MANAGED BY:
RABU
17 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Sabtu, 02 Desember 2017 00:39
Lahan Pemakaman Menipis, DPKPP Ajukan Penambahan

Butuh 10 Hektare Lahan Baru

SEMAKIN PENUH: Menipisnya lahan pemakaman yang telah ada membuat DPKPP mengajukan lahan baru.(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Area lahan pemakaman di Bontang kian menipis. Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Maksi Dwiyanto menyatakan dari tujuh titik lokasi pemakaman, tiga di antaranya sudah penuh.

“Untuk pemakaman di Bontang Kuala, Tanjung Laut, serta satu pemakaman Kristen di Makam Toraja telah penuh,” kata Maksi.

Saat ini, DPKPP sedang melakukan pengkajian mengenai beberapa lokasi yang tersisa yakni Guntung, Lhoktuan, Satimpo, dan Makam Kristen Kanaan. Hal ini terkait berapa luas area masing-masing yang masih lowong.

Pengajuan penambahan lahan sendiri sudah dilakukan pada tahun ini. Namun, setelah ditindaklanjuti dengan mekanisme yang baru pembayaran baru dapat dilaksanakan pada tahun depan.

“Pengukuran dan penghitungan 2017 akhir tahun. Ditindaklanjuti pembayarannya di 2018, paparnya.

Rencananya, pengajuan lahan makam Bontang Kuala yaitu satu rumah dan halaman di samping area makam itu sendiri. Nantinya, rumah tersebut dijadikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tempat Pemakaman Umum (TPU).

“Kecil saja itu sisanya, nanti UPT itu yang mengurus segala tentang makam,” tambahnya.

Sementara, kawasan makam Guntung akan diajukan pembebasannya seluas 1 hektare. Tepatnya, di sekitar kuburan adat. Pemakaman Satimpo pun juga menjadi prospek pengajuan pembebasan lahan mengingat sisa luas sekitar masih ada 2 hektare.

Maksi menegaskan untuk area perkotaan dibutuhkan lahan makam sekitar 10 hektare lagi. Tentunya dengan pertimbangan lokasi harus strategis dan terintegrasi baik.

“Masih mencari tempat yang diprospekkan untuk pemakaman lagi,” tuturnya.

Ke depan, Pemkot Bontang akan melakukan penataan terhadap kawasan makam melalui Peraturan Daerah (Perda). Bukan tidak mungkin kelak timbul pemakaman yang dikelola pribadi maupun yayasan. “Pemerintah akan membuat aturan itu (Perda, Red.),” pungkasnya. (*/ak)


BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 00:20

Sengkarut “Pindah Tangan” Yayasan Stitek

AKHIR-AKHIR ini, Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang diperhadapkan prahara perubahan struktur…

Selasa, 16 Januari 2018 00:18

Soal STITEK Dewan Lakukan Investigasi

KETUA Komisi I DPRD Bontang Agus Haris mengaku tidak akan terlalu masuk ke dalam permasalahan kepengurusan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:15

Polemik STITEK Berdampak ke Mahasiswa

“Intinya dari yayasan terkesan tertutup dan tidak transparansi ke mahasiswa,” Ketua Badan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:14

Yayasan Lama Tidak Transparan Soal Anggaran

TIDAK transparansinya pengelolaan Stitek pada struktur yayasan lama, membuat beberapa pihak menduga…

Senin, 15 Januari 2018 19:24

Bontang Siap UNBK SMP

BONTANG – Tahun ini, siswa kelas 3 SMP se-Bontang akan melaksanakan  UJian Nasional Berbasis…

Senin, 15 Januari 2018 18:58

Gawat, Orangutan Di Hutan Lindung Sungai Lesan Hampir Punah

“Yang menyedihkan, ada satu individu orangutan yang ditemukan pada 2 Agustus 2017 mengalami luka…

Senin, 15 Januari 2018 18:54

Pembangunan Dua Kantor Lurah Akan Dilanjutkan

BONTANG – Dua kantor lurah akan kembali dilanjutkan pembangunannya di tahun ini. Kantor yang akan…

Minggu, 14 Januari 2018 00:23

Spanduk Tidak Merusak, Tak Ditindak

“Sejauh ini tidak merusak estetika kota, kalau merusak baru ditindak,” Amiluddin -- Kepala…

Minggu, 14 Januari 2018 00:22

Bayi yang Diduga Difteri Dipulangkan

“Hasilnya hanya radang tenggorokan saja. Begitu dapat hasil negatif, kami langsung pulangkan karena…

Minggu, 14 Januari 2018 00:18

Bontang Aman Difteri, Diskes Imbau Masyarakat Tetap Waspada

“KLB itu yang menetapkan wali kota, hingga saat ini Bontang masih aman,”  Bahtiar Mabe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .