MANAGED BY:
RABU
23 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 09 Januari 2018 18:08
Ungkap Sulitnya Saat Liputan, Belajar Disiplin Lewat Deadline

Keseruan Penutupan Zetizen Journalist Class Batch 1

LULUS: Ketujuh anggota Z-Class Batch 1 berfoto bersama usai merayakan “kelulusannya” dalam program Z-Class selama enam bulan berlangsung.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, Program Zetizen Journalist Class (Z-Class) Batch 1 Bontang Post resmi ditutup Minggu (7/1) kemarin di Gedung Biru Bontang Post Jalan Ahmad Yani. Selama menjalani program Z-Class ini, banyak pengalaman dan keseruan yang didapat oleh peserta. Seperti apa saja pengalaman dan keseruan mereka  ?

Bambang, Bontang

Digelar selama 6 bulan sejak Agustus 2017 lalu, Z-Class Batch 1 ini merupakan kelanjutan dari program Student Journalism (Suju) Bontang Post yang sempat digelar pada Februari 2011 lalu. Muncul kembali dengan konsep baru, Z-Class hadir untuk menjadi wadah bagi para pelajar di Bontang yang ingin belajar tentang ilmu jurnalistik dan praktik langsung menjadi seorang wartawan.  

Z-Class Batch ini diikuti sembilan peserta yang merupakan siswi SMAN 1 dan SMAN 2 Bontang. Mereka adalah Nisaul Fadilah, Celine Endang Patricia, Leny Mufidah, Mustika, Gading Nawang Kemuning, Diva Iswari, Respati Putri, Mustika Mustamin, dan Annisa Prisila. Tantangan dan kesulitan peserta Z-Class pun diuji dalam program ini.

Terbukti, dari awalnya yang mendaftar sepuluh orang, kini hanya tersisa mereka bersembilan saja. Setiap minggunya, mereka juga diwajibkan mengumpulkan berita yang mereka liput serta ikut dalam rapat perencanaan yang ditugaskan langsung oleh Redaktur Pelaksana sekaligus Person in Charge (PIC) Zetizen Bontang Post, Muhammad Zulfikar Akbar. Karena baru pertama kali merasakan terjun langsung ke lapangan, berbagai kesulitan dan halangan pun mereka rasakan.

Nisaul misalnya, siswi SMAN 1 ini menceritakan pengalaman pertama kalinya saat dia melakukan wawancara di wisata mangrove BSD. Kala itu, dia merasa gugup ketika akan mewawancarai narasumber. Karena sedikit takut, akhirnya Nisaul pun memilih-milih narasumber mana kira-kira mudah untuk diwawancarai.

 “Ternyata menjadi wartawan itu susah,” ungkapnya.

Cerita lainnya datang dari Celine Endang Patricia. Meski dia mengaku menjadi peserta yang banyak absennya selama program ini berlangsung, namun manfaat yang dia rasakan selama mengikuti Z-Class begitu terasa. Seperti bisa lebih mengenal teman-temannya di SMAN 1 yang berbeda jurusan dengannya, maupun tak canggung lagi jika bertemu dengan karyawan Bontang Post yang sudah dia kenal.

“Pengalamannya deg-degan, bingung, susah merangkai kata, tapi pengalamannya seru. Pertama kali liputan saat di Bontang Kuala dulu,” ujar siswi kelas XI IPS itu.

Lain halnya dengan Leny, pengalammnya selama mengikuti Z-Class ini memiliki suka dan duka tersendiri. Dukanya, dia yang suka bermain media sosial (medsos) mengaku kerap meng-upload foto-foto kegiatan Z-Class baik ke instagram maupun insta story nya. Setelah di-upload  banyak teman-temannya yang ingin bergabung, namun setelah diajak justru tidak ada yang datang

“Tapi senangnya saat berita yang kita tulis masuk koran,” bebernya.

Adapun bagi Mustika, selama ikut Z-Class ini dia mengaku senang saat mewawancarai teman sendiri. Pasalnya setiap diwawancarai, teman sekelasnya cukup antusias menyambutnya. Dia pun mengaku lebih senang wawancara ketika bertemu langsung ketimbang menanyakan via media sosial atau pesan singkat.

Di sisi lain, lewat adanya program Z-Class ini, Nawang mengaku bisa belajar disiplin lewat deadline yang diberikan oleh PIC Z-Class. “Karena disuruh mengumpulkan berita di hari yang ditentukan, akhirnya saya mencoba belajar disiplin dengan menyetorkan berita di hari itu juga,” sebutnya.

Sementara itu, Diva dan Respati merasa senang jika bisa ikut berpartisipasi dan meliput suatu acara. Lewat program Z-Class ini, mereka yang awalnya kurang percaya diri (PD), akhirnya dipaksa untuk PD.

“Apalagi saya yang tugasnya fotografer, ketika acara mau tidak mau harus berani maju ke depan. Jadi harus Percaya diri,” tukas Respati. 

Terpisah, Muhammad Zulfikar Akbar mengucapkan selamat kepada kesembilan peserta Z-Class Batch 1 ini. Kata dia, ilmu yang diberikan selama enam bulan ini, akan mereka rasakan kelak manfaatnya. “Terima kasih atas kontribusinya selama ini,” ucapnya.

Terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada ketujuh peserta yang berkesempatan hadir dan ditutup dengan berfoto bersama. (***)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 19:27
Jargas

Jargas Bocor, Trotoar Meledak, Bocah Lima Tahun Terkena Percikan Api

BONTANG – Ditengah aktivitas menjalankan ibadah puasa, warga kawasan simpang tiga Jalan Brigadir…

Selasa, 22 Mei 2018 19:24

Sidak Bocor, Tenaga Kerja Asing Kabur

BONTANG – Alih-alih mau memastikan jumlah tenaga kerja asing (TKA) di proyek pembangunan PLTU…

Selasa, 22 Mei 2018 19:23

Harga Ayam Kembali Normal

BONTANG – Meski sempat naik tinggi, kini harga ayam potong di pasaran kembali normal. Jika sebelum…

Selasa, 22 Mei 2018 19:22

Bukannya Beribadah Malah Cuti Kotak Amal untuk Mabuk-mabukan

BONTANG – Untuk memenuhi keinginan mabuk-mabukan dua remaja di bawah umur nekat mencuri kotak…

Senin, 21 Mei 2018 00:05
Lipsus Difabel

Orang Tua Menolak Didata Jadi Kendala

RATUSAN penyandang disabilitas bakal ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018.…

Senin, 21 Mei 2018 00:05
Lipsus Difabel

Butuh Kesabaran dan Harus Diulang-ulang

SEBAGAIMANA keterbatasan yang dimiliki, akses informasi terkait pemilu untuk para penyandang disabilitas…

Senin, 21 Mei 2018 00:05
Lipsus Difabel

Memilih dalam Senyap

Mereka mungkin hidup dalam keterbatasan. Namun mereka masih punya harapan. Baik harapan untuk hidup,…

Senin, 21 Mei 2018 00:04
Produta

Apa Kabar Produta 2018?

“Kami pertanyakan kepada para pejabat yang berwenang mengurusi Produta, kapan bisa dijalankan…

Senin, 21 Mei 2018 00:04

Sopir Diduga Ngantuk, Pikap Terjun ke Semak-Semak

BONTANG - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal terjadi di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo (Eks Pupuk…

Minggu, 20 Mei 2018 00:12
Dualisme Hanura

Hanura Bontang Kembali Memanas

“Pertanyaannya adalah, apakah mereka (kubu Daryatmo-Sudding) mempunyai SK Menkumham, pasti tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .