MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Sabtu, 02 Desember 2017 00:26
Pegawai Dilarang Pakai Tabung 'Melon'
Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SANGATTA - Mulai saat ini, seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak diperkenankan lagi menggunakan tabung gas 'melon'. Sebab, secara resmi, Bupati Kutim Ismunandar telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 541/565/XI/2017 tentang Pengunaan LPG Tabung Ukuran 3 Kg Tepat Sasaran. Itu artinya, surat yang diterbitkan 21 November 2017 itu,  hanya berlaku untuk PNS, namun juga pegawai BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Begitu juga dengan pelaku usaha selain mikro yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50 Juta atau hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300juta atau setara omset di atas Rp800 ribu perhari.

"Larangan itu sudah diberlakukan. Selama ini kami melihat banyak LPG ukuran 3 Kg dimanfaatkan pihak yang harusnya bisa menggunakan ukuran 5 atau 12 Kg,” terang Kepala Dinas Perindag Kutim Edward Azran.

Dia menerangkan, selama ini pasokan LPG 3 Kg jauh di atas kebutuhan yang direkomendasikan Pemkab Kutim. Namun kenyataannya pada waktu tertentu justru kerap langka dan harganya melonjak.

Dasar surat edaran itu mengacu pada Permen Energi dan SDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang penyedian dan pendistribusian LPG tabung ukuran 3 Kg. Karena tabung tersebut mempunyai kekhususan seperti pengunanya, kemesan, volume dan harganya yang mendapt subsidi pemerintah. Jadi yang boleh beli hanya konsumen rumah tangga atau usaha mikro dengan kreteria tentu seperti keluarga miskin, pedagang pentol bakar keliling atau tahu tek," paparnya.

Edward mengakui, imbauan bupati ini juga merupakan langkah awal untuk melakukan pembinaan kepada agen dan pengecer LPG 3 Kg. Sehingga konsumen yang dilayani hanya kepada warga miskin, dan pedagang kecil. 

"Jadi kalau tidak bisa memperlihatkan  surat keterangan tidak mampu dari kepala desa dan lurah dilarang beli LPG melon. Dan pembeliannya pun maksimal 3 hari sekali,” ujar Edward. (aj)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 00:10

Hasbullah: Teladani Sifat Rasul untuk Kehidupan Bermasyarakat

  SANGATTA – Lebih dari seribu warga terlihat berbondong-bondong memasuki Gang Mandiri 1,…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

SADIS!!! Diduga Selingkuh, Isteri Ditikam lalu Dibacok hingga Tewas

SANGATTA - Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang pria membunuh…

Jumat, 15 Desember 2017 00:08

Kutim Baru Dapat Bankeu Rp 10 M

SANGATTA - Setelah cukup lama bersabar, Pemerintah Kabupaten Kutai PTimur (Pemkab Kutim), kini akhirnya…

Jumat, 15 Desember 2017 00:07

Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

SANGATTA - Penyekatan dan pengejaran yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian…

Jumat, 15 Desember 2017 00:04

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

SANGATTA - Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga tahun dari jeratan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:03

Pemkab Fokus Tingkatkan PAD dari PBB

SANGATTA - Di tengah keadaan defisit fiskal, pemkab terus mengupayakan menggenjot pendapatan daerah…

Jumat, 15 Desember 2017 00:02

DSN Group Beri Modal Investasi Rp 64,5 M

SANGATTA – PT Dewata Sawit Nusantara dan PT Dharma Agrotama Nusantara memberikan dukungan modal…

Kamis, 14 Desember 2017 00:12

Ditikam Pacar di Cafe, Herliana Tewas

SANGATTA - Wanita muda bernama Herlina (26) tewas di cafe Jalan Poros Sangatta Bengalon, Rabu (12/12)…

Kamis, 14 Desember 2017 00:11

Kelangkaan Tabung Melon Kian Parah

SANGATTA- Masyarakat menilai dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kutim tak cukup serius…

Kamis, 14 Desember 2017 00:09

Otak Perampokan Tolak Peragakan Aksinya

SANGATTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta, Selasa (12/12) menggelar proses rekonstruksi kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .