MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Jumat, 12 Januari 2018 00:25
Pegawai UPT PIS Ogah Layani Tamu

Minta Perkembangan Harga, Sebut Ogah Mendata

Pasar Induk Sangatta (Dok Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA- Tingkah oknum pegawai UPT Pasar Induk Sangatta tampaknya tak laik dicontoh. Pasalnya, ia dikabarkan melakukan perbuatan yang tak sepantasnya kepada tamu.

Pada saat itu, pria yang enggan dikorankan namanya tersebut mengisahkan dirinya menyambangi kantor UPT PIS hanya untuk meminta data perkembangan harga pasar terbaru.

Sialnya, pria tersebut tidak dilayani sedikitpun. Cukup lama ia menunggu diruang tunggu, namun pegawai yang menangani masalah data harga pasar tersebut tak kunjung keluar.

"Saya sudah kasih tau petugas yang berada ruang tunggu, kalau ada yang mau ketemu sama dia (H). Petugas itu sudah sampaikan. Tetapi sampai lama sekali saya tunggu tidak keluar  juga orangnya," ujar pria tersebut.

Tidak diketahui pasti alasan penolakan bertemu dengan tamunya tersebut. Petugas jaga menuturkan jika rekan kerjanya tersebut enggan  bertemu siapapun jika tidak diketahui identitasnya.

"Sudah saya sampaikan sama dia. Tetapi katanya enggak mau ketemu. Alasannya enggak tau siapa yang mau ketemu sama dia," tetang wanita yang jaga tersebut.

Merasa aneh, dirinya langsung memasuki ruangan dimana orang yang dicarinya tersebut berkantor. Ternyata, pelaku hanya duduk santai beserta teman teman lainnya.

"Saya tanya, kok ada yang mau ketemu enggak mau keluar. Dia bilang karena aku enggak tau siapa yang mau ketemu," kata pria itu mengulang perkataan petugas data tersebut.

Disinggung masalah perkembangan harga pangan terbaru 2018, dirinya malah mengaku malas untuk melakukan pendataan.

"Belum ada turun turun ke lapangan. Waktu 2017 lalu aja terakhir. Lagian,  mana ada yang naik juga (harga pasar).  Malas juga aku mendata," kata wanita berinisial H tersebut.

Media ini langsung mengklarifikasi hal tersebut. Benar saja, dari informasi yang beredar, petugas data jarang melakukan pembaharuan harga pasar. Padahal idealnya, harus dilakukan setiap minggu. Jikapun ada, hanya asal untuk memenuhi kewajiban.

"Malas juga aku mendata. Nantilah (kalau ke lapangan)," kata wanita tersebut. (dy)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .