MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 17 Januari 2018 00:24
Beras Naik, Pedagang Menjerit

Keuntungan Sedikit, Daya Beli Konsumen Menurun

PEMBELI BERKURANG: Pedagang beras di Pasar sementara Rawa Indah ikut merasakan dampak kenaikan harga beras di awal tahun ini.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Kenaikan harga beras yang terjadi dalam sebulan terakhir telah membuat limbung bukan hanya konsumen, tetapi pedagang beras di pasar-pasar tradisional. Selain turunnya untung penjualan, juga berdampak terhadap berkurangnya pembeli. Pemerintah diminta cepat melakukan stabilitasi.

Bahar, pedagang beras di pasar sementara Rawa Indah mengaku, kenaikan harga sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Hanya saja, kenaikan harga beras terjadi secara bertahap. Terhitung, kenaikan sudah terjadi sebanyak empat kali. Bahar mengatakan, awalnya harga beras satu karung 25 kilogram Rp 225 ribu. Kemudian naik menjadi Rp 265 ribu, naik lagi menjadi Rp 275 ribu, dan terakhir Rp 295 ribu.

“Belum tahu ke depan akan naik lagi atau tidak. Karena kami hanya mengikuti kiriman saja. Kalau dari mereka naik, kami juga naik,” ujarnya kepada Bontang Post, Selasa (16/1) kemarin.

Bahar mengaku, naiknya harga beras ini turut berdampak pada penjualannya yang semakin menurun. Bahkan tak sedikit warga yang sebelumnya membeli beras 25 kilogram, kini hanya membeli yang 5 dan 10 kilogram saja. “Bahkan ada juga yang hanya beli 1 atau 2 kilogram saja,” sebutnya.

Hal senada juga diutarakan Aco, penjual beras di kawasan pasar sementara Rawa Indah itu juga menuturkan hal yang sama. Malah kata dia, penjualan beras eceran kiloan justru lebih banyak dibeli ketimbang beras karungan. “Apalagi kami jualnya banyak pilihan. Mau satu kilogram, dua kilogram, bahkan setengah kilogram juga kami layani,” sebutnya.

Terbaru, dia pun juga mendapat pasokan beras medium merek Bulog untuk dijualkan kembali kepada masyarakat. Pasokan beras ini dikirim oleh Kementerian Pangan dibantu Kepolisian. Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) nya, yakni Rp 9.850 per kilogramnya. “Hari ini (kemarin, Red.) baru dikirim berasnya dan langsung kami ecerkan,” tukasnya. (bbg)


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 10:23

PARAH NI ORANG..!! Demi Narkoba, Nekat Bobol Rumah

BONTANG – Demi memenuhi candunya akan barang haram narkoba, FH…

Rabu, 20 Februari 2019 10:21

Aroma Amonia Bikin Warga Gelisah, Desak DLH Cek Ulang

Aroma amonia yang tersebar di beberapa titik di Bontang membuat…

Rabu, 20 Februari 2019 10:18

Bau Amonia Dikeluhkan Warga, Ini Kata DLH dan PKT

BONTANG – Aroma amonia yang dikeluhkan warga dinilai masih di…

Rabu, 20 Februari 2019 10:18

Ada Bandara APT Pranoto, Rute Penerbangan Perintis Batal

BONTANG – Upaya membuka akses udara dari Bontang menuju daerah…

Selasa, 19 Februari 2019 10:53

Gaji Telat, Karyawan Mogok

BONTANG–Akibat gaji pada Februari belum terbayar, 53 karyawan PT PAN…

Selasa, 19 Februari 2019 10:52

Diduga Menganiaya, Dua ASN Diperiksa

BONTANG–Dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan dua ASN Pemkot Bontang masih…

Selasa, 19 Februari 2019 10:51

Mencuri Karena Terjerat Utang Arisan Online

BONTANG–RM terpaksa mengaku sebagai sales diler sepeda motor saat kepergok…

Selasa, 19 Februari 2019 10:50

Bonus Kategori Beregu Sudah Disetujui

BONTANG–Bonus menjadi hal yang dinanti atlet penyumbang medali Porprov VI…

Selasa, 19 Februari 2019 10:49

Harga Tiket Mencekik, Agen Tiket Merugi

Mahalnya harga tiket pesawat berimbas pada omzet agen tiket. Pendapatan…

Selasa, 19 Februari 2019 10:47

Proyek Bandara Stagnan

BONTANG – Wacana pembangunan bandara Bontang tampaknya masih jauh panggang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*