MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Jumat, 05 Januari 2018 00:05
Susahnya Mahasiswa Jaman Now
Nur 'Aini Mahasiswi Jurusan Tarbiya Prodi PAI

PROKAL.CO, Oleh:

Nur 'Aini
Mahasiswi Jurusan Tarbiya Prodi PAI

 

Ketika harga cabe naik, solusi yang ditawarkan ialah menanam sendiri. Ketika daging langka baru-baru ini, disarankan mengganti dengan keong sawah, beras langka katanya diet aja, listrik mahal, maka jangan pake listrik, belum lagi uji coba gas 3 kg non -subsidi alias cabut subsidi.

Fenomena seperti ini untuk seorang Mahasiswa, menimbulkan masalah besar. Dimana mahasiswa sibuk ngurusin skripsi; mulai dari cari referensi dan data di perpustakaan baik di kampus dan daerah sangat tidak menunjang, mencari data langsung ke pakarnya, sampai harus memikirkan ongkosnya yang banyak serta revisi berkali-kali. Di tengah urusan itu, mahasiswa juga harus memikirkan soal pangan.

Negeri yang kaya dan melimpah dengan sumber daya alam, tapi rakyatnya merasakan kekurangan dan kelangkaan sumber daya yang seharusnya tidak terjadi. Sebagai contoh, gas elpiji yang langka diberbagai daerah. Namun, solusi-solusi yang ditawarkan sangat pragmatis.

Lalu, bagaimana dengan nasib mahasiswa yang dihadapkan pada pilihan antara pendidikan dan makan? Tak jarang, para mahasiswa pun bekerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Sehingga, pemikiran mereka terbagi antara belajar dan bekerja memenuhi kebutuhan. Karena mereka tahu, pahitnya menjalani dunia tanpa pendidikan. Ditambah, dalam Islam menuntut ilmu merupakan kewajiban. Rasulullah SAW bersabda, ‘Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan,’ (HR. Ibnu Abdil Barr).

Disebutkan dalam sejarah, bahwa Islam pernah berjaya berabad abad lamanya dan mencapai 2/3 dunia, kebayang betapa hebatnya para ilmuan dan cendikiawan muslim. Seperti Ibnu Al-Haitsami sang sarjana di bidang teknik sipil, Abu Qosim Al-Zahrawi menciptakan alat-alat bedah dalam dunia kedokteran, Abbas Ibnu Firnas pakar dalam bidang teknik mesin, astronomi, musik, sastra bahkan ilmu penerbangan sekaligus dan masih banyak lagi keilmuan lainnya.

Kebayang betapa megahnya buatan mereka, dan sungguh seriusnya mereka dalam mengembangkan pendidikan yang sampai hari ini masih sering kita jumpai hasil karya mereka dalam kehidupan kita. Karena negara memang mendukung dan memberikan kontribusi fasilitas dan dana yang dibutuhkan untuk lembaga, dosen, mahasiswa, perpustakaan, tempat belajar yang memadai, sampai memberikan uang pendidikan untuk mahasiswanya. Kebutuhan pokok sudah di tangung negara alias gratis untuk rakyatnya. Jadi tidak pusing lagi dengan urusan ekonomi; dana kuliah, tempat tinggal, pakaian, dan makan.

Sistem saat ini dari sisi perekonomian gagal dan dari sisi pendidikan pun gagal. Maka sangat jelas akar masalah ialah terletak pada sistem. Berbeda dengan Islam. Islam mempunyai aturan/sistem yang dapat mencegah dan memperbaiki permasalahan mulai dari akar permasalahannya, bukan cuma masalah cabang. Seperti permasalahan pendidikan akan berkaitan juga dengan masalah ekonomi, dengan politik. Karena semuanya saling berkaitan. Kita selamatkan Indonesia dengan syariah, kembali pada solusi yang shohih, yang merupakan janji Allah SWT dan bisyaroh Rasulullah SAW. Karna Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

Wallahu a’lam. (*)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 00:10

Teroris dan Ketidakadilan

Oleh: Dhedy Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT)  TAK ada asap kalau tidak ada api. …

Kamis, 03 Mei 2018 00:25

Pers Indonesia “Belum Merdeka”

EDITORIAL Oleh: Muhammad Zulfikar Akbar, Redaktur Pelaksana Bontang Post  TAK banyak yang mengetahui,…

Sabtu, 28 April 2018 00:04

Paslon Tak Banyak Keluar Biaya, Semangatnya Tak Ada Korupsi

Catatan: Agus Susanto S, Hut Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bontang  Tahapan Kampanye…

Sabtu, 28 April 2018 00:04

Hutan Indonesia, Milik Siapa?

Oleh: Nurul Inayah, SEI  Bukan Amien Rais atau Prabowo Subianto, namun kali ini Siti Nurbaya Bakar…

Sabtu, 28 April 2018 00:04

Jalan Pikiran

Oleh: Dian eliasari, S.KM Pendidik “Menjalankan demokrasi tidak dapat dilakukankan dengan…

Sabtu, 28 April 2018 00:03

Saat Keperawanan Tak Lagi Punya Arti

Oleh Lifa Umami, SHI Ibu Rumah Tangga Situs Cinderella Escorts (CE) tentu sudah tidak asing lagi bagi…

Kamis, 26 April 2018 00:15

Masalah–masalah Pembelajaran yang Terpantau melalui Kegiatan Supervisi

Oleh:  Suyanik, M.Pd (Guru SMAN 1 Bontang) Pengalaman mengajar guru selama puluhan tahun tidak…

Sabtu, 21 April 2018 00:01

Perempuan dan Diskriminasi

Oleh Nirmaya Deasari             Saat ini telah memasuki tahun…

Sabtu, 14 April 2018 00:14

Mahasiswa Taat Syariat atau Radikal

Catatan Oleh nur’aini  Mahasiswa Jurusan Tarbiya Prodi PAI. Sangatta Assalamu’alaikum…

Rabu, 11 April 2018 00:05

Jalan Pikiran

Dian eliasari, S.KM Pendidik “Menjalankan demokrasi tidak dapat dilakukan dengan membangun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .