MANAGED BY:
RABU
23 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 07 Februari 2018 00:21
Dokter Wajib Jelaskan Standar Baku

Perawat Perempuan Sedikit, Banyak yang Risih Ditangani Lawan Jenis

SESUAI STANDAR: Pasien sedang mendaftar di RSUD Kudungga, Selasa (6/2) kemarin.(Dok/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA -  Peristiwa pelecehan terhadap pasien yang dilakukan oknum perawat memicu keresahan di masyarakat. Pasien perempuan banyak yang merasa risih dilayani perawat laki-laki.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kutim dr. Agung Wiratmoko menjelaskan, penanganan terhadap pasien mengutamakan prosedur yang telah ditetapkan. Sebelum melakukan operasi, dokter menjelaskan kepada pasien mengenai mekanisme dan aturan baku operasi.

"Kami selalu menjelaskan dahulu pada pasien. Kemudian setuju atau tidaknya mereka harus menandatangani formulir. Setelah itu kami baru dapat mengambil tindakan medis," ucapnya.    

Perihal kejadian  pelecehan yang dilakukan oknum perawat di salah satu rumah sakit di Surabaya. Ia tak memberikan kesimpulan perihal kejadian tersebut.

"Saya kurang percaya sama video yang beredar. Bisa saja hal tersebut belum benar. Jika video nya setengah-setengah seperti itu saya juga ragu," jelasnya ditemui di Sekretariat IDI, Selasa (6/2).

Dirinya menjelaskan berita tersebut belum diketahui kebenarannya . Terlebih banyak hal yang menyebabkan pasien histeris. Salah satunya karena penderita masih dalam pengaruh anastesi. Dia mengatakan  hal  seperti itu belum pernah terjadi di Kutim. Ia mengharapkan hal tersebut tidak pernah terjadi pada seluruh intansi kesehatan di Kutim.

"Hingga saat ini Kutim tidak pernah mengalamami kejadian seperti itu. Dan semoga saja tidak akan pernah terjadi," harapnya.

Kepala pembinaan anggota dr. Esty Indriyanti menambahkan, minimnya SDA tenaga kerja perawat perempuan menjadi kendala. Ketika beberapa pasien yang akan melahirkan tidak ingin ditangani laki-laki.

"Sedikit sekali perawat wanita. Lagipula yang jaga malam mayoritas perawat laki-laki. Susahnya ketika ada ibu hamil yang akan melahirkan lalu ingin mendapatkan penanganan dari perawat permepuan," paparnya.

Menurutnya tidak ada cara lain. Jika hal seperti itu terjadi, hal tersebut akan tetap dilakukan. Dengan cara memberi penjelasan pda pasien. Mengingat dokter telah disumpah untuk bekerja dengan jujur. Tanpa melakukan pelecehan.   

"Dokter kan sudah disumpah. Jadi tidak boleh melakukan hal yang tidak diinginkan. Jika pasien sudah waktunya melahirkan ya harus dibantu medis. Walaupun yang menangani laki-laki. Diberikan pengarahan supaya pasien dapat memahami maksudnya," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 18:02
Porprov Kaltim 2018

Isu Kutim Tak Siap Gelar Porprov Merebak

SANGATTA - Segala persiapan Kutai Timur selaku tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan…

Selasa, 22 Mei 2018 17:53
Hari Kebangkitan Nasional

Rasa Nasionalisme Semakin Terkikis

SANGATTA - Di dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo RI),…

Selasa, 22 Mei 2018 17:49
Pemkab Kutim

Bupati Beri Bantuan Rp 100 Juta

SANGATTA -  Bupati Kutim Ismunandar mengatakan, pembangunan Balai Adat sudah berdiri megah. Berbeda…

Selasa, 22 Mei 2018 17:48
Pemkab Kutim

Dalam Kunjungan Kerja di Kongbeng dan Muara Wahau, Bupati Serahkan 80 KTP-el

SANGATTA - Sebanyak 80 Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) diserahkan Bupati Kutai Timur (Kutim)…

Selasa, 22 Mei 2018 17:44
Pemkab Kutim

Ramadan, Coffee Morning Tetap Dilaksanakan

SANGATTA- Coffee Morning yang diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian,…

Selasa, 22 Mei 2018 17:44
Pemkab Kutim

Wabup Pimpin Upacara Harkitnas

SANGATTA-Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) Kasmidi Bulang memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Causeway Tak Kunjung Dilelang

SANGATTA - Begitu lamban progres pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, Kutim. Anggaran pembangunannya…

Senin, 21 Mei 2018 00:03
Sidrap

Begini Cara Kutim 'Buktikan Perhatian' ke Sidrap

SANGATTA-Dinas Pertanian Kutim berencana membuat program rumah pangan lestari hingga ternak ayam di…

Senin, 21 Mei 2018 00:03

Hingga Siang Tak Diangkut Petugas, Sampah Berserakan di Sangsel

SANGATTA- Pemandangan tak menyenangkan terjadi di Sangatta Selatan. Ya, dibeberapa titik jalan terdapat…

Senin, 21 Mei 2018 00:03
Pilgub Kaltim 2018

Pendatang Jadi Ancamam Golput

SANGATTA- Warga pendatang yang sudah berdomisili di Kutim, ternyata menjadi ancaman terbesar bagi kelancaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .