MANAGED BY:
SELASA
14 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 12 Januari 2018 00:52
Angka Bencana Menurun di 2017

Kebakaran 6 Kasus, Banjir Paling Sering

MUSIBAH: Seorang anak sedang memandangi rumahnyayang terendam banjir, November lalu. Meski angka bencana menurun dari tahun-tahun sebelumnya, BPBD Bontang sebut banjir paling sering datang di 2017 lalu.(Dok/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Angka bencana di Bontang menurun drastis tahun lalu. Tahun 2015 dan 2016 hingga mencapai tiga digit jumlahnya, namun di tahun 2017 menjadi 21.

Menurut Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani, penurunan ini disebabkan partisipasi masyarakat mengenai penyebab bencana. Baik itu bersumber dari alam maupun manusia.

“Selama banyak manusia mengingatkan tidak melakukan itu semakin turun bencana,” katanya usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi III DPRD, Senin (8/1).

Bencana terbanyak di tahun lalu ialah banjir. Total 8 kali musibah datangnya air bah itu terjadi. Terparah ialah pada 19 November 2017 lalu dikarenakan bertepatan dengan jadwal pasangnya air atau banjir rob, sehingga beberapa titik di enam kelurahan yakni Kelurahan Telihan, Kanaan, Satimpo, Gunung Elai, Api-Api, dan Bontang Baru tenggelam.

Di sisi lain, evakuasi korban kapal rusak juga menjadi klasifikasi bencana yang diperhitungkan. Tercatat dalam BPBD, bencana tersebut terjadi selama lima kali. Oleh karena itu, Yani mengimbau kepada para nelayan agar mempersiapkan pelampung serta memperhitungkan standar keamanan kapal sebelum melaut.

“Jangan lihat murahnya kapal tetapi sayangilah nyawamu,” imbaunya.

Adapun bencana kebakaran juga mengalami penurunan angka. Sejak 2014 hingga 2016 berkisar di angka 23-27 kasus, namun di tahun lalu hanya tercatat 6 kasus. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang Muhammad Yani mengatakan, penurunan ini akibat peningkatan upaya jajaran Satria Biru - julukan bagi korps damkar- dalam hal penanggulangan maupun pencegahan.

“Empat kali membakar satu unit bangunan. Di akhir Desember musibah datang lagi yakni 5 kios dan 2 rumah warga di Rawa Indah habis dilalap api,” kata Muhammad Yani.

Selang lima hari, si jago merah menghabisi 14 rumah serta satu bangunan sekolah MMA DDI di Berbas Pantai. Kejadian itu merupakan kebakaran terbesar tahun lalu. (*/ak)


BACA JUGA

Selasa, 14 Agustus 2018 00:22

Jelang Peringatan HUT Ke-73 RI di Bontang, Polres Imbau Kibarkan Merah Putih

BONTANG – Sepekan sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun 2018 ini,…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:21

JANGAN NEKAT..!! Gelombang Laut Diprediksi Tinggi

BONTANG – Selama empat hari, atau mulai 13 sampai 16 Agustus mendatang, perairan selatan Kalimantan…

Senin, 13 Agustus 2018 19:40

Dua Pengedar Digasak dalam Sepekan

BONTANG – Perburuan narkoba di wilayah Bontang terus berlanjut. Teranyar, polisi berhasil menggasak…

Senin, 13 Agustus 2018 19:38
Kabar Haji 2018

Jemaah Haji Disajikan Menu Khas Indonesia

BONTANG – Semua jemaah haji Indonesia, termasuk di dalamnya jemaah haji Bontang selama menjalani…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:23

Asosiasi Pedagang Pertanyakan Kuota Pembatasan Toko Modern

“Seharusnya sebelum perwali terbit ada konsultasi publik terlebih dahulu. Ini tidak ada, darimana…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:23

Pedagang Hewan Kurban Mulai Menjamur

BONTANG – Seperti tahun-tahun sebelumnya, pedagang hewan kurban dadakan mulai menjamur. Mereka…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:23

Kawasan Kumuh di Kota Ini Ditarget Sisa 15 Persen

BONTANG – Pemkot Bontang terus berupaya mengurangi kawasan kumuh di Kota Taman. Saat ini, dari…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:23
17 Agustus

Permainan Tadisional Dijadikan Lomba Agustusan

Perlombaan saat momen HUT RI tidak harus selalu identik dengan lomba makan kerupuk, balap karung, ataupun…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:23
Kabar Haji 2018

Jemaah Bontang Lakukan Umrah Sunah

  BONTANG – Meski sudah melaksanakan umrah sejak awal kedatangan di Makkah, namun menjelang…

Sabtu, 11 Agustus 2018 00:13

Agar Tetap Eksis, Pedagang Tradisional Wajib Begini...

DEMI mempertahankan eksistensi, pedagang tradisional perlu mengubah konsep dalam pengelolaan toko. Ketua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .