MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 17 Januari 2018 00:24
Beras Naik, Pedagang Menjerit

Keuntungan Sedikit, Daya Beli Konsumen Menurun

PEMBELI BERKURANG: Pedagang beras di Pasar sementara Rawa Indah ikut merasakan dampak kenaikan harga beras di awal tahun ini.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Kenaikan harga beras yang terjadi dalam sebulan terakhir telah membuat limbung bukan hanya konsumen, tetapi pedagang beras di pasar-pasar tradisional. Selain turunnya untung penjualan, juga berdampak terhadap berkurangnya pembeli. Pemerintah diminta cepat melakukan stabilitasi.

Bahar, pedagang beras di pasar sementara Rawa Indah mengaku, kenaikan harga sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Hanya saja, kenaikan harga beras terjadi secara bertahap. Terhitung, kenaikan sudah terjadi sebanyak empat kali. Bahar mengatakan, awalnya harga beras satu karung 25 kilogram Rp 225 ribu. Kemudian naik menjadi Rp 265 ribu, naik lagi menjadi Rp 275 ribu, dan terakhir Rp 295 ribu.

“Belum tahu ke depan akan naik lagi atau tidak. Karena kami hanya mengikuti kiriman saja. Kalau dari mereka naik, kami juga naik,” ujarnya kepada Bontang Post, Selasa (16/1) kemarin.

Bahar mengaku, naiknya harga beras ini turut berdampak pada penjualannya yang semakin menurun. Bahkan tak sedikit warga yang sebelumnya membeli beras 25 kilogram, kini hanya membeli yang 5 dan 10 kilogram saja. “Bahkan ada juga yang hanya beli 1 atau 2 kilogram saja,” sebutnya.

Hal senada juga diutarakan Aco, penjual beras di kawasan pasar sementara Rawa Indah itu juga menuturkan hal yang sama. Malah kata dia, penjualan beras eceran kiloan justru lebih banyak dibeli ketimbang beras karungan. “Apalagi kami jualnya banyak pilihan. Mau satu kilogram, dua kilogram, bahkan setengah kilogram juga kami layani,” sebutnya.

Terbaru, dia pun juga mendapat pasokan beras medium merek Bulog untuk dijualkan kembali kepada masyarakat. Pasokan beras ini dikirim oleh Kementerian Pangan dibantu Kepolisian. Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) nya, yakni Rp 9.850 per kilogramnya. “Hari ini (kemarin, Red.) baru dikirim berasnya dan langsung kami ecerkan,” tukasnya. (bbg)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 19:27

Pengidap HIV dan AIDS Menurun

BONTANG – Jumlah pengidap HIV/AIDS atau ODHA selama setahun terakhir…

Selasa, 20 November 2018 19:24

Ini 16 Rekomendasi Bebas Banjir

BONTANG – Pansus Banjir DPRD menyelesaikan masa tugasnya. Pasalnya, Senin…

Senin, 19 November 2018 19:51

Gemetar Dapat Sepeda Motor

  GEMETAR dan terharu. Itulah ekspresi Fillia Afrida saat nomor…

Senin, 19 November 2018 19:49

Jalan Sehat Bontang Post Bertabur Hadiah

BONTANG – Ribuan masyarakat Kota Taman antusias mengikuti kegiatan Jalan…

Senin, 19 November 2018 19:47

Empat Tenaga Kerja Asing Ilegal Dipulangkan, Sebelumnya Kerja di PLTU di Bontang

BONTANG – Sebanyak empat tenaga kerja asing (TKA) ilegal di…

Senin, 19 November 2018 19:45
Info CPNS

Tes CPNS Diusulkan Ranking

BONTANG – Hasil tes CPNS tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD)…

Senin, 19 November 2018 19:43

Kota Taman Menunggu Hasil Penilaian Adipura

BONTANG – Penghargaan Adipura tinggal menunggu hasil penilaian dari Kementerian…

Senin, 19 November 2018 09:01

Kota Taman Menunggu Hasil Penilaian Adipura

BONTANG – Penghargaan Adipura tinggal menunggu hasil penilaian dari Kementerian…

Senin, 19 November 2018 08:59

Aeromodelling Dimainkan di Bontang

 BONTANG – Bontang  mendapat tambahan jatah lokasi venue untuk Pekan…

Sabtu, 17 November 2018 19:36
Info CPNS

Dewan Sebut Seleksi CPNS Gagal

BONTANG -  Hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS jauh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .