan Keamanan

BONTANG – Munculnya berita viral yang menyebut kompolotan pencuri anak pernah berkeliaran di kawasan…

Minggu, 07 Oktober 2018 00:03

Profesionalisme TNI untuk Rakyat

BONTANG – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Tentara Nasional Indonesia (TNI), jajaran…

Kamis, 27 September 2018 00:15

KUA Pastikan Stok Buku Nikah Aman

BONTANG – Banyaknya pemberitaan di media sosial (medsos) yang menyebutkan beberapa kota kehabisan…

Kamis, 27 September 2018 00:14

Gelar Lomba Poskamling, Ajak Warga Hidupkan Siskamling

Melakukan pencegahan lebih baik daripada menanggulangi. Apalagi dalam masalah keamanan dan ketertiban…

Sabtu, 15 September 2018 00:21

Bontang Disarankan Gelar Job Fair

“Di Jatim paling aktif menggelar bursa kerja, makanya diharapkan Bontang juga bisa mengadakan…

Sabtu, 15 September 2018 00:20

Sampah TPST Diolah Jadi Pupuk Kompos

BONTANG – Selain bakal menerapkan instruksi Wali Kota terkait pembagian e-Bottle guna mengurangi…

Kamis, 13 September 2018 18:34

Oktober Presentasi untuk Adipura

BONTANG – Bulan Oktober mendatang, Wali Kota Bontang akan melakukan presentasi untuk penilaian…

Minggu, 09 September 2018 00:12

Didik 50 Siswa Jadi Jurnalis

BONTANG – Sebanyak 50 siswa mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar SMAN 1 Bontang, Sabtu…

Minggu, 26 Agustus 2018 00:05

Imbau Para Orang Tua Kenali Kondisi Anak Sebelum Divaksin

BONTANG – Usai mendapat vaksin difteri tahap 1 beberapa bulan lalu, salah satu siswa SDN 005 Bontang…

Minggu, 26 Agustus 2018 00:05

Berjalan, Program E-Waroeng Belum Maksimal

BONTANG – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diluncurkan Kementerian Sosial (Kemensos)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .