MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 07 Januari 2018 00:49
Pelabuhan Kenyamukan Rawan Makan Korban

Causeway Rusak, Jadi Arena Terjun ke Laut Tanpa Pengaman

BAHAYA: Suasana Pelabuhan Kenyamukan di sore hari. Serta terlihat saat anak anak remaja nekat menceburkan diri ke laut dari dermaga. (DHEDY/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Pelabuhan Kenyamukan yang terletak di Dusun Kenyamukan, Desa Sangatta Utara ditengarai rawan bakal memakan korban jiwa.

Pasalnya, causeway atau jalan lintas atau dam menuju pelabuhan utama masih rusak parah. Tengah causeway belum tertimbun. Masih menyerupai embung air. Hanya sisi kiri dan kanan yang di cor tidak sempurna.

Bagian sisi kiri itulah yang dilewati warga untuk menuju pelabuhan. Begitupun sebaliknya. Sebab bagian kanan belum dapat digunakan. Baik berjalan kaki maupun menggunakan roda dua.

Cor coran tersebut hanya berukuran sekira 1,5 meter. Pas pasan dilewati satu kendaraan. Itupun membuat hati was was. Sebab, sisi kiri dan kanan tampak seperti jurang. Bagian kiri laut dan kanan lubang causeway.

Parahnya, jalan darurat tersebut tidak mulus. Penuh lubang dan bebatuan yang menonjol. Meskipun begitu, warga tutup mata. Jalan tersebut dijadikan dua jalur.

"Kalau sudah ada dua motor, yang satu harus mengalah. Itupun kita harus pelan pelan sekali. Kalau terpeleset nyawa taruhan," ujar Nuning salah seorang pengunjung wisata baru tersebut.

Ada dua pilihan yang ditawarkannya kepada pemerintah. Pertama cepat diperbaiki, dan kedua melarang warga menggunakan kendaraan memasuki pelabuhan.

"Jangan sampai makan korban baru berbuat. Mumpung belum terjadi, maka segera mencegahnya," pinta Nun.

Tidak hanya itu, yang menjadi kekhwatiran  pengunjung ialah maraknya anak anak yang terjun ke laut tanpa alat pengamanan. Padahal diketahui, ombak di sana terbilang tinggi.

"Kalau di bagian ujung pelabuhan yang berbentuk huruf T itu, tidak ada tangga ke air. Anak anak naik melalui tiang-tiang pelabuhan saja. Ngeri sekali. Ombaknya tinggi lagi," kata Husni.

Wanita asal Sangatta Utara ini meminta, agar kiranya pemerintah bisa melarang aktifitas yang membahayakan tersebut.

"Takut aja di hempas ombak atau terkena tiram atau juga ikan besar. Ini sangat membahayakan. Jangan sampai pelabuhan baru ini makan korban," kata Husni. (dy)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 00:15
Pemilu 2019

Bawaslu Pastikan Semua Warga Kutim Masuk DPT

SANGATTA – Bawaslu Kaltim dan Kutim melakukan kunjungan ke warga yang belum terdaftar dalam Daftar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:05
Info CPNS

Guru Honorer Galau, Ini Sebabnya

SANGATTA – Tenaga guru honorer di Kutim tengah galau. Terutama yang berusia di atas 35 tahun.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Pasangan Kutim Menuju Duta Wisata Indonesia

SANGATTA – Perjuangan Muhammad Shiddiq berbuah manis. Mewakili Kutim bersama Uci Zahra Fani, keduanya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04
Info CPNS

Hari Ini, Terakhir Pengembalian Berkas

SANGATTA – Pengembalian berkas tes CPNS ditutup hari ini. Jadwal itu sejatinya diperpanjang mengingat…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:59
info CPNS

Ratusan Peserta Tak Kembalikan Berkas

SANGATTA - Batas waktu pemberkasan yang diberikan pihak administrasi telah selesai. Sekira 400 pendaftar…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:56

PT AE Diduga Gelapkan Uang Karyawan

SANGATTA - Perusahaan PT Anugerah Energytama yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kecamatan…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:05

600 Pedagang Lama Jadi Prioritas di Pasar Ini

SANGATTA - Upaya pemerintah untuk menarik minat belanja masyarakat Kutim, yaitu dengan memperluas Pasar…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:05

PIS Diperluas, Bupati Peletakan Batu Pertama

PEMKAB Kutim tengah melakukan perluasan Pasar Induk Sangatta (PIS) di Jalan Ilham Maulana, Kelurahan…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:04

SABAR AJA..!! Kasus TK2D Masih Panjang

SANGATTA -  Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) belum surut permasalahannya. Status hukumnya yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:03

Ketiga Kalinya, Kutim Berhasil Raih WTP

  SANGATTA - Kembali, Kutim meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .