MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Rabu, 13 Desember 2017 00:10
Neni Pimpin Munas III AKKOPSI

City Sanitation Summit XXVI

MUNAS III AKKOPSI: Wali Kota Neni Moernieni saat memimpin Munas III AKKOPSI di Makassar. MENANDATANGANI PRASASTI: Wali Kota Hj Neni Moerniaeni menandatangani prasasti kesepakatan Makassar hasil CSS XVII dan Munas AKKOPI III. (ANDI Y/HUMAS BONTANG)

PROKAL.CO, MAKASSAR – Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) menyelenggarakan City Sanitation Summit XVII yang dirangkaikan dengan Musyawarah Nasional (Munas) ke III di Ball Room Four Point Sheraton, Jalan Landak Baru, Makassar, Selasa (12/12) kemarin.

Hadir pada Munas AKKOPSI yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo adalah Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni bersama bupati dan wali kota se Indonesia berikut Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata, Dirjen Cipta Karya, Kementerian Sri Hartoyo, Dirjen Bina Bangda, Kementerian Dalam Negeri Diah Indrajati, Direktur Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan Imran Agus Nurali.

Dalam sambutannya Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh AKKOPSI dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Dalam rangka pemenuhan target Akses Universal Sanitasi dan Penurunan Prevalensi Stunting pada tahun 2019, serta untuk mendorong peningkatan kualitas hidup seluruh warga negara Indonesia.

“Dengan sanitasi yang bersih maka saya yakin masyarakat pun akan menjadi nyaman. Pemenuhan sanitasi ini adalah hal yang sangat penting dan wajib lah Pemerintah hadir untuk memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat. Itu bisa terwujud dengan visi dan misi yang kuat serta komitmen bupati dan wali kota dalam membangun sanitasi di daerahnya masing – masing, untuk itu saya yakin melalui AKKOPSI dengan dukungan seluruh masyarakat di kabupaten dan kota di Indonesia masalah sanitasi bisa diatasi dan masyarakat bisa menikmati yang namanya sanitasi nyaman,” ungkapnya.

Sementara itu Neni Moerniaeni  menyampaikan,  bahwa Pemerintah Kabupaten dan kota adalah nahkoda pembangunan di daerah, termasuk dalam penyediaan akses sanitasi dan air minum. Karena itu seluruh sumberdaya harus dikonsolidasikan dan disinkronkan dengan portofolio kabupaten dan kota yang sudah dituangkan dalam dokumen SSK.

“Kami Pemerintah Daerah berkomitmen mensinergikan program-program sanitasi dan air minum dengan program-program stunting dan penanggulangan kemiskinan, untuk meningkatkan pencapaian outcome secara lebih efektif untuk kepentingan dan kenyaman masyarakat di Indonesia termasuk di Kota Taman. Namun demikian seluruh program sanitasi yang kita rencanakan ini tidak akan berjalan sesuai dengan harapan tanpa dukungan Pemerintah Pusat,” terang Neni

Lebih lanjut Neni Moerniaeni menyampaikan, bahwa dalam pelaksanaan Munas Moh. Ramdhan Danny Pomanto, Wali Kota Makassar dan Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum dan Sekretaris AKKOPSI  dan jambi menjadi tuan rumah SSC ke XVIII tahun 2018

“Kami berharap pengurus yang baru ini akan semakin memajukan AKKOPSI dan menghantarkan Indonesia sebagai negara yang sanitasinya lebih baik dari negara lain,” ungkapnya. (Hms7)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .