MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 12 Februari 2018 00:02
Habitat Asli Orang Utan Banyak Dirampas Perkebunan Sawit

2.930 Jumlah Orang Utan di Kaltim

TANGKAP: Ini merupakan orang utan di TNK yang tertangkap kamera sedang bermain di atas pohon.(ist)

PROKAL.CO, SANGATTA - Dari data Forum Orang Utan Indonesia (Forina) berdasarkan hasil Population Habitat and Viability Analysis (PAVA) menyatakan, terdapat  2.930 jumlah orang utan yang tersebar di Kaltim.

Khusus di Taman Nasional Kutai (TNK), berdasarkan inventarisasi balai TNK tahun 2017 ialah sebanyak 1.931 individu orang utan.

Hal ini terkuak dari hasil siaran pers Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem terkait kematian orang utan di Teluk Pandan,  Kecamatan Teluk Pandan,  Kutim.

Dikuak lebih mendalam, data Forina terbaru 2017 ini menyatakan, jika 279.359 hektar  dari 3.447.230 hektar perkebunan sawit yang dikelola oleh 322 perusahaan sebelumnya merupakan habitat asli orang utan.

Artinya,  sebanyak delapan persen habitat hewan dilindungi tersebut Dirampas oleh perusahaan atau perkebunan sawit. 

"Datanya seperti itu yang kami dapat," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH),  Encek Achmad Rafiddin Rizal.

Melihat data di atas, tentu saja keberadaan orang utan kian terancam atas pembukaan lahan yang kian frontal. Habitatnya mulai tergusur. 

Satu satunya wadah aman ialah TNK. Namun faktanya, TNK ikut terjarah. Tak sedikit orang utan mati di kawasan TNK.  Mulai ditembak,  dijerat,  dan terbakar.

"Jika melihat data, orang utan di Kaltim khususnya di Kutim masih terbilang banyak. Untuk itu,  perlu perhatian khusus dalam  menanganinya. Jangan sampai terulang kembali kasus pembunuhan orang utan," kata Rizal.

Untuk mengantisipasi keburukan yang terjadi,  semua pihak kompak membentuk tim pencegahan pembunuhan orang utan.

Diantara upayanya ialah melakukan  patroli,  menggelar sosialisasi penghalauan serta perlindungan dan penyelamatan orang utan.

"Jika ditemukan potensi  mengancam hewan yang dilindungi termasuk orang utan maka segera laporkan," pinta Rizal.

Rizal meminta semua jenis pelanggaran yang dilakukan  mendapatkan sanksi yang berat.  Hal ini untuk menekan jumlah pelanggaran akan datang.

Jelas dalam aturan bagi mereka yang melanggar diancam hukuman yang cukup berat.  Sebab aturan sudah menegaskan secara gamblang larangan tersebut.

Seperti pada pasal 1 angka 5 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi SDA hayati dan ekosistem, 

Kemudian pasal  4 ayat 2 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa dan pasal 21 ayat 2. 

Dijelaskan, setiap orang dilarang menangkap,  melukai,  membunuh,  menyimpan,  memiliki,  memelihara,  mengangkut,  dan memperniagakan satwa yang dilindungi.

"Sanksi pidana bagi orang yang sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) adalah pidana penjara paling lama 5  tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000,00," tegasnya. (dy)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 00:29

Awas Tertipu, Jangan Tergoda DP Murah

SANGATTA - Pemkab Kutim melalui Dinas Pemukiman dan Kawasan Perumahan (Perkim) Kutim, terus melakukan…

Kamis, 16 Agustus 2018 18:01

Akhir Agustus, Bapenda Yakin PAD Capai Target

SANGATTA - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim, laik diapresiasi. Pasalnya, di bawah kepemimpinan…

Kamis, 16 Agustus 2018 17:59

Oknum ASN Abaikan Instruksi Bupati

SANGATTA – Masih saja ada ASN (Aparatur Sipil Negara) yang mengabaikan instruksi Bupati Kutim.…

Kamis, 16 Agustus 2018 17:58

ASN Dilarang Terlibat Politik Praktis

SANGATTA - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Kutim, dilarang keras terlibat…

Kamis, 16 Agustus 2018 17:57
Porprov 2018

Belum Setor Berkas, 16 Cabor Terancam Tidak Dapat Dana

SANGATTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah mengatakan, dana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Kamis, 16 Agustus 2018 17:57

Pasca Disorot Terkait Limbah Oli, RSUD Bersih-Bersih Parit

SANGATTA – Seusai kebakaran beberapa waktu lalu, RSUD Kudungga segera ambil tindakan. Parit yang…

Kamis, 16 Agustus 2018 17:56

Cegah Penyakit Sapi, Vaksinasi Tiap Tahun

SANGATTA - Hasil dari pemeriksaan kesehatan sapi di sejumlah penjual hewan kurban Sangatta, dipastikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:11

Animo Tinggi, Jadwal Penerbangan Perintis Bakal Ditambah

SANGATTA - Melihat tingginya animo masyarakat Kutai Timur (Kutim) dalam menggunakan jasa penerbangan,…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:08

Wabup Kutai Timur Sentil ASN, Soal Apa?

SANGATTA – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) merupakan kewajiban bagi Aparatur…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:06

Deskarah Juarai Santan Cup III

SANGATTA - Deskarah FC berhasil menjadi juara I di ajang Santan Cup III, Senin (13/8). Bermain di lapangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .