MANAGED BY:
RABU
18 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 02 Desember 2017 01:28
Pilgub Kaltim Potensi Rawan Konflik

IKP Kaltim Peringkat ke-6, Bawaslu: Tidak Bisa Dianggap Remeh

Foto Galeh Akbar Tanjung (Fahmi Fajri/Bontang Post)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemilihan Gubernur Kaltim 2018 berpotensi rawan konflik. Setidaknya ini bisa dilihat dari rilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada Serentak 2018 yang telah dirilis Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI beberapa waktu lalu. Dalam rilis IKP ini, Bawaslu telah memetakan daerah dengan kerawanan pilkada tinggi, sedang dan rendah.

Sebuah provinsi dikategorikan tinggi kerawanannya jika nilai IKP-nya antara 3,00 hingga 5,00. Sementara Provinsi yang mendapat nilai antara 2,00 sampai 2,99 masuk kategori sedang. Untuk kategori rendah, jika skor IKP-nya antara 0 sampai 1,99 (lihat grafis).

Provinsi Kaltim berdasarkan skor memiliki indeks 2,76 atau peringkat keenam dari 17 provinsi yang melaksanakan pilkada serentak. Penilaian skor IKP merujuk kepada tiga dimensi, yakni penyelenggaraan, kontestasi dan partisipasi dalam pelaksanaan pemilu sebelumnya.

“IKP Kaltim di peringkat keenam. Ini tidak bisa dianggap remeh! Artinya, pelaksanaan Pilkada Kaltim ternyata tidak sekondusif yang dibayangkan. Tentu ini juga akan menjadi perhatian bagi pengawas pemilu untuk melakukan upaya-upaya pencegahan,” ungkap Galeh Abkar Tanjung, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kaltim kepada Metro Samarinda, Jumat (1/12) kemarin.

Galeh menjelaskan, dengan rilis IKP Pilkada Serentak 2018 ini, bisa menjadi alat pemetaan wilayah rawan konflik dan cara mengantisipasinya. Termasuk bagi jajaran Panwaslu Kabupaten Kota se-Kaltim.

Apalagi, kata Galeh, di Pilgub Kaltim, kemungkinan diikuti kandidat dari unsur pejabat Kaltim maupun Aparatur Sipil Negara (ASN). “Bila mereka menjadi calon, kami melihat ada potensi pemanfaatan jabatan atau penggunaan anggaran. Inilah yang akan menjadi fokus pengawasan kami,” tegasnya.

Karena itulah, Galeh mengaku, Bawaslu sudah menginstruksikan kepada Panwaslu Kabupaten Kota se-Kaltim untuk melakukan optimalisasi pencegahan dan pengawasan mulai dari sekarang. “Kami sudah perintahkan untuk melakukan pencegahan agar hal-hal seperti ini tidak terjadi,”sebutnya.  

Sementara kepada KPU, Galeh mengatakan, Bawaslu juga mengingatkan agar KPU menjaga integritas dan profesionalitas sebagai penyelenggara Pilkada. “Saya juga berharap KPU bersikap cermat dan tegas dalam setiap tahapan Pilgub,” pungkasnya. (red) 

IKP Pilkada 2018 Tingkat Kaltim

 

Provinsi                                  Peringkat        Indeks

Papua                                     1                      3,41

Maluku                                   2                      3,25

Kalimantan Barat                  3                      3,04

Sumatra Utara                       4                      2,86

Sulawesi Tenggara                5                      2,81

Kalimantan Timur                 6                      2,76

Maluku Utara                        7                      2,76

Nusa Tenggara Timur           8                      2,70

Jawa Timur                             9                      2,68

Sumatra Selatan                    10                    2,55

Nusa Tenggara Barat            11                    2,54

Sulawesi Selatan                   12                    2,53

Jawa Barat                              13                    2,52

Riau                                         14                    2,46

Lampung                                15                    2,28

Bali                                          16                    2,19

Jawa Tengah                          17                    2,15

 

Kategori Rawan Konflik

Kategori Tinggi          : 3,00 s.d 5,00.

Kategori Sedang        : 2,00 s.d 2,99

Kategori Rendah        : 0 s.d 1,99.

Sumber: Indeks Kerawanan Pemilu Kepala Daerah 2018 Bawaslu RI


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 00:06

Pengedar Sabu Diciduk di Berbas Pantai

BONTANG – Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Hal inilah yang dialami pria…

Rabu, 18 Juli 2018 00:06

Turap Rusunawa Telan Rp 1,2 M

BONTANG – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang menganggarkan penurapan…

Selasa, 17 Juli 2018 19:36
Pemilu 2019

Baru 6 Parpol Daftarkan Caleg

BONTANG - Jelang detik-detik terakhir waktu pendaftaran calon legislatif (caleg), para partai politik…

Selasa, 17 Juli 2018 19:34

Bontang Optimistis Juara di O2SN

BONTANG – Pemkot optimistis kontingen Bontang mampu berprestasi di ajang Olimpiade Olahraga Siswa…

Senin, 16 Juli 2018 21:27

PAGARJAWA Gelar Silaturahmi Akbar 2018

BONTANG – Paguyuban Warga Jogja Istimewa (PAGARJAWA) kota Bontang menggelar kegiatan pertama mereka…

Senin, 16 Juli 2018 21:24

NGERINYA..!! Pelabuhan Tanjung Laut Indah Tercemar

BONTANG – Akibat kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM)…

Senin, 16 Juli 2018 21:22

Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Diimbau Mengantar

BONTANG – Hari ini (16/7) merupakan hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang lebaran 1439…

Senin, 16 Juli 2018 21:21

Posyandu Aulia Tak Punya Gedung

BONTANG - Kondisi posyandu di kota Bontang saat ini masih banyak yang belum memiliki tempat yang strategis,…

Senin, 16 Juli 2018 21:20

Wali Kota Hadiri Silaturahmi Akbar PAGARJAWA

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Minggu  (15/7) kemarin menghadiri Silaturahmi…

Minggu, 15 Juli 2018 00:21

Cabai dan Ayam Belum Stabil

SATU bulan pascalebaran harga beberapa komoditas pangan masih belum stabil. Salah satunya cabai besar.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .