MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | PEMKOT | BENUA KUTIM | OLAHRAGA | ZETIZEN | SOCIETY & LENSA

BONTANG

Minggu, 14 Januari 2018 00:13
Menderita Jantung Bocor Sejak Lahir, Andika Butuh Uluran Tangan

Bocah Malang Penderita Jantung Bocor: Andika Saputra

Fatmawati (kiri) bersama Andika Saputra(BAMBANG/BONTANG POST)

PROKAL.CO, Keterbatasan ekonomi, membuat Andika Saputra terhalang untuk melakukan operasi penyakit yang ada dalam tubuhnya, jantung bocor.

Bambang, Bontang

Jantung bocor adalah suatu kondisi serius di mana katup jantung mengalami masalah. Seberapa parah jantung bocor tergantung pada berapa banyak katup bermasalah yang mengganggu aliran darah normal.

Syahrin dan Fatmawati tak pernah tau jika anak kelima mereka mengidap penyakit jantung bocor. Sejak lahir, mereka merasa anaknya tersebut normal seperti anak lainnya. Namun, ketika usia Andika menginjak 5 tahun, barulah kedua orang tuanya menyadari jika dalam tubuh Andika ada penyakit yang cukup parah.

“Awal tahu saat dia (Andika, Red.) terserempet motor di dekat rumah. Akhirnya kami bawa ke Puskesmas Bontang Lestari. Oleh puskesmas, kemudian dirujuk ke RSUD (RSUD Taman Husada, Red.). Di RSUD lah ternyata baru ketahuan jika dia mengidap jantung bocor,” kata Fatmawati kepada Bontang Post belum lama ini.

Usai mengetahui penyakit tersebut diidap oleh anaknya, Famawati pun rajin memeriksakan anaknya ke rumah sakit. Usai memiliki Jaminan kesehatan daerah (jamkesda), Andika kemudian dirujuk oleh RSUD ke RSH Jantung Harapan Kita Jakarta untuk operasi. Namun karena terkendala biaya transportasi, biaya makan, dan biaya obat paten, sehingga sempat tertunda. “Akhirnya kontrolnya di Samarinda saja. Sejauh ini sudah lima kali kami ke Samarinda,” terangnya. 

Adapun gejala yang dirasakan Andika ketika penyakitnya kambuh, yakni sesak nafas, batuk, susah tidur jika terlalu kelelahan, serta pertumbuhan badannya yang tidak normal sepertia anak pada umumnya. “Saya berharap ada bantuan untuk operasi serta ongkos perjalanannya sehingga anak saya cepat sembuh,” harap Fatma.

Terpisah, penjangkau LK3 Bontang Suratmi menjelaskan, klien Andika sudah ditangani oleh LK3 cukup lama. Beberapa upaya pun telah dilakukan agar Andika bisa dioperasi. Hanya saja, beberapa kali gagal karena minimnya biaya. Dia menjelaskan, awalnya Jamkesda sudah akan membantu, namun pagu anggaran yang mereka miliki hanya Rp 30 juta saja. Sementara perkiraan biaya operasi membutuhkan biaya sekira Rp 70 juta.

“Kekurangannya tidak bisa dipenuhi karena keluarga tidak memiliki dana. Suaminya hanya bekerja buruh bangunan dan kebun yang tidak menentu,” ungkapnya.

Kemudian, di 2014 lalu LK3 juga telah melakukan pendampingan pengurusan BPJS kepada keluarga klien. Meski dari BPJS mengklaim akan menanggung semua biaya operasi, namun tetap saja Fatimah tidak bisa membawa anaknya berangkat operasi karena biaya operasionalnya harus ditanggung sendiri.

“Sehingga harus dicarikan sumber bantuan dari lainnya agar bisa operasi,” tukasnya.

Jantung bocor adalah kelainan bawaan atau kongenital yaitu masalah pada struktur jantung yang sudah ada sejak lahir, sehingga akan mengubah aliran normal darah melalui jantung. Seperti diketahui, secara garis besar jantung memiliki dua sisi (kanan-kiri), dipisahkan oleh dinding atau sekat bagian dalam yang disebut septum.

Jantung sebelah kanan menerima darah miskin oksigen dari tubuh dan memompanya ke paru-paru. Sedangkan Jantung sebelah kiri menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan memompanya ke seluruh tubuh. Septum mencegah pencampuran darah antara kedua sisi jantung tersebut. Namun, beberapa bayi dilahirkan dengan lubang di septum bagian atas atau bawah dan kondisi inilah yang disebut dengan jantung bocor. (***)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 00:17

WASPADA!!! Siswi SD Nyaris Diculik

BONTANG- Masyarakat Bontang diminta waspada terhadap kasus penculikan anak. Baru-baru ini, salah satu…

Kamis, 18 Januari 2018 00:15

Bukan BEM, Penulis Komentar Miring untuk Anggota Dewan Itu Ternyata.....

BONTANG – Beberapa waktu lalu muncul kiriman tulisan bernada miring di jejaring Facebook atas…

Kamis, 18 Januari 2018 00:13

Legislator Sebut PT KNE Lepas Tangan

Komisi I DPRD menyesalkan adanya sikap lepas tanggung jawab dari Dirut PT Kaltim Nusa Etika (KNE) selaku…

Kamis, 18 Januari 2018 00:12

Tuntut Pesangon Eks Karyawan PT KE Mengadu ke Dewan

BONTANG – Kekecewaan 53 eks karyawan PT Kaltim Equator (KE) tumpah ruah saat menghadiri rapat…

Rabu, 17 Januari 2018 00:25

Harga Beras Naik, Pedagang Diprotes IRT dan Pemilik Warung Makan

Kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) dan para pedagang-pedagang rumah makan ikut merasakan dampak dari naiknya…

Rabu, 17 Januari 2018 00:24

Beras Naik, Pedagang Menjerit

BONTANG – Kenaikan harga beras yang terjadi dalam sebulan terakhir telah membuat limbung bukan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:23

Wacana Ganti Warna Plat Nopol

BONTANG – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri berencana mengganti warna pelat kendaraan…

Rabu, 17 Januari 2018 00:22

Cegah Aksi Penyuapan, Pengadilan Negeri Bontang Luncurkan Aplikasi PTSP dan e-SKUM

BONTANG – Inovasi dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Bontang berkaitan dengan segi pelayanan.…

Rabu, 17 Januari 2018 00:21

2018, Jumlah TPS Berkurang

BONTANG – Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Bontang pada Pilkada serentak 2018 ini akan…

Selasa, 16 Januari 2018 00:20

Sengkarut “Pindah Tangan” Yayasan Stitek

AKHIR-AKHIR ini, Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang diperhadapkan prahara perubahan struktur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .