MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 07 Februari 2018 00:21
Dokter Wajib Jelaskan Standar Baku

Perawat Perempuan Sedikit, Banyak yang Risih Ditangani Lawan Jenis

SESUAI STANDAR: Pasien sedang mendaftar di RSUD Kudungga, Selasa (6/2) kemarin.(Dok/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA -  Peristiwa pelecehan terhadap pasien yang dilakukan oknum perawat memicu keresahan di masyarakat. Pasien perempuan banyak yang merasa risih dilayani perawat laki-laki.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kutim dr. Agung Wiratmoko menjelaskan, penanganan terhadap pasien mengutamakan prosedur yang telah ditetapkan. Sebelum melakukan operasi, dokter menjelaskan kepada pasien mengenai mekanisme dan aturan baku operasi.

"Kami selalu menjelaskan dahulu pada pasien. Kemudian setuju atau tidaknya mereka harus menandatangani formulir. Setelah itu kami baru dapat mengambil tindakan medis," ucapnya.    

Perihal kejadian  pelecehan yang dilakukan oknum perawat di salah satu rumah sakit di Surabaya. Ia tak memberikan kesimpulan perihal kejadian tersebut.

"Saya kurang percaya sama video yang beredar. Bisa saja hal tersebut belum benar. Jika video nya setengah-setengah seperti itu saya juga ragu," jelasnya ditemui di Sekretariat IDI, Selasa (6/2).

Dirinya menjelaskan berita tersebut belum diketahui kebenarannya . Terlebih banyak hal yang menyebabkan pasien histeris. Salah satunya karena penderita masih dalam pengaruh anastesi. Dia mengatakan  hal  seperti itu belum pernah terjadi di Kutim. Ia mengharapkan hal tersebut tidak pernah terjadi pada seluruh intansi kesehatan di Kutim.

"Hingga saat ini Kutim tidak pernah mengalamami kejadian seperti itu. Dan semoga saja tidak akan pernah terjadi," harapnya.

Kepala pembinaan anggota dr. Esty Indriyanti menambahkan, minimnya SDA tenaga kerja perawat perempuan menjadi kendala. Ketika beberapa pasien yang akan melahirkan tidak ingin ditangani laki-laki.

"Sedikit sekali perawat wanita. Lagipula yang jaga malam mayoritas perawat laki-laki. Susahnya ketika ada ibu hamil yang akan melahirkan lalu ingin mendapatkan penanganan dari perawat permepuan," paparnya.

Menurutnya tidak ada cara lain. Jika hal seperti itu terjadi, hal tersebut akan tetap dilakukan. Dengan cara memberi penjelasan pda pasien. Mengingat dokter telah disumpah untuk bekerja dengan jujur. Tanpa melakukan pelecehan.   

"Dokter kan sudah disumpah. Jadi tidak boleh melakukan hal yang tidak diinginkan. Jika pasien sudah waktunya melahirkan ya harus dibantu medis. Walaupun yang menangani laki-laki. Diberikan pengarahan supaya pasien dapat memahami maksudnya," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 19:34

Sampah Menumpuk, Ganggu Aktifitas Warga

SANGATTA - Tidak hanya di Sangatta, ternyata permasalahan sampah kerap mengganggu dimana-mana. Termasuk…

Senin, 20 Agustus 2018 19:33

DLH “Tekan” RSUD Lima Poin

SANGATTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim menyatakan, investigasi dugaan pencemaran lingkungan di…

Senin, 20 Agustus 2018 19:32

Tiga Hari Jelang Iduladha, Sebagian Harga Stabil

SANGATTA - Menurut pantauan Sangatta Post, pada Minggu (19/8) di Pasar Tradisional Sangatta Selatan,…

Senin, 20 Agustus 2018 19:31
Kabar Haji 2018

Distribusi Obat, Persiapan Jelang Wukuf

MAKKAH - Menjelang pelaksanaan wukuf atau haji di padang Arafah, sejak dua hari terakhir terus dilakukan…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:03
Semarak Hut RI Ke-73

Tak Menyangka Terpilih, Lawan Gugup dengan Percaya Diri

SANGATTA  - Trin Kamalia Yuli menjadi sorotan masyarakat yang menyaksikan upacara HUT ke-73 RI…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:03

Dewan Ingatkan Soal Gaji Honorer

SANGATTA -  Pembahasan APBD-Perubahan 2018  kembali digelar. Ini merupakan rapat  paripurna…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:03

Petani Bengalon Pesta Panen Timun dan Tomat

SANGATTA - Petani Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon menggelar pesta panen timun dan tomat, Rabu…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:03

BELUM TELAT..!! Kutim Mulai Pelototi Pariwisata

SANGATTA – Dipilihnya objek wisata bahari dipilih oleh para wisatawan bukan sekadar karena keindahannya.…

Minggu, 19 Agustus 2018 00:03

Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Bawang di Polybag

MEDIA polybag kini bisa dipergunakan untuk menanam bawang merah. Hal itu diuji coba oleh Dinas Perkebunan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 00:01

MIRIS!!! Anak di Bawah Tertangkap Edarkan Sabu

SANGATTA - Kepolisian kembali menggagalkan rencana transaksi pengedaran narkoba di Jalan Diponegoro…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .