MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 08 Februari 2018 01:22
Berharap KLB Difteri Berakhir
Rusman Yaqub(DOK METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Status Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri di tiga daerah di Kaltim diharapkan dapat segera berakhir. Harapan ini melihat pada upaya Dinas Kesehatan baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang telah maksimal menangani kasus difteri.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan melakukan tindakan penanganan yang efektif dan terukur. Khususnya di tiga daerah yang berstatus KLB yaitu Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Timur (Kutim). 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan yang dia terimanya, di sepanjang 2017 telah tercatat 20 kasus terduga (suspect) difteri. Satu di antaranya dinyatakan positif.  Sementara sejak awal 2018 hingga awal Februari, telah ditemukan 124 kasus suspect yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Kaltim. Dari jumlah tersebut, 21 kasus telah dinyatakan positif.

“Ini harus ditangani dengan serius. Karena ada satu kasus saja terjadi di suatu daerah, maka akan ditetapkan KLB. Tapi dari laporan yang kami terima, sejauh ini kondisinya sudah membaik,” jelas Rusman.

Upaya pencegahan melalui vaksinasi massal yang dilakukan Pemprov Kaltim turut menjadi sorotan DPRD. Menurut dia, Dinas Kesehatan Kaltim maupun kabupaten/kota harus bekerja keras menghambat peredaran wabah difteri agar tidak menyebar ke wilayah lain.

“Caranya dengan melokalisasi sumber titik yang terkena difteri. Pemberian vaksin dilakukan berdasarkan kasus,” terangnya.

Namun begitu politisi PPP ini menyebut sejauh ini kegiatan vaksin sudah berjalan baik. Bahkan sampai ke hampir seluruh sekolah. Dalam mengantisipasi penyebaran difteri, dia mengusulkan agar posyandu dan puskesmas dapat ditingkatkan sampai ke daerah-daerah.

Rusman meyakini, dengan memaksimalkan pelayanan posyandu, dia meyakini pencegahan dan pendeteksian dini terhadap wabah difteri bisa lebih diminimalisir. “Karena Posyandu ini kan tempat pertama setelah di rumah sebagai deteksi dini masyarakat,” tutur dia.   

Dengan berbagai tindakan yang telah dilakukan itulah, dia berharap dalam waktu dekat status KLB di Samarinda, Balikpapan, dan Kutim dapat dicabut. Rusman pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi difteri.  (luk)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 19:07

UMK Banyak Diacuhkan, Dewan Diminta Susun Perda Perlindungan Upah

SAMARINDA - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) mendesak DPRD Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 19:03

KPK Pimpin Pos Pantau Kapal Batu Bara

SAMARINDA - Pos pantau kapal pengangkut batu bara di Kaltim…

Selasa, 20 November 2018 18:59

Jelang Akhir Tahun, Baru Enam Raperda Sah

    SAMARINDA – Menjelang akhir tahun, hanya enam yang…

Selasa, 20 November 2018 18:56

Pengesahan Tatib Wawali Ditunda

SAMARINDA – Warga Kota Tepian sepertinya harus lebih bersabar menanti…

Selasa, 20 November 2018 18:54

Dipecat karena Ikut Serikat Buruh?

SAMARINDA - Penghentian hubungan kerja (PHK) tanpa keputusan pengadilan hubungan…

Selasa, 20 November 2018 18:51

PAW, Abdul Kadir Resmi Dilantik

SAMARINDA – Drama panjang proses penggantian antar waktu (PAW) almarhum…

Senin, 19 November 2018 19:37

Lubang Tambang Kaltim Disorot KPK

SAMARINDA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut memberikan sorotan tajam…

Senin, 19 November 2018 19:32

Keputusan Timsel KPU Bakal Digugat

SAMARINDA – Keputusan Tim Seleksi (Timsel) Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Senin, 19 November 2018 19:27

Alphad “Dibui”, Gerindra Bakal Dirugikan

SAMARINDA - Penahanan Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif masih menjadi…

Senin, 19 November 2018 19:26

Dorong Keterbukaan dan Transparansi Informasi di Kaltim

Komisi Informasi (KI) Provinsi Kaltim menilai masih banyak organisasi perangkat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .