MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Kamis, 07 Desember 2017 00:00
Dua 'Algojo' Pembunuh Rahmadi Divonis Seumur Hidup

Tak Ajukan Banding, Hakim Keluarkan Penetapan

INCRACTH: Polisi melakukan olah TKP tempat Rahmadi ditemukan tewas, tepatnya pada (15/5) lalu.(Dok/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Dua 'algojo' kasus pembunuhan Rahmadi (17) pelajar SMK 1 Bengalon harus menerima hukuman yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Sangatta. Pasalnya, sepekan lebih sejak putusan penjara seumur hidup dibacakan, keduanya tak kunjung mengajukan pembelaan. Sehingga, vonis yang dibacakan majelis yang diketuai Marjani Eldiarti, dengan anggota Andreas Pungky Maradona dan Nurachmat dibantu Septi Novia Arini sebagai panitera pengganti, Selasa (28/11) lalu itu kini berkekuatan hukum tetap.

Seperti diketahui, Alfian Wahyu Mustari Als Pom bin Mustari dan Mochammad Noor Rahman Als Rahman bin M Jebar divonis bersalah karena terbukti melakukan pembunuhan berencana dan sadis. Keduanya yang merupakan rekan korban sendiri itu, harus menjalani hukuman pidana penjara seumur hidup.

"Kini statusnya, Alfian dan Noor menerima putusan yang diputuskan majelis pekan lalu. Kini tinggal kejaksaan yang akan melakukan eksekusi dimana keduanya ditahan,” terang Humas PN Sangatta Andreas Pungky Maradona, kemarin.

Terpisah, Jaksa Andi Aulia Rahman pun membenarkan bahwa baik Alfian maupun Noor tidak ada yang mengajukan pembelaan atas vonis yang diberikan. Itu artinya, sesuai ketentuan maka keduanya dianggap menerima putusan hakim tersebut.

“Jika terpidana banding, kejaksaan juga akan banding. Tapi hingga sekarang belum ada kejelasaan artinya putusan majelis mereka terima,” terang Jaksa Andi yang sebelumnya menuntut Alfian dan Noor penjara selama 20 tahun.

Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Bengalon ini terjadi di Simpang Perdau Bengalon, Senin (15/5) pukul 17.30 Wita. Untuk memuluskan aksinya, kedua pelaku membuat rencana dengan cara mengajak Rahmadi ke arena balapan sepeda motor.

Setelah itu, Rahmadi diajak menikmati sabu. Bahkan Rahmadi yang kali pertama diberi kesempatan menikmati dengan cara membakar. Saat korban jongkok menyalakan korek api, Alfian dan Noor langsung beraksi membunuh Rahmadi dengan berbagi peran. Sesuai hasil rekontruksi yang dilakukan di Mapolres Kutim, terlihat Noor menusuk batang leher korban hingga tembus. Sementara, Alfian berperan memegang kaki korban agar tidak melawan. Setelah korban tewas, keduanya langsung kabur ke sejumlah wilayah, sebelum akhirnya tertangkap dan diadili di meja hijau.(aj)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 00:10

Hasbullah: Teladani Sifat Rasul untuk Kehidupan Bermasyarakat

  SANGATTA – Lebih dari seribu warga terlihat berbondong-bondong memasuki Gang Mandiri 1,…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

SADIS!!! Diduga Selingkuh, Isteri Ditikam lalu Dibacok hingga Tewas

SANGATTA - Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang pria membunuh…

Jumat, 15 Desember 2017 00:08

Kutim Baru Dapat Bankeu Rp 10 M

SANGATTA - Setelah cukup lama bersabar, Pemerintah Kabupaten Kutai PTimur (Pemkab Kutim), kini akhirnya…

Jumat, 15 Desember 2017 00:07

Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

SANGATTA - Penyekatan dan pengejaran yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian…

Jumat, 15 Desember 2017 00:04

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

SANGATTA - Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga tahun dari jeratan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:03

Pemkab Fokus Tingkatkan PAD dari PBB

SANGATTA - Di tengah keadaan defisit fiskal, pemkab terus mengupayakan menggenjot pendapatan daerah…

Jumat, 15 Desember 2017 00:02

DSN Group Beri Modal Investasi Rp 64,5 M

SANGATTA – PT Dewata Sawit Nusantara dan PT Dharma Agrotama Nusantara memberikan dukungan modal…

Kamis, 14 Desember 2017 00:12

Ditikam Pacar di Cafe, Herliana Tewas

SANGATTA - Wanita muda bernama Herlina (26) tewas di cafe Jalan Poros Sangatta Bengalon, Rabu (12/12)…

Kamis, 14 Desember 2017 00:11

Kelangkaan Tabung Melon Kian Parah

SANGATTA- Masyarakat menilai dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kutim tak cukup serius…

Kamis, 14 Desember 2017 00:09

Otak Perampokan Tolak Peragakan Aksinya

SANGATTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta, Selasa (12/12) menggelar proses rekonstruksi kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .