MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Jumat, 17 November 2017 00:17
Otak Perampokan MPI, Dibui 7,6 Tahun
Ilustrasi net

PROKAL.CO,  

SANGATTA - Terbukti bersalah sebagai otak perampokan PT Multi Pasific Indonesia (MPI), Musliadi harus siap menerima hukuman berat dari Pengadilan Negeri Sangatta. Pasalnya, Majelis Hakim yang diketuai Vici Daniel Valentino dengan anggota M Riduansyah dan Alfian Wahyu Pratama, menjatuhkan vonis penjara 7,6 tahun terhadap terdakwa. Sedangkan untuk dua rekannya yang lain yakni Dahamang mendapat ganjaran penjara 4,6 tahun dan Nurdin penjara 2 tahun.

Sementara untuk empat terdakwa yang melindungi pelaku dan ikut menikmati hasil curian, yakni Supriani Alias Yani Binti Kaimun,   Widiyarno alias  Yarno bin Katiman, Arbain alias Bain bin Abdul Raman  dan  Abdullah alias  Dullah bin Selang, diganjar 5 bulan penjara.

Vonis kelompok perampok ini, dibacakan majelis hakim dalam sidang pada Selasa (14/11) dihadapan JPU Andi Aulia Rahman. Terhadap putusan majelis baik terdakwa dan JPU sama-sama menerima. 

“Kini putusan sudah berkekuatan hukum tetap, semua terdakwa segera dilimpahkan ke Lapas Bontang,” sebut Jaksa Andi Aulia.

Dia menerangkan, dari 8 terdakwa dalam kasus perampokan ini, hanya terdakwa Musliadi yang tidak mengalami penurunan vonis dari tuntutan JPU. Sebab, selain bertindak sebagai otak perampokan Rp1 M lebih itu, pelaku sebelumnya juga sudah berkali-kali melakukan tindak pidana.

"Dalam persidangan terungkap kalau perbuatan terdakwa direncanakan di Lapas Bontang sebelum akhirnya menjalani bebas bersyarat. Kemudian sampai akhirnya aksi perampokan dilakukan pada Jumat 16 Juli 2017  di Kantor PT MPI Muara Bulan Karangan," jelasnya.

Sesuai putusan majelis hakim, lanjut Adi, perbuatan tiga terdakwa, terbukti melanggar    Pasal 365 Ayat 1 dan 2 KUHP.                Sementara perbuatan Supriani Alias Yani Binti Kaimun,   Widiyarno alias  Yarno bin Katiman, Arbain alias Bain bin Abdul Raman     dan  Abdullah alias  Dullah bin Selang, terbukti melanggar  Pasal 480 ayat 1 KUHP. 

"Setelah amar vonis diterima, ke semua terdakwa akan dikirim ke Lapas Bontang. Namun beberapa tersangka akan menjalani masa tahanan yang terdahulu sebelum menjalani vonis terbaru ini,” terang Jaksa Andi Aulia.

Sedangkan untuk empat terdakwa lain yang menerima vonis penjara 5 bulan, kata dia, tidak akan dilimpah ke Lapas Bontang. Sebab mereka sudah menjalani hukuman 4 bulan selama proses hukum berjalan. (aj)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 00:10

Hasbullah: Teladani Sifat Rasul untuk Kehidupan Bermasyarakat

  SANGATTA – Lebih dari seribu warga terlihat berbondong-bondong memasuki Gang Mandiri 1,…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

SADIS!!! Diduga Selingkuh, Isteri Ditikam lalu Dibacok hingga Tewas

SANGATTA - Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang pria membunuh…

Jumat, 15 Desember 2017 00:08

Kutim Baru Dapat Bankeu Rp 10 M

SANGATTA - Setelah cukup lama bersabar, Pemerintah Kabupaten Kutai PTimur (Pemkab Kutim), kini akhirnya…

Jumat, 15 Desember 2017 00:07

Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

SANGATTA - Penyekatan dan pengejaran yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian…

Jumat, 15 Desember 2017 00:04

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

SANGATTA - Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga tahun dari jeratan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:03

Pemkab Fokus Tingkatkan PAD dari PBB

SANGATTA - Di tengah keadaan defisit fiskal, pemkab terus mengupayakan menggenjot pendapatan daerah…

Jumat, 15 Desember 2017 00:02

DSN Group Beri Modal Investasi Rp 64,5 M

SANGATTA – PT Dewata Sawit Nusantara dan PT Dharma Agrotama Nusantara memberikan dukungan modal…

Kamis, 14 Desember 2017 00:12

Ditikam Pacar di Cafe, Herliana Tewas

SANGATTA - Wanita muda bernama Herlina (26) tewas di cafe Jalan Poros Sangatta Bengalon, Rabu (12/12)…

Kamis, 14 Desember 2017 00:11

Kelangkaan Tabung Melon Kian Parah

SANGATTA- Masyarakat menilai dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kutim tak cukup serius…

Kamis, 14 Desember 2017 00:09

Otak Perampokan Tolak Peragakan Aksinya

SANGATTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta, Selasa (12/12) menggelar proses rekonstruksi kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .