MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 12 Januari 2018 00:52
Angka Bencana Menurun di 2017

Kebakaran 6 Kasus, Banjir Paling Sering

MUSIBAH: Seorang anak sedang memandangi rumahnyayang terendam banjir, November lalu. Meski angka bencana menurun dari tahun-tahun sebelumnya, BPBD Bontang sebut banjir paling sering datang di 2017 lalu.(Dok/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Angka bencana di Bontang menurun drastis tahun lalu. Tahun 2015 dan 2016 hingga mencapai tiga digit jumlahnya, namun di tahun 2017 menjadi 21.

Menurut Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani, penurunan ini disebabkan partisipasi masyarakat mengenai penyebab bencana. Baik itu bersumber dari alam maupun manusia.

“Selama banyak manusia mengingatkan tidak melakukan itu semakin turun bencana,” katanya usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi III DPRD, Senin (8/1).

Bencana terbanyak di tahun lalu ialah banjir. Total 8 kali musibah datangnya air bah itu terjadi. Terparah ialah pada 19 November 2017 lalu dikarenakan bertepatan dengan jadwal pasangnya air atau banjir rob, sehingga beberapa titik di enam kelurahan yakni Kelurahan Telihan, Kanaan, Satimpo, Gunung Elai, Api-Api, dan Bontang Baru tenggelam.

Di sisi lain, evakuasi korban kapal rusak juga menjadi klasifikasi bencana yang diperhitungkan. Tercatat dalam BPBD, bencana tersebut terjadi selama lima kali. Oleh karena itu, Yani mengimbau kepada para nelayan agar mempersiapkan pelampung serta memperhitungkan standar keamanan kapal sebelum melaut.

“Jangan lihat murahnya kapal tetapi sayangilah nyawamu,” imbaunya.

Adapun bencana kebakaran juga mengalami penurunan angka. Sejak 2014 hingga 2016 berkisar di angka 23-27 kasus, namun di tahun lalu hanya tercatat 6 kasus. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang Muhammad Yani mengatakan, penurunan ini akibat peningkatan upaya jajaran Satria Biru - julukan bagi korps damkar- dalam hal penanggulangan maupun pencegahan.

“Empat kali membakar satu unit bangunan. Di akhir Desember musibah datang lagi yakni 5 kios dan 2 rumah warga di Rawa Indah habis dilalap api,” kata Muhammad Yani.

Selang lima hari, si jago merah menghabisi 14 rumah serta satu bangunan sekolah MMA DDI di Berbas Pantai. Kejadian itu merupakan kebakaran terbesar tahun lalu. (*/ak)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 09:37

Sarana Pendidikan Masih Terbatas

BONTANG–Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan sangat diperlukan. Fungsinya menunjang proses…

Rabu, 23 Januari 2019 09:25

Pemkot Bontang Bantah Banyak Pengangguran, Kata Wawali Cuma....

BONTANG–Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase membantah bahwa angka pengangguran…

Rabu, 23 Januari 2019 09:09

Tahap Kedua Dikucurkan Rp 12,5 Miliar

BONTANG–Pembangunan klinik rawat jalan RSUD Taman Husada bakal berlanjut tahun…

Rabu, 23 Januari 2019 09:07

KPU Coret Kasdi dari DCT

BONTANG–KPU Bontang mencoret caleg Partai NasDem Kasdi dari daftar calon…

Rabu, 23 Januari 2019 09:01

Demi Efisiensi dan Efektivitas Pelayanan

BONTANG–Dua Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Bontang yakni…

Selasa, 22 Januari 2019 10:15

Fenomena Supermoon, Nelayan Tetap Melaut

BONTANG–Fenomena supermoon (posisi perigee atau jarak terdekat bulan pada bumi)…

Selasa, 22 Januari 2019 10:12

Kantor Kelurahan Tergenang, Kontraktor Bakal Dipanggil

BONTANG–Bangunan Kantor Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, telah berdiri…

Selasa, 22 Januari 2019 09:09

Batasi Penggunaan Smartphone

BONTANG–Smartphone atau telepon pintar, saat ini menjadi kebutuhan setiap orang.…

Selasa, 22 Januari 2019 09:03

Proyek Molor, Kontraktor Ditarget 20 Hari

BONTANG–Pembangunan dua lantai klinik rawat jalan RSUD Taman Husada belum…

Senin, 21 Januari 2019 11:53

Pajak Restoran Melonjak

BONTANG – Pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya bersumber dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*