MANAGED BY:
RABU
17 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

SANGATTA POST

Senin, 08 Januari 2018 19:06
Kutim Kekurangan 20 Ribu Ton Beras
ilustrasi

PROKAL.CO, SANGATTA - Potensi lahan pertanian khususnya untuk padi di Kutim masih sangat melimpah. Meskipun begitu, tak banyak yang ingin memanfaatkan kesempatan emas tersebut.

Wajar, menghadapi tahun baru 2018 ini, Kutim masih membutuhkan 20 ribu ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ideal kebutuhan Kutim ialah sebanyak 45 ribu ton per tahun. Namun kini hanya mampu memenuhi 25 ton per tahun. Terpaksa, untuk menutupi kekurangan, pemerintah memasok dari luar. Baik dari Sulawesi maupun pulau Jawa.

"Beras dalam daerah hanya sekira 60 persen saja. Sedangkan sisianya kita ambil dari luar. Hal ini harus dilakukan. Jika tidak, maka kebutuhan beras di Kutim akan kurang," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan (KP) Kutim, Hormansyah.

Adanya bantuan pasokan dari luar itulah, 2018 ini Kutim terbilang aman. Pangan khususnya beras masih tersedia hingga memasuki tahun baru 2019.

"Meskipun begitu, kita tidak dapat bertumpu kepada luar terus. Kita harus bisa swasembada pangan. Kita harus mandiri," katanya.

Tak hanya itu, dirinya pula menyarakan agar masyarakat mulai cerdas memanfaatkan pangan lainnya selain beras. Seperti jagung, singkong, kacang, dan pisang. Semua bisa dimanfaatkan untuk pengganti padi.

"Kita hanya konsumsi beras saja. Padahal seper pisang dan singkong bisa dijadikan sebagai pengganti beras. Mungkin bisa diselingi. Pagi makan singkong atau pisang, siang baru beras," harap mantan camat itu.

Begitupun dengan buah-buahan. Dari pandangannya, masyarakat Kutim cukup minim yang suka mengkonsumsi buah- buahan. Padahal, sangat baik bagi kesehatan. Tentunya akan lebih menghemat pasokan beras.

"Jadi perlu penyeimbangan. Antara beras, pisang, jagung dan lainnya serta buah buahan. Dengan begitu bisa tersedia semuanya," katanya. (dy)


BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 00:09

Penerbangan Sangatta- Balikpapan Terhenti

SANGATTA- Pesawat perintis Sangatta kembali mogok. Penerbangan printis bersubsidi Tanjung Bara-Balikpapan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:08

WASPADA!!! Wahau Jadi Sasaran Peredaran Narkoba

SANGATTA - Tidak hanya Sangatta dan Bengalon, Muara Wahau juga menjadi sarang anyar peredaran narkoba.…

Selasa, 16 Januari 2018 00:06

5 Ribu Warga Divaksin Anti Difteri

SANGATTA - Animo masyarakat mengikuti program suntik massal vaksin anti difteri terbilang tinggi. Di…

Selasa, 16 Januari 2018 00:04

Kutim Minim Wisatawan Asing

SANGATTA - Pariwisata di Kutim tampaknya belum sepenuhnya menarik minat wisatawan mancanegara. Dari…

Selasa, 16 Januari 2018 00:01

Polres Jemput Bola Pengurusan SKCK

SANGATTA – Masyarakat ternyata masih banyak yang belum sejalan dengan keinginan pemerintah dan…

Senin, 15 Januari 2018 18:36

Setelah Disorot, Jalan Rusak Sangatta-Bengalon Langsung Digarap

SANGATTA- Usai disorot masyarakat, jalan poros Sangatta-Bengalon yang nyaris putus akhirnya diperbaiki.…

Senin, 15 Januari 2018 18:32

Rutan Polres Kutim Overload

SANGATTA - Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan saat bersilahturahmi dengan para wartawan di Sangatta…

Senin, 15 Januari 2018 18:28

Harga Sembako Naik

SANGATTA - Tahun baru harga baru. Harga yang ditawarkan cenderung lebih tinggi dari sebelumnya. Sampai…

Senin, 15 Januari 2018 18:20

Pelopor Baca Tulis Alquran di Sekolah Umum

SANGATTA – Di SDN 008 Sanggata Utara ada program belajar baca tulis Alquran. Kegiatan itu pertama…

Minggu, 14 Januari 2018 00:03

WASPADA!!! Poros Sangatta-Bengalon Ancam Nyawa Pengendara

SANGATTA - Jalan Poros Sangatta - Bengalon tepatnya di kawasan Simpang Perdau, kondisinya rawan kecelakaan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .