MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Rabu, 06 Desember 2017 00:15
Neni Dukung Pendidikan Wirausaha

Harapkan Ada Perubahan Taraf Hidup Peserta, Minta Terus Dimonitor

MENDUKUNG: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat menyapa salah satu peserta pelatihan PKW. Tampak Neni juga berfoto bersama para peserta pelatihan.(Humas Pemkot)

PROKAL.CO,  

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni membuka dan sekaligus menutup pelatihan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Senin (5/12) lalu. Dari pelatihan tersebut, diharapkan ada perubahan taraf hidup para pesertanya ke depan. Neni juga meminta pihak LKP atau LPK tetap memonitoring para pesertanya.

Dalam sambutannya, Neni menyampaikan atas nama Pemkot Bontang pihaknya menyambut baik dan sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Neni juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksanakan kegiatan PKW. “Khususnya kepada DPC HIPMI Bontang yang berperan sebagai inisiator yang juga mendukung penuh terselenggaranya acara PKW bagi masyarakat Bontang,” jelas Neni.

Neni mengatakan, dirinya berharap agar dukungan seperti itu tidak berhenti di tahun 2017 saja, melainkan dapat dilaksanakan terus secara berkesinambungan setiap tahun dan semakin ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, acara PKW merupakan salah satu wujud dukungan nyata terhadap salah satu program prioritas Pemkot Bontang tahun 2016-2021. Yakni mewujudkan Bontang sebagai smart city dengan peningkatan kualitas SDM, selain green city melalui peningkatan kualitas lingkungan hidup, dan creative city melalui pengembangan kegiatan perekonomian berbasis sektor maritim. “Pelatihan ini saya nilai sangat penting karena diharapkan para calon wirausaha dapat meningkatkan kualitas SDM serta membuka wawasan dan pola pikir, serta tanggap terhadap usaha yang terungkap dalam tindakan nyata,” ujarnya.

Kata dia, permasalahan tenaga kerja yang dihadapi saat ini ialah cukup tingginya jumlah pengangguran di Bontang. Penyebanya, tentu ketidakseimbangan antara jumlah pencari kerja dengan jumlah lowongan pekerjaan. Terlebih, lanjut Neni, jumlah penduduk Bontang yang terus bertambah setiap tahunnya. “Ini perlu diwaspadai, karena populasi daerah sangat mempengaruhi tingginya persaingan untuk mencari kerja. Selain itu belum dipenuhinya lowongan kerja karena SDM yang belum memenuhi kriteria yang dibutuhkan,” bebernya.

Oleh sebab itu, Neni mengatakan Pemkot Bontang melalui OPD yang ada, bekerja sama dengan lembaga kursus dan pelatihan, perusahaan, serta seluruh stakeholders akan terus berusaha meningkatkan kualitas SDM masyarakat Bontang. “Salah satunya dengan penyelenggaraan pelatihan PKW ini,” imbuhnya.

Neni mengharapkan, para peserta pelatihan dapat menyerap pengetahuan dari pelatihan ini, sehingga dapat memberikan semangat dan memotivasi diri untuk membuka usaha baru yang akhirnya menciptakan lapangan kerja. “Hasil yang kami harapkan bagaimana ada perubahan kehidupan atau kesejahteraan dari pelaku ekonomi di Bontang. Bunda ingatkan agar ini jangan hanya untuk habiskan dana APBN atau APBD saja, tetapi, LPK tetap beri pendampingan, untuk memonitor para peserta berapa yang berhasil merubah taraf hidupnya,” tutupnya.(mga)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .