MANAGED BY:
SENIN
18 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Kamis, 07 Desember 2017 00:01
Diduga Tak Wajar, Keluarga Korban Lapor Penyidik

Kasus Lakalantas di Jalan Martadinata

Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SANGATTA - Merasa kematian Ibrahim Sambe (38) tak wajar, keluarga korban pun sepakat mengajukan laporan ke penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kutai Timur (Kutim). Keluarga pun siap jika makam korban harus dibongkar, jika penyidik ingin melakukan proses outopsi.

Sebelumnya, Ibrahim Sembe (38), warga Kampung Tator, Sangatta Utara, dinyatakan meninggal karena kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalan Martadinata, pada 14 November lalu.

“Saya lapor ke serse, karena terlalu banyak kejanggalan pada kematian adik saya (Ibrahim, Red.). Awalnya, disebut kecelakaan tunggal. Kemudian, muncul kenyataan, katanya tabrakan dengan sesama pengendara motor, berinisial Y. Tapi kalau memang orang tabrakan, masak lukanya lobang ke dalam, robek, bahkan jarinya remuk. Sementara kendaraan yang digunakan, lecet pun tidak,” jelas kakak korban Yuliana pada wartawan di Mapolres Kutim kemarin Rabu (6/12).

Menurut dia, kalau memang ada tabrakan, air yang dibonceng di motor pakai jerigen oleh korban harusnya tumpah. Begitu juga dengan makanan yang dibungkus, dan mengantung di motor, juga tidak jatuh. Sehingga, melihat fakta ini dirinya merasa banyak kejanggalan atas kematian adiknya.

“Apalagi, dari hasil foto CT scaner di RSUD Samarinda, tengkorak kepala bagian belakang korban retak. Leher diduga patah. Ada luka di lengan kiri, yang begitu dalam, yang kemudian dijahit, termasuk di betis korban, juga robek. Kalau memang tabrakan, minimal pakaianya ada yang rusak, atau gimana. Begitu juga luka lecet di aspal. Ini tidak ada kerusahan sama sekali. Jadi ada indikasi kalau adik kami ini dibunuh,” katanya.

Oleh karena itu, Yuliana berharap polisi bisa melakukan penyelidikan ulang. Sehingga, penyebab kematian Ibrahim bisa jelas.

"Yang buat kami penasaran, karena hingga kini hasil visum korban itu belum ada juga. Padahal, kasusnya sudah 3 minggu. Jadi kami perlu pembuktian apa penyebab kematian adik kami secara hukum. Kan kalau orang jatuh tabrakan ada luka lecetnya. Ini lukanya luka kedalam. Jadi ada kejanggalan yang harus dibuktikan penegak hukum. Lantas juga tidak boleh terlalu cepat mengambil kesimpulan kalau korban meninggal karena laka. Sementara visumnya saja tidak ada,” tegas Yuliana.

Terkait dengan laporan keluarga korban Ibrahim, Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena mengatakan belum bisa memberikan keterangan.

“Kasus ini kan ditangani Lantas. Orangnya sudah diamankan. Sekarang ada dugaan lain kematian korban, maka saya perlu melakukan penyelidikan dari awal. Karena laporannya baru masuk, maka saya akan segera melakukan koordinasi dengan lantas,” katanya. (aj)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 00:10

Hasbullah: Teladani Sifat Rasul untuk Kehidupan Bermasyarakat

  SANGATTA – Lebih dari seribu warga terlihat berbondong-bondong memasuki Gang Mandiri 1,…

Jumat, 15 Desember 2017 00:10

SADIS!!! Diduga Selingkuh, Isteri Ditikam lalu Dibacok hingga Tewas

SANGATTA - Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang pria membunuh…

Jumat, 15 Desember 2017 00:08

Kutim Baru Dapat Bankeu Rp 10 M

SANGATTA - Setelah cukup lama bersabar, Pemerintah Kabupaten Kutai PTimur (Pemkab Kutim), kini akhirnya…

Jumat, 15 Desember 2017 00:07

Cemburu, Pacar Ditikam Hingga Tewas

SANGATTA - Penyekatan dan pengejaran yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian…

Jumat, 15 Desember 2017 00:04

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Akhirnya Ditangkap

SANGATTA - Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga tahun dari jeratan…

Jumat, 15 Desember 2017 00:03

Pemkab Fokus Tingkatkan PAD dari PBB

SANGATTA - Di tengah keadaan defisit fiskal, pemkab terus mengupayakan menggenjot pendapatan daerah…

Jumat, 15 Desember 2017 00:02

DSN Group Beri Modal Investasi Rp 64,5 M

SANGATTA – PT Dewata Sawit Nusantara dan PT Dharma Agrotama Nusantara memberikan dukungan modal…

Kamis, 14 Desember 2017 00:12

Ditikam Pacar di Cafe, Herliana Tewas

SANGATTA - Wanita muda bernama Herlina (26) tewas di cafe Jalan Poros Sangatta Bengalon, Rabu (12/12)…

Kamis, 14 Desember 2017 00:11

Kelangkaan Tabung Melon Kian Parah

SANGATTA- Masyarakat menilai dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kutim tak cukup serius…

Kamis, 14 Desember 2017 00:09

Otak Perampokan Tolak Peragakan Aksinya

SANGATTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta, Selasa (12/12) menggelar proses rekonstruksi kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .