MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 12 Januari 2018 00:45
Heboh Fenomena Tuyul Ini Kata MUI Bontang

MUI: Di Dunia Rugi, di Akhirat Celaka

Imam Hambali(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, ockquote>

“Sama seperti manusia, jin itu ada yang muslim dan ada yang kafir. Jin kafir inilah yang tugasnya mengganggu manusia,” Imam Hambali -- Ketua MUI Bontang 

BONTANG – Hebohnya fenomena tuyul yang sedang marak diperbincangkan oleh beberapa warga di media sosial akhir-akhir ini ditanggapi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang. Perbincangan ini menjadi viral lantaran banyak korban yang mengungkapkan keresahannya atas hilangnya uang tabungan mereka.

Dikonfirmasi Bontang Post, Ketua MUI Bontang Imam Hambali menjelaskan, istilah tuyul ini merupakan mahkluk gaib dari golongan jin kafir. Di mana, aksinya dalam mencuri uang manusia didasarkan adanya praktik pesugihan yang dilakukan oleh perintah manusia lainnya yang memelihara jin kafir tersebut. Tujuannya, untuk memperkaya diri sendiri dengan cara menyuruh jin peliharaannya itu untuk mengambil uang milik orang lain.

“Sama seperti manusia, jin itu ada yang muslim dan ada yang kafir. Jin kafir inilah yang tugasnya mengganggu manusia,” kata Imam kepada Bontang Post, Kamis (11/1) kemarin.

Kata Imam, perbuatan memelihara jin kafir dan mengambil uang milik orang lain ini merupakan perbuatan yang dilarang Allah Swt. Hukumnya, sama seperti perbuatan pencuri. Sehingga ancamannya jelas, yakni dimasukkan ke dalam neraka oleh Allah Swt. “Di dunia rugi, di akhirat celaka. Untuk itu segeralah bertaubat dan berusaha mencari rezeki dari cara yang halal,” ungkapnya.

Ditanya soal cara agar terhidar dari pencurian tuyul, Imam berujar, caranya adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui memperbanyak ibadah zikir dan bacaan Alquran. Bisa pula, uang yang ada tersebut, dibacakan doa terlebih dahulu sebelum disimpan. 

“Harus dekatkan diri kepada Allah. Kalau hartanya berlebih, dikeluarkan zakatnya. Karena harta yang tidak dikeluarkan zakatnya, mudah diambil oleh jin,” sebutnya.

Terpisah, salah satu praktisi rukiah di Bontang, Chusnul Dhihin memberikan bacaan mudah agar terhidar dari tuyul. Apabila ingin menyimpan uang di dalam dompet, diawali dengan bacaan basmalah. Sementara apabila untuk penjagaan harta yang lebih besar, isi dalam rumah misalnya, bisa dibacakan basmalah sebanyak 21 kali. “Insya Allah tidak akan diganggu oleh tuyul,” pungkasnya. (bbg)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 10:12

Kantor Kelurahan Tergenang, Kontraktor Bakal Dipanggil

BONTANG–Bangunan Kantor Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, telah berdiri…

Selasa, 22 Januari 2019 09:09

Batasi Penggunaan Smartphone

BONTANG–Smartphone atau telepon pintar, saat ini menjadi kebutuhan setiap orang.…

Selasa, 22 Januari 2019 09:03

Proyek Molor, Kontraktor Ditarget 20 Hari

BONTANG–Pembangunan dua lantai klinik rawat jalan RSUD Taman Husada belum…

Senin, 21 Januari 2019 11:53

Pajak Restoran Melonjak

BONTANG – Pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya bersumber dari…

Senin, 21 Januari 2019 11:51

Dua Rusunawa Belum Bisa Dihuni

BONTANG – Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dibangun di…

Senin, 21 Januari 2019 11:50

Peraturan Daerah Belum Tegas

MINIMNYA pendapatan dari segi pajak daerah rumah kontrakan disebabkan adanya…

Senin, 21 Januari 2019 11:49

Mangrove Berbas Pantai Bakal Dilengkapi Menara

BONTANG – Pemkot Bontang fokus terhadap pengembangan wisata. Selain untuk…

Senin, 21 Januari 2019 11:48

Keramba yang Menarik Perhatian Wisatawan

Wilayah Kota Bontang hampir 70 persen adalah lautan. Wisata maritim…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:09

ISPA Capai 11 Ribu Kasus

BONTANG – Jumlah kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:06

Tarif CT Scan Tunggu Perwali

BONTANG – Secara bertahap, RSUD Taman Husada Bontang melengkapi fasilitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*