MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 07 Februari 2018 00:21
Dokter Wajib Jelaskan Standar Baku

Perawat Perempuan Sedikit, Banyak yang Risih Ditangani Lawan Jenis

SESUAI STANDAR: Pasien sedang mendaftar di RSUD Kudungga, Selasa (6/2) kemarin.(Dok/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA -  Peristiwa pelecehan terhadap pasien yang dilakukan oknum perawat memicu keresahan di masyarakat. Pasien perempuan banyak yang merasa risih dilayani perawat laki-laki.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kutim dr. Agung Wiratmoko menjelaskan, penanganan terhadap pasien mengutamakan prosedur yang telah ditetapkan. Sebelum melakukan operasi, dokter menjelaskan kepada pasien mengenai mekanisme dan aturan baku operasi.

"Kami selalu menjelaskan dahulu pada pasien. Kemudian setuju atau tidaknya mereka harus menandatangani formulir. Setelah itu kami baru dapat mengambil tindakan medis," ucapnya.    

Perihal kejadian  pelecehan yang dilakukan oknum perawat di salah satu rumah sakit di Surabaya. Ia tak memberikan kesimpulan perihal kejadian tersebut.

"Saya kurang percaya sama video yang beredar. Bisa saja hal tersebut belum benar. Jika video nya setengah-setengah seperti itu saya juga ragu," jelasnya ditemui di Sekretariat IDI, Selasa (6/2).

Dirinya menjelaskan berita tersebut belum diketahui kebenarannya . Terlebih banyak hal yang menyebabkan pasien histeris. Salah satunya karena penderita masih dalam pengaruh anastesi. Dia mengatakan  hal  seperti itu belum pernah terjadi di Kutim. Ia mengharapkan hal tersebut tidak pernah terjadi pada seluruh intansi kesehatan di Kutim.

"Hingga saat ini Kutim tidak pernah mengalamami kejadian seperti itu. Dan semoga saja tidak akan pernah terjadi," harapnya.

Kepala pembinaan anggota dr. Esty Indriyanti menambahkan, minimnya SDA tenaga kerja perawat perempuan menjadi kendala. Ketika beberapa pasien yang akan melahirkan tidak ingin ditangani laki-laki.

"Sedikit sekali perawat wanita. Lagipula yang jaga malam mayoritas perawat laki-laki. Susahnya ketika ada ibu hamil yang akan melahirkan lalu ingin mendapatkan penanganan dari perawat permepuan," paparnya.

Menurutnya tidak ada cara lain. Jika hal seperti itu terjadi, hal tersebut akan tetap dilakukan. Dengan cara memberi penjelasan pda pasien. Mengingat dokter telah disumpah untuk bekerja dengan jujur. Tanpa melakukan pelecehan.   

"Dokter kan sudah disumpah. Jadi tidak boleh melakukan hal yang tidak diinginkan. Jika pasien sudah waktunya melahirkan ya harus dibantu medis. Walaupun yang menangani laki-laki. Diberikan pengarahan supaya pasien dapat memahami maksudnya," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 00:08

Elpiji 3 Kg Sering Langka, Disperindag Ingatkan Pangkalan

SANGATTA - Sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya kekosongan gas elpiji di Sangatta, Dinas Perindustrian…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:07

Pengusaha Digembleng KP2KP

SANGATTA- Meskipun pengusaha,  ternyata cukup banyak yang tidak mengetahui pasti tentang pajak.…

Jumat, 23 Februari 2018 00:10

MEMANAS!!! Mahasiswa Tuntut Transparansi Anggaran

SANGATTA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan…

Jumat, 23 Februari 2018 00:10

WASPADA!!! Rumah Warga Terancam Longsor

SANGATTA – Sistem saluran drainase Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Bukit Pelangi…

Jumat, 23 Februari 2018 00:09

Polres ‘Buka Lagi’ Kasus Pembantain Orang Utan 2 Tahun Lalu

  SANGATTA - Pembunuhan orang utan di Taman Nasional Kutai (TNK)  Kecamatan Teluk Pandan bergulir…

Jumat, 23 Februari 2018 00:09

Imbauan KPU Tak Digubris Paslon

SANGATTA – Imbauan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepada paslon agar melepas alat peraga kampanye…

Jumat, 23 Februari 2018 00:09

G 20 Mei Kutim Gugat UU APBN 2018

SANGATTA - Gerakan 20 Mei Kutim kembali dijadwalkan mengikuti sidang lanjutan di Mahkamah Konstitusi…

Kamis, 22 Februari 2018 00:28

Bapenda Ancam Segel Sarang Walet

SANGATTA - Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD)  dari sarang walet terbilang besar. Berdasarkan…

Kamis, 22 Februari 2018 00:28

Venue Renang Ditarget Rampung Tahun Ini

SANGATTA - Cabang olahraga renang menyiapkan segala kebutuhan sebelum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Kamis, 22 Februari 2018 00:27

Di Daerah Ini Gampang Temui Apotek Nakal

SANGATTA – Praktik jual beli obat keras tanpa resep dokter bisa terjadi karena oknum apotek nakal.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .