MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BESSAI BERINTA

Selasa, 14 November 2017 00:43
Lima Fraksi Setujui Empat Raperda Disahkan
SETUJUI: Kelima fraksi DPRD menyetujui empat Raperda yang telah dilakukan pembahasan melalui pendapat fraksi dalam rapat kerja yang dihelat kemarin (13/11).(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Kelima fraksi DPRD menyetujui empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  untuk disahkan melalui sidang paripurna. Empat Raperda tersebut meliputi Raperda tentang kota layak anak, penyelenggaraan kota sehat, penyelenggaraan pasar rakyat, pusat perbelanjaan, dan toko swalayan, serta perizinan pemanfaatan ruang.

Hal itu tertuang dalam pendapat fraksi melalui rapat kerja yang dihelat kemarin (13/11) di ruang rapat III Sekretariat DPRD. Salah satunya, Fraksi Golkar memberikan apresiasi terhadap Komisi I, II, dan III yang telah menyelesaikan pembahasan Raperda tersebut.

“Fraksi Golkar berharap empat Raperda tersebut akan memberikan manfaat secara menyeluruh bagi masyarakat kota Bontang,” kata ketua Fraksi Golkar, Muslimin.

Sementara Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) terkait Raperda kota layak anak menilai anak merupakan potensi bangsa bagi pembangunan nasional. Oleh sebab itu, perlu adanya pembinaan dan pengembangan sedini mungkin dengan menyusun  kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak.

“Diperlukan upaya strategis untuk menciptakan rasa aman, ramah, bersahabat, dan mampu memberikan perlindungan kepada anak melalui kebijakan pemerintah kota di dalam penyelenggaraan kota layak anak,” ujar ketua Fraksi Gerindra, Muhammad Dahnial.

Terkait Raperda penyelenggaraan kota sehat, pria yang juga duduk di Komisi III ini mengatakan pengembangan kota sehat merupakan wujud dari semangat warga, pemerintah daerah, dan legislatif guna mendorong percepatan pencapaian kota sehat. Di mana,  salah satu indikator kota sehat ialah pembangunan dan pengembangan fasilitas penunjang.

“Agar nantinya pemerintah kota Bontang berjuang untuk memperoleh pendanaan dari APBN melalui Departemen Kesehatan, walaupun pendanaan operasional dibebankan ke APBD. Diharapkan Pemkot Bontang bisa memperoleh penghargaan Swasti Saba,” tambahnya.

Fraksi berlambang kepala burung garuda ini menyatakan, perlu penyediaan parkir dengan luas 150 meterpersegi untuk toko swalayan serta 500 meterpersegi guna ukuran pasar rakyat. Selain itu, pasar rakyat harus tetap memperhatikan kebersihan, higenis, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan.

Diperlukan kerja sama dengan investor sehubungan pembangunan infrastruktur pasar rakyat. Akan tetapi tidak melepas tugas pokok dan wewenang pemerintah daerah untuk melakukan monitoring. Pembangunan pasar rakyat, pusat perbelanjaan, dan toko swalayan pada dasarnya dibangun berdasarkan pertimbangan tingkat kepadatan penduduk, potensi ekonomi, dukungan keamanan, perkembangan pemukiman baru, dan pola kehidupan masyarakat di lingkungan tersebut.

Sehubungan dengan pemanfaatan ruang diselenggarakan berdasarkan asas keterpaduan, keserasian, keselarasan, dan kesinambungan, keberdayagunaan dan keberhasilgunaan, keterbukaan, kebersamaan dan kemitraan, perlindungan kepentingan umum, kepastian hukum dan keadilan, serta akuntabilitas. Hal tersebut tercantum dalam UU nomor 26 tahun 2007 pada bab II pasal 2.

Fraksi Gerindra berharap implementasi Raperda ini nantinya lebih mengedepankan asas kepentingan  umum, kepastian hukum, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban, profesionalitas, partisipatif, adil, transparan, akuntabilitas, fasilitas, dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan, ketepatan waktu, efektif, partisipatif, adanya kemudahan dan terjangkau, serta tepat guna.

“Mengingat situasi perekonomian masih dalam keadaan defisit diharapkan dalam penyelesaian pembahasan Raperda ini dipercepat,” ujar Dahnial.

Ketiga fraksi lainnya yakni Hanura Perjuangan, Nasdem, serta Amanat Demokrat Pembangunan Sejahtera (ADPS) juga menyetujui empat Raperda ini disahkan menjadi Perda. Rapat kerja ini dipimpin oleh wakil ketua DPRD Faisal. Rencananya sidang paripurna berkenaan dengan empat Raperda ini akan dilaksanakan pada Senin (20/11). (*/ak)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 00:11

Mangrove Park Salebba Siap Dilaunching

BONTANG – Kawasan wisata Mangrove Park Salebba yang berlokasi di area Taman Nasional Kutai (TNK)…

Kamis, 18 Januari 2018 00:10

CCTV, Permudah Pengungkapan Kasus

BONTANG – Sebanyak 8 titik yang sudah dipasangi CCTV oleh Sat Lantas Polres Bontang, ternyata…

Kamis, 18 Januari 2018 00:09

Hadapi Tahun Politik, TNI-Polri Upacara Gabungan

BONTANG – Guna menghadapi dinamika tahun politik yang sudah mulai nampak di wilayah Kaltim termasuk…

Kamis, 18 Januari 2018 00:07

Panwascam Bontang Barat Lantik 3 PPL

BONTANG – Panitia Pengawas Kecamatan Bontang Barat telah melantik 3 Panitia Pengawas Kelurahan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:19

Cegah Algaka Liar, Panwaslu Gelar Rakor

BONTANG – Momen pilkada serentak tahun 2018 ini sudah banyak dirasakan masyarakat Indonesia, terlebih…

Rabu, 17 Januari 2018 00:19

Perbedaan Tak Jadi Hambatan

BONTANG – Perbedaan pilihan bukanlah sebuah dasar untuk mengabaikan profesionalitas kerja. Terlebih…

Selasa, 16 Januari 2018 00:12

Coklit Serentak untuk Daftar Pemilih

BONTANG – Seluruh KPU di daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak bakal melakukan tahapan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:10

45 Tumpeng Meriahkan Genduren Akbar Paguyuban Warga Kediri Bontang

BONTANG – Sebanyak 45 tumpeng menghiasi gelaran genduren (syukuran) akbar  Paguyuban Warga…

Sabtu, 13 Januari 2018 00:30

Bantuan Perlengkapan Sekolah Berkurang

BONTANG – Program bantuan perlengkapan sekolah gratis tetap akan bergulir tahun ini. Hanya saja…

Sabtu, 13 Januari 2018 00:29

PGRI Dukung Usulan 10 Persen Soal Esai di USBN

BONTANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bontang menyambut baik usulan 10 persen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .