MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Senin, 12 Februari 2018 00:10
Bangun Dulu Baru Izin Diurus

Gubernur akan Tiru Morowali

KUNJUNGAN KERJA: Gubernur Awang Faroek Ishak bersama Bupati Morowali Anwar Hafid (kopiah hitam) di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).(HUMASPROV KALTIM FOTO METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, align="left">MOROWALI - Kunjungan kerja Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) berbuah manfaat. Kaltim mendapat pelajaran penting soal menarik minat investor untuk berinvestasi di sejumlah kawasan industri yang sedang dikembangkan di Kaltim.

Terobosan  Bupati Morowali, Anwar Hafid yang sangat menarik perhatian Gubernur Awang Faroek adalah motto "Membangun Dulu Baru Ijin Diurus". Motto itu ternyata terbukti menarik minat banyak investor ke kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Gubernur mengakui  apa yang dilakukan bupati Morowali merupakan terobosan yang patut ditiru. Inovasi ini bahkan lebih dulu dilakukan sebelum Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres)  terkait kemudahan berusaha di daerah dan imbauan agar daerah tidak menghalangi masuknya investasi, sebaliknya harus memberikan banyak kemudahan investasi.

"Ternyata bupati Morowali lebih dulu melakukan terobosan yang sangat luar biasa dengan menarik mega proyek  investasi murni  dari luar untuk membangun smelter," kata Gubernur Awang Faroek saat ramah tamah Gubernur Kaltim dan rombongan   bersama Pemkab Morowali yang dilaksanakan di rumah jabatan Bupati Morowali, Jumat (9/2).

Awang mengakui, untuk urusan terobosan, sebenarnya Kaltim sudah menyediakan perizinan dan kemudahan dalam berinvestasi, tapi egoisme daerah kabupaten/kota terkadang kerap menjadi kendala. "Kalau investasi mudah masuk, cepat dilaksanakan, rakyat juga yang akan  menikmati hasilnya,  demikian juga pembangunan strategis lainnya," curhat Awang.

Ditambahkan Awang, Morowali sebagai kabupaten pemekaran, sangat beruntung memiliki bupati, Anwar Hafid yang berani mengambil terobosan luar biasa untuk kepentingan rakyatnya dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 13,8 persen dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Seringkali kata Awang, daerah terlalu taat dengan instruksi pusat yang harus melengkapi infrastruktur dan lainnya, baru investor masuk. Tapi Morowali tidak. Bahkan PLTU pun dibangun sendiri oleh perusahaan,  dimana izin cukup dari bupati, dan  hasilnya cepat selesai. Sekarang listrik sudah bisa dinikmati masyarakat 24 jam.

"Jadi itulah mengapa kita ingin belajar ke Morowali, karena bupatinya memiliki terobosan berani. Katakan investor perlu lahan 1.500 hektar, langsung tersedia. Ini kan sangat membantu," puji Awang. Anjuran Gubernur, para bupati dan walikota di Kaltim hendaknya belajar ke Morowali untuk belajar bagaimana cara menggaet investor.

Sebelumnya, Bupati Morowali Anwar Hafid menjelaskan pada saat awal mereka belum memiliki PTSP. Kebijakan yang terbilang berani pun diambil demi memudahkan investasi.  Karena para investor datang untuk berinvestasi, maka bermodal keyakinan dan kepercayaan diberikanlah izin prinsip. Setelah itu mereka bekerja dan membangun karena secara prinsip, mereka lebih tahu kondisinya.

"Setelah terbangun, baru kami lanjutkan dengan perijinan, termasuk pembayaran pajak dan sebagainya. Itulah yang saya terapkan untuk menarik investor ke Morowali," kata Anwar Hafid.

Terkait kebijakan "Bangun Dulu Baru Ijin Diurus", semua investor merasa senang dan mereka percaya bahwa pemerintah daerah sudah berjalan sesuai arahan Presiden untuk tidak menghalangi investasi. Dan itu benar-benar diterapkan di Morowali. "Hasilnya sekarang, sudah tiga investor smelter yang datang ke Morowali. Semua mendapat perlakuan yang sama termasuk jaminan keamanan," kata Anwar Hafid. (*/drh)


BACA JUGA

Kamis, 27 Desember 2018 19:19

2019, Kantong Plastik Dilarang

SAMARINDA – Upaya Pemkot Samarinda menata lingkungan dengan melarang penggunaan…

Kamis, 27 Desember 2018 19:17

Dari Anugerah Kencana Nasional untuk Wali Kota Samarinda

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima Anugerah Kencana Nasional 2018…

Minggu, 23 Desember 2018 17:27

Kontrak Penjualan LNG ke Jepang Bakal Habis, Begini Kata Gubernur...

SAMARINDA – Kontrak ekspor gas alam cair atau liquefied natural…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:44

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh

 “Kenaikan itu sudah cukup bagus. Karena di tahun-tahun sebelumnya, tingkat…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:43

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

SAMARINDA – Setiap pekerja berhak mendapat jaminan sosial. Hal ini…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:42

Gubernur dan Dubes Rusia Satu Meja

SAMARINDA - Untuk memastikan kelanjutan kerja sama proyek strategis di…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:41

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

Banyak cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Ibu Nasional yang…

Jumat, 21 Desember 2018 18:44

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar

SAMARINDA – Upaya antisipasi kelangkaan barang dan naiknya harga kebutuhan…

Jumat, 21 Desember 2018 18:43

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim belum berani mematok angka…

Jumat, 21 Desember 2018 18:42

2018, Asuransi Mobil Tumbuh Positif

SAMARINDA – Pertumbuhan jasa asuransi mobil di Kaltim pada 2018…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*