MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 30 November 2017 00:19
Nursalam Minta Yayasan Bersikap Bijak

Sebut Regulasi Tak Mengatur Perlintasan

Nursalam(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Penarikan retribusi yang dilakukan oleh Yayasan Badak NGL kepada warga RT 19 Kelurahan Gunung Elai disayangkan oleh Ketua DPRD Nursalam. Ia meminta pihak yayasan bersikap bijak karena akses jalan ini merupakan kepentingan umum .

“Kasihan masyarakat kalau dibebani seperti itu, ini kepentingan umum padahal,” kata Salam.

Menurutnya, yayasan kurang memahami substansi dari regulasi yang ditujukan kepada warga. Pasalnya dalam Undang-Undang Yayasan 16 tahun 2001 junto UU Yayasan nomor 28 tahun 2004 tidak mengatur mengenai perlintasan.

“Yayasan harus mencermati regulasi itu sendiri. Kalau perlintasan kan banyak orang yang menggunakannya jadi bukan sewa pakai, sewa pakai itu orangnya tetap,” tambahnya.

Ia berpendapat jikalau pihak yayasan tidak menjalankan regulasi itu, maka tidak memperoleh sanksi juga. Justru, amat berbahaya jikalau yayasan perhitungan dengan masyarakat.

“Kalau dia (yayasan, Red) masuk jalannya masyarakat apa ya dia harus bayar,” ucapnya.

Sehubungan penarikan retribusi untuk biaya pemeliharaan jalan, politikus Golkar ini menilai hal tersebut kurang tepat. Seharusnya, terjadi koordinasi antara yayasan dengan warga guna meminta bantuan sukarela tanpa dipatok nominalnya.

“Bisa saja sukarela, siapa yang punya truk diminta sumbangan sukarela untuk perbaikan jalan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III Rustam HS akan memanggil pihak yayasan untuk dimintai keterangan. Rencananya, pemanggilan tersebut dilakukan pekan depan.

Sebelumnya diwartakan,  kekesalan Ketua RT 19, Kelurahan Gunung Elai, tumpah ruah saat menceritakan keluhan warganya, lantaran ditarik retribusi oleh Yayasan LNG Badak. Penarikan retribusi dilakukan lantaran dua akses menuju wilayah RT 19 melewati jalan yayasan atau jalan di perumahan HOP IV.

“Kami seperti berada di daerah terisolir, karena tidak mempunyai akses jalan. Kami diminta bayar retribusi oleh yayasan,” kata Ketua RT 19 Dera Gervasius kepada Komisi III DPRD, saat melakukan sidak terkait drainase dan jalan, Senin (27/11) lalu.

Menurut pengakuan Dera, pembayaran digunakan yayasan sebagai ganti rugi kerusakan jalan tersebut. Menurutnya, hal ini merugikan mengingat jalan berfungsi sebagai aspek sosial yang dapat digunakan oleh siapapun yang melintasinya.

“Ini seolah-olah kendaraan kami yang membuat rusak,” kesalnya.

Penarikan biaya sewa itu tertuang dalam surat yang dikirim oleh yayasan dengan nomor 201/YLB/2015-011. Di mana pada poin ketiga dijelaskan harga sewa pakai untuk tiap pintu yakni Rp 10 ribu per meter, tiap bulannya. Adapun tiap pintunya lebar akses sekitar 100 meter.

“Kami harus bayar Rp 1 juta untuk satu akses, sedangkan di sini ada dua, jadi total yang kami bayarkan Rp 2 juta per bulannya,” paparnya. (*/ak)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:56
Hut Kota Bontang ke 19

Berebut Kupon di Jalan Sehat

  BONTANG – Jalan sehat peringatan HUT ke-19 Bontang diikuti oleh ribuan warga Kota Taman,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:55

Agus Amir Ditunjuk Pj Sekda

  BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menunjuk Agus Amir sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:21

PARAH!!! Terkapar di Jalan Usai Pesta Miras

BONTANG – Seorang pemuda di bawah umur berinisial DD, warga Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:20

Tersetrum dan Jatuh dari Ketinggian

BONTANG – Nasib Dasuni warga Gunung Sari, Jalan Ahmad Yani bisa dikatakan beruntung. Pasalnya,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:19
Hut Kota Bontang ke 19

Bersama Membangun Bontang

BONTANG –Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:19

Bimbel Gratis Sasar Warga Tak Mampu

BONTANG – Pelajar yang berstatus dari keluarga kurang mampu, menjadi prioritas untuk bisa ikut…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:18

Habitat Orang Utan Makin Kritis

BONTANG – Habitat orang utan yang saat ini semakin kritis akibat makin banyaknya hutan dijarah,…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:29
Hut Kota Bontang ke 19

Dua Perusahaan Raksasa Pembangun Daerah

PEMBANGUNAN di Bontang tak luput dari peran industri migas yang beroperasi di daerah ini. Malahan, dua…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:29
Hut Kota Bontang ke 19

Gammi Bawis, Kuliner Tradisional Mendunia

WISATA tak melulu tentang tempat indah. Melainkan, juga meliputi wisata rasa alias kuliner. Menu Gammi…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:27
Hut Kota Bontang ke-19

Magnet dan Pesona Kota Taman

JUMAT (12/10) hari ini Kota Bontang merayakan hari jadinya yang ke-19. Berbagai kisah pembangunan telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .