MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Jumat, 01 Desember 2017 18:50
Mahfud Soroti Kecurangan Pemilu, Minta Awasi Dana Bansos

Bicara di Depan Panwaslu Se-Kaltim

SOROTI KECURANGAN: Mahfud (tengah) berbagi cerita dengan Panwaslu Kabupaten Kota se-Kaltim, Rabu (29/11) malam. Dalam Rakernis Pengawasan Pemilu ini juga dihadiri Anggota Bawaslu RI Fritz Edwar Siregar (kanan) dan Ketua Bawaslu Kaltim Saipul (kiri). (Bontang Post)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD berbagi kisah sepak terjangnya memutus sengketa pemilu selama menjabat di hadapan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kota se-Kaltim. Pengajar dan Guru Besar Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu juga menyoroti banyaknya kecurangan yang terjadi saat Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada).

“Berbicara Pilkada, kaitannya dengan jumlah suara. Karena itulah, pemilu sangat penting untuk diawasi. Pengalaman saya memutus sengketa Pemilu di MK, banyak kecurangan yang terbukti dilakukan calon legislatif maupun calon kepala daerah. Bahkan tahun 2009, MK membatalkan 72 anggota legislatif di tingkat pusat dan daerah karena menemukan kecurangan. Bentuk kecurangannya beragam, salah satunya Agung Laksono,” tegas Mafud yang diundang Badan Pengawas Pemilu Kaltim (Bawaslu) Kaltim di Kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pengawas Pemilu DPR, DPD, dan DPRD serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan, Rabu (29/11).

Rekernis Pengawasan Pemilu ini juga menghadirkan narasumber dari Anggota Bawaslu RI Fritz Edwar Siregar. Hadir Ketua Bawaslu Kaltim Saipul dan dua anggota Bawaslu Kaltim Galeh Akbar Tanjung dan Hari Dermanto serta jajaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Balikpapan.

Lebih jauh, Mahfud mengatakan, kehadiran Bawaslu maupun Panwaslu Kabupaten Kota merupakan kemajuan demokrasi di Indonesia. Sebab, kata dia, sebelum era reformasi atau masa orde baru, tidak ada penindakan untuk kecurangan pemilu. “Kalau dulu ada pelanggaran, tidak ada yang peduli. Bahkan, sebelum pelaksanaan pemilu, tidak perlu lagi ada survei untuk mengetahui siapa yang unggul. Karena kita sudah tahu, siapa nanti yang akan menang,” bebernya. “Jadi sudah bagus sekarang ada Panwaslu,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan Panwaslu terhadap sejumlah potensi kecurangan yang kerap dilakukan dalam pelaksanaan Pemilu. Seperti kecurangan birokrasi, penggunaan dana bantuan sosial dan pemalsuan formulir C1. “Salah satu contoh kecurangan birokrasi, pernah ada seorang istri datang ke MK dan menangis. Bupati terpilih, mengambil keputusan memindahkan suaminya ke tempat yang jauh karena dianggap suaminya memihak calon yang kalah. Niat jahat seperti ini seharusnya tidak dilakukan,” tegas Mahfud.

Mahfud juga mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap kecurangan yang dilakukan, meski tidak signifikan dalam selisih suara. "Ada hukuman pidananya. Yang curang meski tak signifikan harus diproses hukum pidana. Pemilunya sah, tapi pidananya jalan. Jadi kalau ada bukti signifikan ya bisa diajukan ke MK untuk diadili. Tapi kalau tak signifikan, tangkap saja pelakunya," pungkasnya. (red)


BACA JUGA

Minggu, 17 Desember 2017 00:33

Tim Gabungan Polres Bontang Grebek Pesta Narkoba di Loktuan

BONTANG – Tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Bontang dan Polsek Bontang Utara belum lama ini…

Minggu, 17 Desember 2017 00:32

Furnitur Rusunawa Diakomodir

“Usulan pengadaan properti di rusunawa sudah mendapat respon dari pemerintah pusat,” Maksi…

Minggu, 17 Desember 2017 00:31

HORE!!! 100 Rumah Dapat Bantuan Stimulan

BONTANG – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak hanya mandek di tahun ini saja.…

Minggu, 17 Desember 2017 00:30

Fasilitasi Warga Operasi Katarak dan Bibir Sumbing

Di puncak hari Juang Kartika yang jatuh pada 15 Desember lalu, Kodim 0908/BTG turut membantu meringankan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:55

Jelang Pilkada 2018, IKP Jadi Peringatan Dini  Potensi Pelanggaran

Oleh: Galeh Akbar Tanjung, Anggota Bawaslu Provinsi Kaltim, Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:43

Jadi Plt Ketua DPD Golkar Kaltim, Sofyan Hasdam Gerak Cepat

BONTANG – Andi Sofyan Hasdam, Mantan Wali Kota Bontang dua periode,  didapuk menjadi Plt…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:41

MUNCUL LAGI!!! “Hantu Kacak” Teror Kaum Hawa

BONTANG –  “Hantu Kacak” atau orang yang melecehkan dengan remas dada wanita,…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:40

Simpan Sabu Dalam Botol Liquid Vapor, Dua Pengedar Diamankan

BONTANG – Sabu seberat 1,84 gram berhasil diamankan Polres Bontang. Sabu tersebut disimpan pelaku…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:36

Curi Motor di Bengalon, Dijual di Bontang

BONTANG - Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang bekerjasama dengan Unit Opsnal Polsek Bontang Utara…

Sabtu, 16 Desember 2017 00:30

Polres Rutin Berjaga, Pendeta Imbau Jemaat Tak Cemas

Jelang Hari Raya Natal Polres Bontang telah mengantisipasi berbagai ancaman bahaya, salah satunya terorisme.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .