MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 14 Desember 2017 00:09
Otak Perampokan Tolak Peragakan Aksinya

Polsek Rekonstruksi Kasus Perampokan Keluarga Sabara

MENOLAK: Suasana rekonstruksi perampokan yang menimpa Sabara, warga Dusun Sungai Redan, Teluk Pandan.(Foto: Ist)

PROKAL.CO, SANGATTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta, Selasa (12/12) menggelar proses rekonstruksi kasus perampokan terhadap Sabara (59) warga Dusun Sungai Redan Kecamatan Teluk Pandan. Dalam kasus tersebut polisi menetapkan empat tersangka, yakni Her alias Boy, Da, Al dan Cu. Meskipun begitu, dalam rekonstruksi yang dipimpin Kapolsek Sangatta Iptu Slamet Riyadi itu, hanya diperagakan oleh tersangka Da dan Al. Sedangkan Har, diduga sebagai otak perampokan tak bersedia memperagakan apa yang dilakukan kawannya kecuali menyaksikan, adegan demi adegan. Sedangkan Cu hingga saat ini masih dalam buruan polisi.

"Dari empat tersangka, Har diketahui seorang residivis. Selain itu tersangka Ca masih dalam pencarian," terang Slamet usai rekonstruksi.

Didampingi Kanit Reskrim Iptu Arifalutama, dia menerangkan, rekontruksi ini dilakukan untuk melengkapi hasil pemeriksaan. Selain itu, pencocokan dengan pengakuan tersangka serta saksi.

“Rekontruksi untuk melihat kecocokan keterangan tersangka selama ini. Hasilnya ternyata tidak jauh berbeda. Termasuk bagaimana tersangka membekap Sabara, serta memukul Hasri dengan linggis,” beber kapolsek.

Kasus perampokan yang terjadi setahun lalu itu atau tepatnya, Minggu 25 Desember 2016 dini hari itu, sempat mengegegerkan  warga Dusun Sungai Redan. Terlebih uang yang dirampok kecil sementara Sabara yang kesehariannya petani, harus merengang nyawa.

Dalam adegan yang dilakukan, aksi perampokan dimulai dari pertemuan keempat tersangka. Kemudian tersangka Har menyerahkan kunci mobil kepada Al. Dengan alasan mencari uang, ke 4 tersangka sempat keliling Bontang termasuk menelusuri Jalan Poros Bontang – Samarinda 

“Setelah dilakukan rekontruksi, berkas dan tersangka nantinya disampaikan ke kejaksaan,” terang tambah Slamet.

Sementara, tersangka Al mengaku, hanya disuruh mengantarkan ketiga rekannya itu untuk mencari uang. Mengingat, saat itu tersangka Har tengah butuh uang untuk membiayai biaya pembebasan lahan milik keluarganya di Kukar.

“Saat keliling dari Jalan poros Bontang – Sangatta, kami stop di rumah keluarga Sabara. Ketika Har, Da dan Cu turun ke pondok, saya langsung jalan ke Bontang. Jadi tidak tahu jika mereka ingin merampok," ucap Al.

Sebelumnya, upaya pencarian terhadap tersangka kasus perampokan di Dusun Danau Redan ternyata membuahkan hasil. Tim gabungan Polsek Sangatta, Polres Kutim dan Polres Kukar berhasil membekuk MA, Da dan Her  awal bulan November lalu. (aj)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 17:57

Pasca Disorot Terkait Limbah Oli, RSUD Bersih-Bersih Parit

SANGATTA – Seusai kebakaran beberapa waktu lalu, RSUD Kudungga segera ambil tindakan. Parit yang…

Kamis, 16 Agustus 2018 17:56

Cegah Penyakit Sapi, Vaksinasi Tiap Tahun

SANGATTA - Hasil dari pemeriksaan kesehatan sapi di sejumlah penjual hewan kurban Sangatta, dipastikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:11

Animo Tinggi, Jadwal Penerbangan Perintis Bakal Ditambah

SANGATTA - Melihat tingginya animo masyarakat Kutai Timur (Kutim) dalam menggunakan jasa penerbangan,…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:08

Wabup Kutai Timur Sentil ASN, Soal Apa?

SANGATTA – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) merupakan kewajiban bagi Aparatur…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:06

Deskarah Juarai Santan Cup III

SANGATTA - Deskarah FC berhasil menjadi juara I di ajang Santan Cup III, Senin (13/8). Bermain di lapangan…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:05

DLH Temukan Terowongan “Rahasia”

SANGATTA- Hasil identifikasi Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:03

Jelang Kurban, Seluruh Sapi Dipastikan Sehat

  SANGATTA - Seluruh sapi kurban yang datang ke Kutai Timur (Kutim) dicek kesehatannya. Mata, mulut,…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:05

DLH Masih Tunggu Hasil Tim di Lapangan

SANGATTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim ogah memberikan tanggapan jauh terkait tumpahan oli di…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:04

RSUD Kudungga Bantah Buang Limbah Oli ke Parit Sekitar

SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta membantah jika limbah oli yang berada jauh…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:04

Minim Pengelolaan Sampah, Kutim Tak Raih Adipura

SANGATTA - Tahun ini, Kutim dipastikan belum meraih Adipura. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .