MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 29 November 2017 01:12
Lewat Jalan Perumahan Kok Warga Ditarik Retribusi

Yayasan: Sesuai UU, Dipakai untuk Biaya Operasional

CURHAT: Ketua RT 19 Gunung Elai Dera Gervasius (tengah) menceritakan kepada Komisi III DPRD jikalau Yayasan LNG Badak menarik retribusi penggunaan jalan.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Kekesalan Ketua RT 19, Kelurahan Gunung Elai, tumpah ruah saat menceritakan keluhan warganya, lantaran ditarik retribusi oleh Yayasan LNG Badak. Penarikan retribusi dilakukan lantaran dua akses menuju wilayah RT 19 melewati jalan yayasan atau jalan di perumahan HOP IV.

“Kami seperti berada di daerah terisolir, karena tidak mempunyai akses jalan. Kami diminta bayar retribusi oleh yayasan,” kata Ketua RT 19 Dera Gervasius kepada Komisi III DPRD, saat melakukan sidak terkait drainase dan jalan, Senin (27/11) lalu.

Menurut pengakuan Dera, pembayaran digunakan yayasan sebagai ganti rugi kerusakan jalan tersebut. Menurutnya, hal ini merugikan mengingat jalan berfungsi sebagai aspek sosial yang dapat digunakan oleh siapapun yang melintasinya.

“Ini seolah-olah kendaraan kami yang membuat rusak,” kesalnya.

Penarikan biaya sewa itu tertuang dalam surat yang dikirim oleh yayasan dengan nomor 201/YLB/2015-011. Di mana pada poin ketiga dijelaskan harga sewa pakai untuk tiap pintu yakni Rp 10 ribu per meter, tiap bulannya. Adapun tiap pintunya lebar akses sekitar 100 meter.

“Kami harus bayar Rp 1 juta untuk satu akses, sedangkan di sini ada dua, jadi total yang kami bayarkan Rp 2 juta per bulannya,” paparnya.

Ia meminta kepada legislator untuk membebaskan lahan tersebut. Pasalnya, ia telah meminta kepada pemkot, namun perihal pembebasan tersebut harus mendapat persetujuan dari DPRD. “Kalau bisa dibebaskan lahannya pak,” pintanya.

Sementara itu, pengurus Yayasan LNG Badak Tohari mengatakan, sebelumnya Ketua RT 19 Gunung Elai meminta persetujuan warga untuk membuat akses. Padahal sebelumnya sudah ada satu pintu yang dapat digunakan oleh masyarakat di kawasan tersebut.

“Tiba-tiba dia (ketua RT, Red.) meminta tanda tangan warga, lalu membuat pintu satu lagi,” kata Tohari.

Sebelumnya, pintu tersebut digunakan untuk mempermudah kendaraan material dalam suatu pengerjaan di area itu. Lantas, lalu-lalang kendaraan berat tersebut dengan beban tonase yang berat mengakibatkan kerusakan jalan.

“Banyak jalan yang berlubang, karena kendaraan berat milik pak Dera,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa warga di RT 19 ngotot meminta pembelian atas lahan milik yayasan tersebut. Padahal di dalam Undang-Undang Yayasan 16 tahun 2001 junto UU Yayasan nomor 28 tahun 2004 dijelaskan, bahwa lahan tersebut hanya bisa dipakai dengan status sewa pakai.

“Mereka (warga, Red.) bersedia mau membeli, tetapi yayasan tidak mau serta merta menjual, kalau sewa pakai bisa,” paparnya.

Proses pembelian tersebut syaratnya harus mendapat persetujuan dari pembina yayasan, yakni jajaran Manajemen PT Badak NGL. Jikalau tanpa persetujuan tersebut, maka pengurus akan mendapat sanksi hukum berupa kurungan 5 tahun atau denda Rp 7,5 juta. “Ditambah mengembalikan aset yang dijual itu,” tambahnya.

 Hingga kini RT 19 urung melakukan pembayaran sewa pakai. Konon, warga meminta bantuan pemkot untuk membebaskan lahan tersebut. Tohari memaparkan biaya sewa pakai digunakan untuk operasional  yayasan.

“Belum membayar, suratnya belum dijawab oleh RT, lurah ke sini mau memintakan ke pemkot. Pemkot mau beri atau tidak itu bukan urusan yayasan,” pungkasnya. (*/ak)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 00:42
Info CPNS

Yang Mau Digaji Pakai Duit Rakyat, Nih Pemkot Buka 196 Formasi CPNS

BONTANG – Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk di Bontang telah ditetapkan. Hasilnya,…

Kamis, 20 September 2018 00:42
MTQ

Seni Menulis Indah Ayat-Ayat Suci

BONTANG - Puluhan kaligrafer Kota Taman unjuk kemampuan di gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XIV…

Kamis, 20 September 2018 00:42
Pemilu 2019

APK Peserta Pemilu Difasilitasi KPU

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memfasilitasi metode kampanye bagi peserta pemilu 2019 mendatang.…

Kamis, 20 September 2018 00:42

Kok Bisa Itu Nah, Lahan Obvitnas Diperebutkan

BONTANG – Seorang warga kompleks perumahan  PT Badak NGL, Hop IV, mengklaim memiliki lahan…

Kamis, 20 September 2018 00:42

Sudah Luluskan Ratusan Orang, Tak Boleh Batasi Usia dan Ijazah

Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang di Jalan Prestasi, Bontang Lestari telah beroperasi sejak…

Rabu, 19 September 2018 00:39

Jumlah Pencari Kerja dan Lowongan Timpang

BONTANG - Masalah minimnya lapangan kerja masih menjadi momok bagi para pencari kerja (pencaker) di…

Rabu, 19 September 2018 00:39

Menteri BUMN Restui Pembangunan Pabrik Metanol

BONTANG – Menteri BUMN Rini Soemarno sebut Pupuk Kaltim memiliki potensi untuk mengembangkan pabriknya.…

Rabu, 19 September 2018 00:38

Erau Pelas Benua Digelar Pekan Depan

BONTANG – Pesta adat Erau Pelas Benua Guntung tahun ini akan kembali digelar. Pelaksanaannya dimulai…

Rabu, 19 September 2018 00:38

Demokrat Bontang Klaim Solid

BONTANG – Peristiwa membelotnya dukungan kader Partai Demokrat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres)…

Selasa, 18 September 2018 22:39
Pileg 2019

Bawaslu Ajak Seluruh Stakeholder Kawal Pemilu

BONTANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bontang menggelar sosialisasi pengawasan pemilihan umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .