MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Sabtu, 13 Januari 2018 00:29
PGRI Dukung Usulan 10 Persen Soal Esai di USBN

Bentuk Generasi Kritis, Pemikir, dan Inovatif

Dasuki(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bontang menyambut baik usulan 10 persen soal esai pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang akan segera diterapkan oleh pemerintah. Pasalnya, soal esai bisa membentuk para pelajar menjadi generasi pemikir, generasi kritis, dan generasi yang inovatif.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PGRI Cabang Bontang, Dasuki. Dikatakan dia, bahwa sesungguhnya kebijakan tersebut sudah ditunggu sejak lama oleh para pemerhati pendidikan. Mengingat pentingnya membentuk generasi-generasi yang kritis, pemikir dan inovatif. “Bukan generasi penghafal yang hanya melakukan hafalan soal-soal pilihan ganda,” jelas Ketua Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bontang itu, Jumat (12/1) kemarin.

Lebih lanjut Dasuki menjelaskan, bahwa soal pilihan ganda akan membawa  peserta didik terjebak pada menghafal soal. Tak hanya itu, sekolah dan guru sibuk melakukan bimbingan belajar (Bimbel) dengan pendekatan pembahasan soal-soal pilihan ganda. “Jadi bukan lagi menghafal pelajaran tetapi malah soal dan jawaban yang mereka hafalkan,” ujarnya.

Oleh karena itu PGRI Bontang ikut mendorong kebijakan soal esai pada USBN yang tentu dilaksanakan secara bertahap. “Saya mengajak guru dan sekolah untuk secara sadar mempersiapkan anak didiknya agar bisa berpikir kritis dan inovatif. Karena sesungguhnya pendidikan itu adalah  how to learn, how to do, how to be dan how to live to gether,”ungkapnya.

Kebijakan 10 persen soal USBN berbentuk esai tersebut dituturkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi yang ditujukan agar siswa bisa beradaptasi dengan model soal baru yang selama ini semuanya pilihan ganda. Soal esai juga bisa menaikan secara bertahap standar evaluasi dan standar kompetensi siswa. Sehingga para siswa bisa memiliki kemampuan 4 C. yakni critical thinking, collaboration, communication skill, dan creativity and innovation.(mga)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 18:29

Pembangunan Tiga Kantor Lurah Rampung

BONTANG – Tiga lurah bakal menempati kantor baru, akhir tahun…

Selasa, 11 Desember 2018 18:25

Polres Gencar Razia Miras

BONTANG – Dalam menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)…

Sabtu, 08 Desember 2018 18:43

Rp 10,4 Miliar untuk Rehab Dua Jalan

BONTANG – Usai mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 18:42

LUAR BIASA!!! Dua Wartawan Bontang Post Jadi Jawara

BONTANG  - Prestasi membanggakan kembali diraih Bontang Post. Dua wartawan…

Sabtu, 08 Desember 2018 18:41

Larangan Gunakan Kantong Plastik Dapat Dukungan

BONTANG – Para pedagang mendukung program pemerintah  yang melarang menggunakan…

Selasa, 04 Desember 2018 18:27

Bontang Menuju Bebas Kantong Plastik

BONTANG –  Bontang akan menerbitkan Peraturan Wali Kota (perwali) tentang…

Sabtu, 01 Desember 2018 18:53

Warga Binaan Jadi Hafiz Terbaik

BONTANG – Tiga orang warga binaan yang hafal juz 30…

Sabtu, 01 Desember 2018 18:45

Pengadaan Barang Bisa Diusulkan di Produta

BONTANG – Dalam program Rp 200 juta per RT (Produta)…

Jumat, 30 November 2018 18:38

Kelurahan Incar Pembalap Liar

BONTANG – Tertangkapnya belasan remaja yang melakukan balapan liar di…

Jumat, 30 November 2018 18:36

Pembangunan Pasar Baru 15 Persen

BONTANG – Progres Pasar Rawa Indah hingga akhir November 2018…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .