MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Sabtu, 10 Februari 2018 00:25
Ponton Tanpa Alat Keamanan Ditegur Dishub

Tak Digubris, Kemampuan Berenang Dianggap Cukup

TAK AMAN: Alat transportasi ponton di Sangatta Selatan sebagian besar belum memiliki alat keselamatan.(Dok Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA -   Sebagian besar ponton yang digunakan sebagai sarana  transportasi masyarakat beroperasi tanpa alat keselamatan. Kendati sudah terjadi berbagai kasus yang menyebabkan kematian, namun penyediaan fasilitas keselamatan masih disepelekan.

Pengemudi ponton yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, tidak adanya alat pengaman bukan masalah bagi mereka. Memiliki

kemampuan berenang dianggapnya cukup untuk menyelamatkan diri.

"Untuk apa pakai alat pengaman. Merepotkan saja. Bisa berenang saja sudah cukup," ujarnya ditemui Jumat (9/2).

Dirinya memaparkan kejadian kecelakaan sebelumnya bukan dipicu alat pengamanan, melainkan takdir. Hal tersebut menjadi penyebab minimnya kesadaran pengemudi ponton terhadap pentingnya keselamatan kerja.

"Pakai tidak pakai pelampung, kalau waktunya meninggal ya meninggal. Namanya takdir tidak bisa dihindari," jelasnya.

Menurut pengemudi lain, dirinya sependapat terhadap rekannya. Baginya pemerintah hanya menghimbau saja. Tidak ada sumbangsih peralatan keselamatan.

"Untuk apa kalau cuma diberi himbauan. Kami butuh alatnya saja. Berikan saja kami pelampungnya, nanti kami pasang," ujarnya.

Sembilan kapal ponton yang beroperasi selama lebih dari 10 tahun, hanya setengahnya yang mematuhi aturan. Memiliki pelampung dan ban karet. Sisanya tak sesuai prosedur.

KASI Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) Dinas Perhubungan Kutim, Soleram menjelaskan dirinya selalu melakukan pemantauan setiap hari di wilayah sungai Sangatta. Hal tersebut dilakukan untuk memerhatikan keadaan ponton.

"Setiap hari kami melakukan pengawasan disana. Selain itu, kami juga sudah sering memperingati jika ada kesalahan. Namun sulit, karena minimnya kesadaran mereka," jelasnya

Baginya tingkat kesadaran dirasa perlu. Jika tidak dari diri sendiri, akan sulit untuk diberikan pengarahan.

"Kalau bukan dari mereka sendiri yang sadar ya tetap sulit. Sering sekali setelah pengawasan dari kami selesai, mereka pasti melakukan pelanggaran lagi," ucapnya.

"Misal saja kami berlakukan aturan, kapasitas beban ponton hanya empat motor untuk ponton kecil. Dan 7 motor untuk ponton besar. Tapi kalau kami selesai memantau, bisa-bisa kapasitas motor menjadi lebih banyak dari aturannya," sambungnya.    

Dirinya berharap pengemudi ponton dapat memahami aturan keselamatan kerja. Pasalnya hal tersebut berdampak bagi nyawanya dan penumpang kapal ponton.

"Semoga bisa lebih tertib terhadap aturan. Kan yang selamat dirinya sendiri dan penumpangnya," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 00:15
Pemilu 2019

Bawaslu Pastikan Semua Warga Kutim Masuk DPT

SANGATTA – Bawaslu Kaltim dan Kutim melakukan kunjungan ke warga yang belum terdaftar dalam Daftar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:05
Info CPNS

Guru Honorer Galau, Ini Sebabnya

SANGATTA – Tenaga guru honorer di Kutim tengah galau. Terutama yang berusia di atas 35 tahun.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Pasangan Kutim Menuju Duta Wisata Indonesia

SANGATTA – Perjuangan Muhammad Shiddiq berbuah manis. Mewakili Kutim bersama Uci Zahra Fani, keduanya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04
Info CPNS

Hari Ini, Terakhir Pengembalian Berkas

SANGATTA – Pengembalian berkas tes CPNS ditutup hari ini. Jadwal itu sejatinya diperpanjang mengingat…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:59
info CPNS

Ratusan Peserta Tak Kembalikan Berkas

SANGATTA - Batas waktu pemberkasan yang diberikan pihak administrasi telah selesai. Sekira 400 pendaftar…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:56

PT AE Diduga Gelapkan Uang Karyawan

SANGATTA - Perusahaan PT Anugerah Energytama yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kecamatan…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:05

600 Pedagang Lama Jadi Prioritas di Pasar Ini

SANGATTA - Upaya pemerintah untuk menarik minat belanja masyarakat Kutim, yaitu dengan memperluas Pasar…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:05

PIS Diperluas, Bupati Peletakan Batu Pertama

PEMKAB Kutim tengah melakukan perluasan Pasar Induk Sangatta (PIS) di Jalan Ilham Maulana, Kelurahan…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:04

SABAR AJA..!! Kasus TK2D Masih Panjang

SANGATTA -  Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) belum surut permasalahannya. Status hukumnya yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:03

Ketiga Kalinya, Kutim Berhasil Raih WTP

  SANGATTA - Kembali, Kutim meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .