MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 12 Desember 2017 00:05
Kebakaran Margo Makan dua Korban

14 Barakan Ludes jadi Arang

SI JAGO MERAH MENGAMUK: Barakan 14 pintu di RT 18 Jalan Margo Santoso Gang 12 Sangatta dilalap si jago merah, Senin (11/12) kemarin. Petugas pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan api.(FOTO-FOTO: IST)

PROKAL.CO,  

SANGATTA - Pak Sarju Winarno, warga RT 18 Jalan Margo Santoso Gang 12 Sangatta Utara tengah mendapatkan ujian. Barakan (rumah kontrakan) 14 pintu miliknya habis terbakar. Terparah, dua orang penguhi kontrakan menjadi korban.

Diri informasi yang didapat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kutim, masing masing korban sesak napas dan mengalami luka bakar. Keduanya adalah, Kadiarto yang mengalami luka ringan dan Suharnani karena gangguan penyakit Asma.

Kepala Dinas PMK dan Penyelamatan Kutim, Rizali Hadi menerangkan, total ada 23 orang yang tinggal di bangunan semi permanen milik Sarju Winarno (60). Dari 23 korban itu,  terdapat balita 3 orang, pelajar SD 1 orang.

“Sementara kerugian keseluruhan mencapai Rp500 Juta,” bebernya.

Untuk dapat menguasai api, kata Rizali, pihaknya mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakarannya. Sehingga dalam waktu 15 menit sudah bisa diblokir dan tidak menjalar ke bangunan lain.  

"Untuk para korban kebakaran, Dinas Sosial Kutim melalui Tagana sudah melakukan pendataan. Sementara bantuan warga mulai dihimpun melalui Ketua RT," tambah Rizali.

Kepala Bidang Kebakaran dan Penyelamatan DPKP, Joko Sutikno menambahkan, informasi awal diduga api berasal dari ledakan kompor. Akibat kebakaran ini,” katanya.

Dari infornasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekira pukul 07.20 wita pagi tadi. Mendapatkan kabar tersebut, DPKP langsung menerjunkan  empat unit mobil pemadam kebakaran. Tak cukup waktu lama, si jago merah berhasil ditaklukkan.

"Beruntung tidak terisi semua barakannya. Hanya sembilan pintu saja yang terisi. Lima pintu kosong.  Jadi cukup meminimalisir bertambahnya korban. Mudahan saja dua korban tersebut tudak apa apa," harapnya.

Sementara itu, pemilik rumah Sarju Winarno membenarkan jika rumah barakan yang dimilikinya sudah ludes terbakar.

Cukup berat menerima ujian tersebut. Pasalnya, sebagian riskinya bersumber dari barakan yang sudah lama dibangunnya tersebut.

"Tapi mau bagai mana lagi. Semua sudah terjadi. Mungkin ini sudah ujian buat saya. Intinya banyak banyak bersyukur saja," katanya.

Disinggung saat kejadian, dirinya mengaku tidak mengetahui pasti. Sebab tidak berada lokasi. Terlebih dirinya tidak menempati salah satu barakan tersebut.

"Saya tidak tau. Karena tidak berada ditempat. Dapat informasi saja kebakarannya. Tetapi sudahlah. Saya yakin, Allah memberi, dia pula yang mengambulnya," katanya lapang. (aj/dy)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .