MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Kamis, 08 Februari 2018 01:16
Masalah Sosial Meningkat di 2017

Dinas Sebut Warga Mulai Terbuka Melapor

Safa Muha(LUKMAN/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Permasalahan sosial di Kota Taman disebut mengalami peningkatan di 2017. Bila dibandingkan yang terjadi selama 2016. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (Dissos-P3M) Bontang, Abdu Safa Muha. “Mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Safa kepada Bontang Post, di sela-sela pembukaan Rumah Singgah Taman Pelangi, Rabu (7/2) kemarin.

Meski tidak menyebut angka pasti, pria yang pernah menjabat Camat Bontang Barat ini memperkirakan kenaikannya mencapai sekira 10 persen. Kenaikan ini menurut Safa mesti dilihat dari segi positif, yaitu mulai terbukanya warga masyarakat dalam melaporkan adanya kasus-kasus sosial dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di lingkungannya.

“Meningkatnya jumlah masalah sosial karena banyak laporan yang masuk ke dinas. Artinya masyarakat sudah sadar untuk melaporkan masalah-masalah sosial ini kepada dinas. Sehingga kami dapat segera menangani,” jelasnya.

Ditanya permasalahan sosial yang paling banyak di 2017, Safa menyebut datang dari PMKS yang bermasalah dalam hal kesehatan. Yaitu PMKS yang menderita penyakit-penyakit berat yang kesulitan dalam hal pembiayaan pengobatan. Sehingga setelah diketahui oleh dinas, langsung diberikan bantuan sesuai kebutuhan masing-masing.

Selain PMKS yang bermasalah dengan kesehatan, Safa juga mengatakan ada beberapa kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang masuk ke Dissos-P3M. Yang kemudian ditangani bersama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Bontang. “Untuk kasus kekerasan, data dan penanganannya ada di P2TP2A,” tambah Safa.

Lebih lanjut dia menjelaskan, diresmikannya rumah singgah Taman Pelangi akan semakin memudahkan kinerja dinas dalam menangani setiap masalah sosial yang ada. Para PMKS yang membutuhkan bantuan dapat ditampung sementara di Rumah Singgah Taman Pelangi tersebut hingga masalahnya selesai ditangani.

“Misalnya bila ditemukan lansia terlantar, akan ditampung terlebih dulu di rumah singgah sebelum dicarikan panti sosial,” bebernya. Safa menyebut, anggaran untuk penanganan PMKS di rumah singgah ini telah disediakan oleh Pemkot Bontang. Dinas akan mencari tambahan dana dengan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait apabila dibutuhkan.

Untuk memaksimalkan kinerja penanganan masalah-masalah sosial, Safa mengimbau semua pihak dapat saling bekerja sama. Dalam hal ini dia meminta pihak ketenteraman dan ketertiban (Trantib) di masing-masing kelurahan dapat bergerak aktif melaporkan ke dinas apabila di daerahnya ditemukan kasus PMKS.

“Kalau misalnya Trantib tidak bisa menangani (PMKS, Red.), setidaknya melaporkannya ke dinas agar dapat ditindaklanjuti. Selama ini kebanyakan yang melapor langsung dari warga melalui ketua RT atau langsung melapor ke dinas,” pungkas Safa. (luk)


BACA JUGA

Sabtu, 05 September 2015 22:12

DPRD Belum Pernah Terima Laporan

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Walaupun sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*