MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 02 Desember 2017 00:39
Lahan Pemakaman Menipis, DPKPP Ajukan Penambahan

Butuh 10 Hektare Lahan Baru

SEMAKIN PENUH: Menipisnya lahan pemakaman yang telah ada membuat DPKPP mengajukan lahan baru.(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Area lahan pemakaman di Bontang kian menipis. Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Maksi Dwiyanto menyatakan dari tujuh titik lokasi pemakaman, tiga di antaranya sudah penuh.

“Untuk pemakaman di Bontang Kuala, Tanjung Laut, serta satu pemakaman Kristen di Makam Toraja telah penuh,” kata Maksi.

Saat ini, DPKPP sedang melakukan pengkajian mengenai beberapa lokasi yang tersisa yakni Guntung, Lhoktuan, Satimpo, dan Makam Kristen Kanaan. Hal ini terkait berapa luas area masing-masing yang masih lowong.

Pengajuan penambahan lahan sendiri sudah dilakukan pada tahun ini. Namun, setelah ditindaklanjuti dengan mekanisme yang baru pembayaran baru dapat dilaksanakan pada tahun depan.

“Pengukuran dan penghitungan 2017 akhir tahun. Ditindaklanjuti pembayarannya di 2018, paparnya.

Rencananya, pengajuan lahan makam Bontang Kuala yaitu satu rumah dan halaman di samping area makam itu sendiri. Nantinya, rumah tersebut dijadikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tempat Pemakaman Umum (TPU).

“Kecil saja itu sisanya, nanti UPT itu yang mengurus segala tentang makam,” tambahnya.

Sementara, kawasan makam Guntung akan diajukan pembebasannya seluas 1 hektare. Tepatnya, di sekitar kuburan adat. Pemakaman Satimpo pun juga menjadi prospek pengajuan pembebasan lahan mengingat sisa luas sekitar masih ada 2 hektare.

Maksi menegaskan untuk area perkotaan dibutuhkan lahan makam sekitar 10 hektare lagi. Tentunya dengan pertimbangan lokasi harus strategis dan terintegrasi baik.

“Masih mencari tempat yang diprospekkan untuk pemakaman lagi,” tuturnya.

Ke depan, Pemkot Bontang akan melakukan penataan terhadap kawasan makam melalui Peraturan Daerah (Perda). Bukan tidak mungkin kelak timbul pemakaman yang dikelola pribadi maupun yayasan. “Pemerintah akan membuat aturan itu (Perda, Red.),” pungkasnya. (*/ak)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 18:48

Siapkan 400 Ha untuk Lahan Kilang

  BONTANG – Usai perjanjian kerja sama antara Pertamina dengan…

Kamis, 13 Desember 2018 18:45

PENTING!!! Tak Rekam KTP-El, Data Kependudukan Diblokir

BONTANG – Pemkot Bontang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

Kamis, 13 Desember 2018 18:43

Billboard Semrawut karena Gratis Pajak

BONTANG – Banyaknya papan iklan atau billboard yang terpasang di…

Kamis, 13 Desember 2018 18:41

Kawasan Tertib Lalu Lintas Diperluas

BONTANG – Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) diperluas melalui Peraturan…

Rabu, 12 Desember 2018 19:55

Jumlah DPT Berkurang 250 Suara

BONTANG – Daftar Pemilih Tetap (DPT) Bontang untuk Pemilu 2019…

Rabu, 12 Desember 2018 19:54

Pemkot Diminta Siapkan Lapangan Kerja

“Saat ini lapangan pekerjaan begitu sulit. Dengan memberikan lapangan pekerjaan…

Rabu, 12 Desember 2018 19:53

Pastikan KTP-el Rusak Tak Tercecer

BONTANG – Maraknya pemberitaan mengenai penemuan blanko Kartu Tanda Penduduk…

Rabu, 12 Desember 2018 19:52

Perda RTRW Molor Lagi

BONTANG – Pengesahan raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) molor…

Rabu, 12 Desember 2018 19:50
Info CPNS

Tahap Akhir Seleksi CPNS Bontang

BONTANG – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) rampung dilaksanakan,…

Selasa, 11 Desember 2018 18:32

YES..!! Kilang GRR Dibangun 2020

BONTANG – Pembangunan proyek kilang grass root refinery (GRR) atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .