MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Jumat, 05 Januari 2018 00:05
Susahnya Mahasiswa Jaman Now
Nur 'Aini Mahasiswi Jurusan Tarbiya Prodi PAI

PROKAL.CO, Oleh:

Nur 'Aini
Mahasiswi Jurusan Tarbiya Prodi PAI

 

Ketika harga cabe naik, solusi yang ditawarkan ialah menanam sendiri. Ketika daging langka baru-baru ini, disarankan mengganti dengan keong sawah, beras langka katanya diet aja, listrik mahal, maka jangan pake listrik, belum lagi uji coba gas 3 kg non -subsidi alias cabut subsidi.

Fenomena seperti ini untuk seorang Mahasiswa, menimbulkan masalah besar. Dimana mahasiswa sibuk ngurusin skripsi; mulai dari cari referensi dan data di perpustakaan baik di kampus dan daerah sangat tidak menunjang, mencari data langsung ke pakarnya, sampai harus memikirkan ongkosnya yang banyak serta revisi berkali-kali. Di tengah urusan itu, mahasiswa juga harus memikirkan soal pangan.

Negeri yang kaya dan melimpah dengan sumber daya alam, tapi rakyatnya merasakan kekurangan dan kelangkaan sumber daya yang seharusnya tidak terjadi. Sebagai contoh, gas elpiji yang langka diberbagai daerah. Namun, solusi-solusi yang ditawarkan sangat pragmatis.

Lalu, bagaimana dengan nasib mahasiswa yang dihadapkan pada pilihan antara pendidikan dan makan? Tak jarang, para mahasiswa pun bekerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Sehingga, pemikiran mereka terbagi antara belajar dan bekerja memenuhi kebutuhan. Karena mereka tahu, pahitnya menjalani dunia tanpa pendidikan. Ditambah, dalam Islam menuntut ilmu merupakan kewajiban. Rasulullah SAW bersabda, ‘Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan,’ (HR. Ibnu Abdil Barr).

Disebutkan dalam sejarah, bahwa Islam pernah berjaya berabad abad lamanya dan mencapai 2/3 dunia, kebayang betapa hebatnya para ilmuan dan cendikiawan muslim. Seperti Ibnu Al-Haitsami sang sarjana di bidang teknik sipil, Abu Qosim Al-Zahrawi menciptakan alat-alat bedah dalam dunia kedokteran, Abbas Ibnu Firnas pakar dalam bidang teknik mesin, astronomi, musik, sastra bahkan ilmu penerbangan sekaligus dan masih banyak lagi keilmuan lainnya.

Kebayang betapa megahnya buatan mereka, dan sungguh seriusnya mereka dalam mengembangkan pendidikan yang sampai hari ini masih sering kita jumpai hasil karya mereka dalam kehidupan kita. Karena negara memang mendukung dan memberikan kontribusi fasilitas dan dana yang dibutuhkan untuk lembaga, dosen, mahasiswa, perpustakaan, tempat belajar yang memadai, sampai memberikan uang pendidikan untuk mahasiswanya. Kebutuhan pokok sudah di tangung negara alias gratis untuk rakyatnya. Jadi tidak pusing lagi dengan urusan ekonomi; dana kuliah, tempat tinggal, pakaian, dan makan.

Sistem saat ini dari sisi perekonomian gagal dan dari sisi pendidikan pun gagal. Maka sangat jelas akar masalah ialah terletak pada sistem. Berbeda dengan Islam. Islam mempunyai aturan/sistem yang dapat mencegah dan memperbaiki permasalahan mulai dari akar permasalahannya, bukan cuma masalah cabang. Seperti permasalahan pendidikan akan berkaitan juga dengan masalah ekonomi, dengan politik. Karena semuanya saling berkaitan. Kita selamatkan Indonesia dengan syariah, kembali pada solusi yang shohih, yang merupakan janji Allah SWT dan bisyaroh Rasulullah SAW. Karna Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

Wallahu a’lam. (*)


BACA JUGA

Minggu, 28 Januari 2018 00:00

Urgensi Penerapan Jam Malam

Penulis: Yakub Fadillah, S.IP  SELASA 23 Januari 2018 terjadi sebuah peristiwa penting bagi gerakan…

Senin, 08 Januari 2018 19:21

HIV/AIDS: Ujian atau Azab

Oleh:  Dian Eliasari, S.Km Pendidik Judul unik di atas terinspirasi dari pertanyaan salah seorang…

Minggu, 07 Januari 2018 00:50

Jahiliah Zaman Now

Oleh: Nurul Inayah, SEI Tenaga Kontrak Kementerian Agama Kota Bontang  Istilah Jahiliah zaman now…

Sabtu, 06 Januari 2018 00:47

dengan Cooperative Learning Tipe TPS (Thing, Pair, Share)

Catatan:  Titik Sudarmini, S.Pd SMA N 1 Bontang - Kalimantan Timur Jl. DI Panjaitan Gg Piano 11…

Sabtu, 23 Desember 2017 23:06

“Zaman Now VS Zaman Batu”

Oleh: Nur’Amal Guru Al-Quran Cahaya Fikri Bontang Polemik negeri ini kian hari semakin melemahkan…

Sabtu, 23 Desember 2017 00:01

Selamat Hari Ibu

Catatan  Oleh: Lisnawati Ketua Kohati Badko Kaltimtara SUATU budaya patriarki, banyak beranggapan…

Jumat, 08 Desember 2017 00:38

Pentingnya MCU bagi Karyawan

Penulis: Dr Yunita Kabid Pelayanan RS Amalia   Medical Check Up (MCU) adalah pemeriksaan kesehatan…

Jumat, 01 Desember 2017 01:06

Fokus COP23: Tekan Jumlah Emisi Berarti Menekan Gas Rumah Kaca

Efek rumah kaca yang menjadi pokok utama bahasan pertemuan COP23 tidak lepas dari kacamata Sofyan Hasdam…

Jumat, 01 Desember 2017 01:01

Terima Kasih, Guru

Oleh: N Yahya Yabo  Sejati dalam pekerjaan yang paling mulia dan berjasa adalah guru. Pintu gerbang…

Kamis, 30 November 2017 00:18

Mengapa COP21 Lebih Populer dan Pengaruh Kemenangan Donal Trump

Banyak konsep telah dirumuskan di setiap pertemuan COP. Tapi menurut Sofyan Hasdam yang dijabarkan dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .