MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Jumat, 17 November 2017 00:17
Otak Perampokan MPI, Dibui 7,6 Tahun
Ilustrasi net

PROKAL.CO,  

SANGATTA - Terbukti bersalah sebagai otak perampokan PT Multi Pasific Indonesia (MPI), Musliadi harus siap menerima hukuman berat dari Pengadilan Negeri Sangatta. Pasalnya, Majelis Hakim yang diketuai Vici Daniel Valentino dengan anggota M Riduansyah dan Alfian Wahyu Pratama, menjatuhkan vonis penjara 7,6 tahun terhadap terdakwa. Sedangkan untuk dua rekannya yang lain yakni Dahamang mendapat ganjaran penjara 4,6 tahun dan Nurdin penjara 2 tahun.

Sementara untuk empat terdakwa yang melindungi pelaku dan ikut menikmati hasil curian, yakni Supriani Alias Yani Binti Kaimun,   Widiyarno alias  Yarno bin Katiman, Arbain alias Bain bin Abdul Raman  dan  Abdullah alias  Dullah bin Selang, diganjar 5 bulan penjara.

Vonis kelompok perampok ini, dibacakan majelis hakim dalam sidang pada Selasa (14/11) dihadapan JPU Andi Aulia Rahman. Terhadap putusan majelis baik terdakwa dan JPU sama-sama menerima. 

“Kini putusan sudah berkekuatan hukum tetap, semua terdakwa segera dilimpahkan ke Lapas Bontang,” sebut Jaksa Andi Aulia.

Dia menerangkan, dari 8 terdakwa dalam kasus perampokan ini, hanya terdakwa Musliadi yang tidak mengalami penurunan vonis dari tuntutan JPU. Sebab, selain bertindak sebagai otak perampokan Rp1 M lebih itu, pelaku sebelumnya juga sudah berkali-kali melakukan tindak pidana.

"Dalam persidangan terungkap kalau perbuatan terdakwa direncanakan di Lapas Bontang sebelum akhirnya menjalani bebas bersyarat. Kemudian sampai akhirnya aksi perampokan dilakukan pada Jumat 16 Juli 2017  di Kantor PT MPI Muara Bulan Karangan," jelasnya.

Sesuai putusan majelis hakim, lanjut Adi, perbuatan tiga terdakwa, terbukti melanggar    Pasal 365 Ayat 1 dan 2 KUHP.                Sementara perbuatan Supriani Alias Yani Binti Kaimun,   Widiyarno alias  Yarno bin Katiman, Arbain alias Bain bin Abdul Raman     dan  Abdullah alias  Dullah bin Selang, terbukti melanggar  Pasal 480 ayat 1 KUHP. 

"Setelah amar vonis diterima, ke semua terdakwa akan dikirim ke Lapas Bontang. Namun beberapa tersangka akan menjalani masa tahanan yang terdahulu sebelum menjalani vonis terbaru ini,” terang Jaksa Andi Aulia.

Sedangkan untuk empat terdakwa lain yang menerima vonis penjara 5 bulan, kata dia, tidak akan dilimpah ke Lapas Bontang. Sebab mereka sudah menjalani hukuman 4 bulan selama proses hukum berjalan. (aj)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:13

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

SANGATTA - Warga Kutim dihebohkan atas maraknya isu penculi­kan anak, yang dilakukan komplotan orang…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:09

Himpun 177 M, Kutim Pecahkan Rekor MURI

  SANGATTA - Memenuhi target Rp 100-200 miliar, Kutim mampu meraup Rp 177 miliar dalam satu hari.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:06

Monumen Tambang Dibangun, Harap Jadi Ikon Wisata di Kutim

SANGATTA - Tepat di hari jadi Kutai Timur (Kutim) ke-19, Jumat (12/10) kemarin. Kabupaten yang …

Jumat, 12 Oktober 2018 00:11

Manfaatkan PLTS, Warga Pulau Miang Dialiri Listrik 24 Jam

SANGATTA - Desa Pulau Miang Kecamatan Sangkulirang mulai dialiri listrik 24 jam. Namun bukan berasal…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:10

RSUD Sangkulirang Terus Berbenah

SANGKULIRANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang terus berbenah. Saat ini, tak kalah…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:10

Edukasi Pelajar Lewat Lukisan

  SANGATTA - Tidak hanya untuk dipamerkan, Komunitas Lukis Kutim (K-Plus) menjajakan hasil lukisan…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:09

Kejar Ketertinggalan, Bakal Rampungkan Pembangunan

  SANGATTA - Memasuki masa tiga tahun kepemimpinan, Pemerintah Kutim paparkan masa kerja di dua…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:08

Diminta Bangun Penataan Ruang

SANGATTA - Kepala Sub Direktorat Perencanaan dan Kemitraan, Chiesty Elisabeth Lengkong, mewakili Direktur…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:07
Gempa Palu

ENAK COY..!! Pengungsi Disiapkan Lahan dan Fasilitas Pertanian bagi yang Menetap

Rasa trauma begitu mendalam bagi 37 warga Palu (Sulawesi Tengah) yang berhasil lolos dari maut. Terlebih…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:01

Jatah Penerbangan Kutim Berkurang

SANGATTA – Penerbangan perintis milik Pemkab Kutim di Bandara Tanjung Bara Sangatta, Kutim, kini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .