MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Sabtu, 10 Februari 2018 00:19
Ini Alasan Keluarga Enggan Melaporkan Pecandu

120 Pecandu Ikuti Program Rehab

Penanggung jawab Program IPLW Puskesmas Teluk Lingga Doris Novelyn(Dok/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA – Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Kutai Timur (Kutim) sudah menangani dan merehabilitasi kurang lebih 120 pencandu narkoba. Jumlah it uterus meningkat sejak dibentuknya IPWL tahun 2015 silam.

Penanggung jawab Program IPLW Puskesmas Teluk Lingga Doris Novelyn mengungkapkan memang nampak ada peningkat di tiap tahun. Namun peserta rehabilitasi kebanyakan rujukan dari pasien reserse narkoba Polres Kutim. Dan kebanyakan mereka mempunyai latar belakang pekerja swasta ada juga yang pekerja dengan penghasilan tidak tetap.

“Kalau dari masyarkat sih ngak terlalu banyak. Itu kebanyakan dari Polres Kutim,” terang Doris di Ruang Kerjanya di Puskesmas Teluk Lingga, Rabu (7/2).

Dia mengungkapkan, pasien yang dirujuk kesini merupakan pemakai narkoba yang pernah ditangkap dan sudah menjalani masa tahanannya. Setelah bebas mereka difasilitasi oleh pihak polres ke IPLW untuk mendapatkan perawatan dan rehabilitasi.                         

“Mulai penanganan di 2015 ada 11 orang, lalu 2016 meningkat dengan jumlah 60 dan terakhir 2017 kurang lebih ada 120 yang kebanyakan pemakai jenis sabu-sabu,” tuturnya.

Doris menerangkan, IPWL memang diperuntukan untuk seluruh warga kutim yang secara sukarela melaporkan diri atau anggota keluarga untuk diobati akibat candu narkoba. Namun dari masyarakat belum banyak yang melapor dan memanfaatkan program ini, karena kasus narkoba merupakan aib bagi keluarga.

“Dari kesadaran warga yang kurang dalam melapor hingga perasaan malu karena itu aib jika ada anggota kelurga yang terlibat,” katanya.

Sebagai informasi, IPWL dibentuk berdasarkan keputusan Menkes RI No. 18/Menkes/SK/VII/2012. Di Kutim sendiri ada tiga IPWL yaitu di Puskesmas Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara lalu di Muara Wahau dan terakhir di Kaliorang. Adapun layanan yang diberikan kepada pasien, awalnya pasien di assement atau diwawancara dengan didampingi keluarga. Hal itu dilakukan guna mengetahui tingkat ketergantungan narkoba yang dikonsumsi. Jika memang parah langsung diberikan surat rujukan untuk direhabilitas dan biaya gratis alias ditanggung pemerintah Kutim. (hd/*la)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*