MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Rabu, 20 Desember 2017 00:23
Wawali: Bela Negara Tak Hanya dengan Senjata

Upacara Peringatan Hari Bela Negara

BACAKAN: Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase saat menjadi inspektur upacara di Peringatan Hari Bela Negara, Selasa (19/12).(DOK/HUMAS PEMKOT)

PROKAL.CO, BONTANG – Upacara Peringatan Hari Bela Negara dilaksanakan di halaman eks kantor Wali Kota Lama, Jalan Awang Long, kemarin (19/12). Adapun Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase bertindak sebagai inspektur upacara.

Ia mengajak agar senantiasa belajar dari sejarah perjuangan bangsa. Bahwasannya Indonesia bisa berdiri tegak sebagai bangsa yang berdaulat karena berkobarnya semangat beIa negara dari seluruh rakyat Indonesia.

“Sejarah juga teIah mencatat bahwa membela negara bukan hanya dapat dilakukan dengan kekuatan senjata,” kata Basri ketika membaca sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam peringatan Hari Bela Negara.

Membela negara juga dapat diiakukan dalam bentuk Iain seperti pengabdian di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya, Iingkungan dan Iainnya. Di masa sekarang, tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah maupun keselamatan bangsa Indonesia, tidak lagi bersifat tradisional atau ancaman militer. Melainkan sudah bersifat multidimensional dan berada di setiap lini kehidupan.

“Bentuk aktualisasi kecintaan kepada Tanah Air atau patriotisme dan nasionalisme, tentu jauh berbeda dengan era periuangan para pendahulu kita,” tambahnya.

Tantangan  yang dihadapi semakin kompleks seiring kemudahan dan kecanggihan akses digitalisasi intenet telah mengubah lanskap politik, ekonomi, dan sosial-budaya. Oleh sebab itu, diperlukan sikap kritis terhadap oknum yang hendak memecah-belah bangsa, merendahkan martabat bangsa, dan senantiasa waspada terhadap upaya infiltrasi ideologi dengan cara-cara yang sangat halus dan kekinian.

“Generasi muda sebagai calon pemimpin di masa mandatang, harus cinta tanah air, menjaga NKRl dan menjadi yang terbaik di bidangnya masing-masing,” paparnya.

Untuk mewujudkannya, kesadaran beIa negara menjadi penting untuk ditanamkan sebagai landasan sikap mentaI dan perilaku bangsa Indonesia. Hal ini merupakan bentuk revolusi mental, sekaIigus untuk membangun daya tangkaI bangsa, terutama dalam menghadapi kompIeksitas dinamika ancaman dan untuk mewujudkan ketahanan nasionaI.

“Menginginkan beIa negara menjadi sebuah kesadaran nasional dan gerakan nasionaI. Sebagai bentuk tanggung jawab kita semua dalam mempertahankan negara,” tuturnya.

Dalam upacara ini, turut dihadiri oleh beberapa pejabat di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bontang, Forkompinda, Korpri, organisasi masyarakat, serta para pelajar. (*/ak)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .