MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 23 November 2017 00:33
NGERI!!! Banjir, Empat Piton Naik ke Jalan

Disdamkartan Minta Masyarakat Waspada

DIAMANKAN: Salah satu ular piton yang diamankan tak jauh dari Kelurahan Api-Api saat banjir besar lalu.(DISDAMKARTAN FOR BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Empat ular jenis piton muncul di jalan sekitar permukiman warga saat banjir “mengepung” Bontang, Minggu (19/11) lalu.   Reptil yang memiliki gigitan tajam serta lilitan yang kuat itu muncul bersamaan dengan derasnya aliran banjir.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) mengamankan empat ular piton di tiga lokasi yang berbeda. Beruntung tidak ada korban saat itu.

Kepala Disdamkartan Mohammad Yani mengatakan, evakuasi pertama dilakukan Minggu (19/11) malam sekira pukul 20.00 Wita di Jalan WR Suprapto, RT 21, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara. Setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar, petugas langsung menuju lokasi. Bekerja sama dengan Bontang Reptilia Community (Borac), proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Pasalnya, hujan deras yang mengguyur Kota Taman malam itu menyebabkan terhambatnya proses penggalian lubang tempat di mana ular bersarang.  

“Ular tersebut saat sore hari sempat dilihat oleh warga sekitar masuk ke dalam pekarangan rumah. Kami pun akhirnya mencari di mana lokasi ular berada. Alhasil, baru pukul 04.00 Wita ular sepanjang 4 meter itu berhasil kami amankan,” ujarnya saat dikonfirmasi Bontang Post

Keesokan harinya saat puncak banjir, tiga ular piton langsung diamankan dalam satu hari. Pertama diamankan oleh warga perumahan Bontang Permai, kemudian di wilayah Kampung Baru, dan terakhir tak jauh dari lokasi Kantor Kelurahan Api-Api. “Semuanya rata-rata sudah diamankan warga. Kami tinggal mengambil saja,” sebutnya.

Atas kejadian ini, Mohammad Yani meminta masyarakat untuk tetap waspada. Apalagi saat ini kondisi banjir sudah surut. Tentu dikhawatirkan masih ada hewan-hewan liar yang muncul di permukiman warga.

“Jangan pernah coba - coba berusaha menanggulanginya sendiri tanpa ada keahlian.karena bisa berakibat fatal dan berisiko. Bila membutuhkan bantuan, bisa segera dilaporkan ke kami,” tukasnya. (bbg)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 10:15

Fenomena Supermoon, Nelayan Tetap Melaut

BONTANG–Fenomena supermoon (posisi perigee atau jarak terdekat bulan pada bumi)…

Selasa, 22 Januari 2019 10:12

Kantor Kelurahan Tergenang, Kontraktor Bakal Dipanggil

BONTANG–Bangunan Kantor Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, telah berdiri…

Selasa, 22 Januari 2019 09:09

Batasi Penggunaan Smartphone

BONTANG–Smartphone atau telepon pintar, saat ini menjadi kebutuhan setiap orang.…

Selasa, 22 Januari 2019 09:03

Proyek Molor, Kontraktor Ditarget 20 Hari

BONTANG–Pembangunan dua lantai klinik rawat jalan RSUD Taman Husada belum…

Senin, 21 Januari 2019 11:53

Pajak Restoran Melonjak

BONTANG – Pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya bersumber dari…

Senin, 21 Januari 2019 11:51

Dua Rusunawa Belum Bisa Dihuni

BONTANG – Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dibangun di…

Senin, 21 Januari 2019 11:50

Peraturan Daerah Belum Tegas

MINIMNYA pendapatan dari segi pajak daerah rumah kontrakan disebabkan adanya…

Senin, 21 Januari 2019 11:49

Mangrove Berbas Pantai Bakal Dilengkapi Menara

BONTANG – Pemkot Bontang fokus terhadap pengembangan wisata. Selain untuk…

Senin, 21 Januari 2019 11:48

Keramba yang Menarik Perhatian Wisatawan

Wilayah Kota Bontang hampir 70 persen adalah lautan. Wisata maritim…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:09

ISPA Capai 11 Ribu Kasus

BONTANG – Jumlah kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*