MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 07 Desember 2017 00:01
Diduga Tak Wajar, Keluarga Korban Lapor Penyidik

Kasus Lakalantas di Jalan Martadinata

Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, SANGATTA - Merasa kematian Ibrahim Sambe (38) tak wajar, keluarga korban pun sepakat mengajukan laporan ke penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kutai Timur (Kutim). Keluarga pun siap jika makam korban harus dibongkar, jika penyidik ingin melakukan proses outopsi.

Sebelumnya, Ibrahim Sembe (38), warga Kampung Tator, Sangatta Utara, dinyatakan meninggal karena kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalan Martadinata, pada 14 November lalu.

“Saya lapor ke serse, karena terlalu banyak kejanggalan pada kematian adik saya (Ibrahim, Red.). Awalnya, disebut kecelakaan tunggal. Kemudian, muncul kenyataan, katanya tabrakan dengan sesama pengendara motor, berinisial Y. Tapi kalau memang orang tabrakan, masak lukanya lobang ke dalam, robek, bahkan jarinya remuk. Sementara kendaraan yang digunakan, lecet pun tidak,” jelas kakak korban Yuliana pada wartawan di Mapolres Kutim kemarin Rabu (6/12).

Menurut dia, kalau memang ada tabrakan, air yang dibonceng di motor pakai jerigen oleh korban harusnya tumpah. Begitu juga dengan makanan yang dibungkus, dan mengantung di motor, juga tidak jatuh. Sehingga, melihat fakta ini dirinya merasa banyak kejanggalan atas kematian adiknya.

“Apalagi, dari hasil foto CT scaner di RSUD Samarinda, tengkorak kepala bagian belakang korban retak. Leher diduga patah. Ada luka di lengan kiri, yang begitu dalam, yang kemudian dijahit, termasuk di betis korban, juga robek. Kalau memang tabrakan, minimal pakaianya ada yang rusak, atau gimana. Begitu juga luka lecet di aspal. Ini tidak ada kerusahan sama sekali. Jadi ada indikasi kalau adik kami ini dibunuh,” katanya.

Oleh karena itu, Yuliana berharap polisi bisa melakukan penyelidikan ulang. Sehingga, penyebab kematian Ibrahim bisa jelas.

"Yang buat kami penasaran, karena hingga kini hasil visum korban itu belum ada juga. Padahal, kasusnya sudah 3 minggu. Jadi kami perlu pembuktian apa penyebab kematian adik kami secara hukum. Kan kalau orang jatuh tabrakan ada luka lecetnya. Ini lukanya luka kedalam. Jadi ada kejanggalan yang harus dibuktikan penegak hukum. Lantas juga tidak boleh terlalu cepat mengambil kesimpulan kalau korban meninggal karena laka. Sementara visumnya saja tidak ada,” tegas Yuliana.

Terkait dengan laporan keluarga korban Ibrahim, Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena mengatakan belum bisa memberikan keterangan.

“Kasus ini kan ditangani Lantas. Orangnya sudah diamankan. Sekarang ada dugaan lain kematian korban, maka saya perlu melakukan penyelidikan dari awal. Karena laporannya baru masuk, maka saya akan segera melakukan koordinasi dengan lantas,” katanya. (aj)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 21:11

Animo Tinggi, Jadwal Perintis Bakal Ditambah

SANGATTA - Melihat tingginya animo masyarakat Kutai Timur (Kutim) dalam menggunakan jasa penerbangan,…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:08

Wabup Sentil ASN

SANGATTA – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) merupakan kewajiban bagi Aparatur…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:06

Deskarah Juarai Santan Cup III

SANGATTA - Deskarah FC berhasil menjadi juara I di ajang Santan Cup III, Senin (13/8). Bermain di lapangan…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:05

DLH Temukan Terowongan “Rahasia”

SANGATTA- Hasil identifikasi Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:03

Jelang Kurban, Seluruh Sapi Dipastikan Sehat

  SANGATTA - Seluruh sapi kurban yang datang ke Kutai Timur (Kutim) dicek kesehatannya. Mata, mulut,…

Senin, 13 Agustus 2018 18:49

Dissos Beri Bantuan 80 Lansia

SANGATTA - Dari 5.021 lansia yang tercatat di Dinas Sosial (Dissos), 80 di antaranya dimanjakan Pemkab…

Senin, 13 Agustus 2018 18:46
Kabar Haji 2018

Kondisi Terkini Calhaj Kutim Jelang Ibadah Haji

MAKKAH - Calon Jemaah Haji (Calhaj) Kutim yang tergabung dalam kloter 4 Balikpapan, mengikuti pemeriksaan…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:22

Ladies di THM Banyak Tak Miliki KTP

SANGATTA - Banyak pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) kerap terjaring razia yustisi yang dilakukan Satpol…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:22
Pileg 2019

Mulai Menjamur, Panwaslu Perketat Pengawasan APK

SANGATTA - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Timur (Panwaslu Kutim) akan memperketat pengawasan…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:22
Pileg 2019

Bacaleg Boleh Diganti, Asal.....

SANGATTA - Sejumlah persiapan gencar dilakukan oleh KPU Kutim jelang pemilu serentak 2019 mendatang.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .