MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Sabtu, 02 Desember 2017 01:28
Pilgub Kaltim Potensi Rawan Konflik

IKP Kaltim Peringkat ke-6, Bawaslu: Tidak Bisa Dianggap Remeh

Foto Galeh Akbar Tanjung (Fahmi Fajri/Bontang Post)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pemilihan Gubernur Kaltim 2018 berpotensi rawan konflik. Setidaknya ini bisa dilihat dari rilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada Serentak 2018 yang telah dirilis Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI beberapa waktu lalu. Dalam rilis IKP ini, Bawaslu telah memetakan daerah dengan kerawanan pilkada tinggi, sedang dan rendah.

Sebuah provinsi dikategorikan tinggi kerawanannya jika nilai IKP-nya antara 3,00 hingga 5,00. Sementara Provinsi yang mendapat nilai antara 2,00 sampai 2,99 masuk kategori sedang. Untuk kategori rendah, jika skor IKP-nya antara 0 sampai 1,99 (lihat grafis).

Provinsi Kaltim berdasarkan skor memiliki indeks 2,76 atau peringkat keenam dari 17 provinsi yang melaksanakan pilkada serentak. Penilaian skor IKP merujuk kepada tiga dimensi, yakni penyelenggaraan, kontestasi dan partisipasi dalam pelaksanaan pemilu sebelumnya.

“IKP Kaltim di peringkat keenam. Ini tidak bisa dianggap remeh! Artinya, pelaksanaan Pilkada Kaltim ternyata tidak sekondusif yang dibayangkan. Tentu ini juga akan menjadi perhatian bagi pengawas pemilu untuk melakukan upaya-upaya pencegahan,” ungkap Galeh Abkar Tanjung, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kaltim kepada Metro Samarinda, Jumat (1/12) kemarin.

Galeh menjelaskan, dengan rilis IKP Pilkada Serentak 2018 ini, bisa menjadi alat pemetaan wilayah rawan konflik dan cara mengantisipasinya. Termasuk bagi jajaran Panwaslu Kabupaten Kota se-Kaltim.

Apalagi, kata Galeh, di Pilgub Kaltim, kemungkinan diikuti kandidat dari unsur pejabat Kaltim maupun Aparatur Sipil Negara (ASN). “Bila mereka menjadi calon, kami melihat ada potensi pemanfaatan jabatan atau penggunaan anggaran. Inilah yang akan menjadi fokus pengawasan kami,” tegasnya.

Karena itulah, Galeh mengaku, Bawaslu sudah menginstruksikan kepada Panwaslu Kabupaten Kota se-Kaltim untuk melakukan optimalisasi pencegahan dan pengawasan mulai dari sekarang. “Kami sudah perintahkan untuk melakukan pencegahan agar hal-hal seperti ini tidak terjadi,”sebutnya.  

Sementara kepada KPU, Galeh mengatakan, Bawaslu juga mengingatkan agar KPU menjaga integritas dan profesionalitas sebagai penyelenggara Pilkada. “Saya juga berharap KPU bersikap cermat dan tegas dalam setiap tahapan Pilgub,” pungkasnya. (red) 

IKP Pilkada 2018 Tingkat Kaltim

 

Provinsi                                  Peringkat        Indeks

Papua                                     1                      3,41

Maluku                                   2                      3,25

Kalimantan Barat                  3                      3,04

Sumatra Utara                       4                      2,86

Sulawesi Tenggara                5                      2,81

Kalimantan Timur                 6                      2,76

Maluku Utara                        7                      2,76

Nusa Tenggara Timur           8                      2,70

Jawa Timur                             9                      2,68

Sumatra Selatan                    10                    2,55

Nusa Tenggara Barat            11                    2,54

Sulawesi Selatan                   12                    2,53

Jawa Barat                              13                    2,52

Riau                                         14                    2,46

Lampung                                15                    2,28

Bali                                          16                    2,19

Jawa Tengah                          17                    2,15

 

Kategori Rawan Konflik

Kategori Tinggi          : 3,00 s.d 5,00.

Kategori Sedang        : 2,00 s.d 2,99

Kategori Rendah        : 0 s.d 1,99.

Sumber: Indeks Kerawanan Pemilu Kepala Daerah 2018 Bawaslu RI


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:57
Polemik Sidrap

Dewan Desak Pemkot Gugat ke MK

“Kalau Sidrap dibawa ke Kutim, artinya melukai UU Otonomi daerah,” Agus Haris, Ketua…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:56
Hut Kota Bontang ke 19

Berebut Kupon di Jalan Sehat

  BONTANG – Jalan sehat peringatan HUT ke-19 Bontang diikuti oleh ribuan warga Kota Taman,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:55

Agus Amir Ditunjuk Pj Sekda

  BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menunjuk Agus Amir sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:21

PARAH!!! Terkapar di Jalan Usai Pesta Miras

BONTANG – Seorang pemuda di bawah umur berinisial DD, warga Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:20

Tersetrum dan Jatuh dari Ketinggian

BONTANG – Nasib Dasuni warga Gunung Sari, Jalan Ahmad Yani bisa dikatakan beruntung. Pasalnya,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:19
Hut Kota Bontang ke 19

Bersama Membangun Bontang

BONTANG –Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:19

Bimbel Gratis Sasar Warga Tak Mampu

BONTANG – Pelajar yang berstatus dari keluarga kurang mampu, menjadi prioritas untuk bisa ikut…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:18

Habitat Orang Utan Makin Kritis

BONTANG – Habitat orang utan yang saat ini semakin kritis akibat makin banyaknya hutan dijarah,…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:29
Hut Kota Bontang ke 19

Dua Perusahaan Raksasa Pembangun Daerah

PEMBANGUNAN di Bontang tak luput dari peran industri migas yang beroperasi di daerah ini. Malahan, dua…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:29
Hut Kota Bontang ke 19

Gammi Bawis, Kuliner Tradisional Mendunia

WISATA tak melulu tentang tempat indah. Melainkan, juga meliputi wisata rasa alias kuliner. Menu Gammi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .