MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Senin, 12 Februari 2018 00:10
Bangun Dulu Baru Izin Diurus

Gubernur akan Tiru Morowali

KUNJUNGAN KERJA: Gubernur Awang Faroek Ishak bersama Bupati Morowali Anwar Hafid (kopiah hitam) di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).(HUMASPROV KALTIM FOTO METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, align="left">MOROWALI - Kunjungan kerja Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) berbuah manfaat. Kaltim mendapat pelajaran penting soal menarik minat investor untuk berinvestasi di sejumlah kawasan industri yang sedang dikembangkan di Kaltim.

Terobosan  Bupati Morowali, Anwar Hafid yang sangat menarik perhatian Gubernur Awang Faroek adalah motto "Membangun Dulu Baru Ijin Diurus". Motto itu ternyata terbukti menarik minat banyak investor ke kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Gubernur mengakui  apa yang dilakukan bupati Morowali merupakan terobosan yang patut ditiru. Inovasi ini bahkan lebih dulu dilakukan sebelum Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres)  terkait kemudahan berusaha di daerah dan imbauan agar daerah tidak menghalangi masuknya investasi, sebaliknya harus memberikan banyak kemudahan investasi.

"Ternyata bupati Morowali lebih dulu melakukan terobosan yang sangat luar biasa dengan menarik mega proyek  investasi murni  dari luar untuk membangun smelter," kata Gubernur Awang Faroek saat ramah tamah Gubernur Kaltim dan rombongan   bersama Pemkab Morowali yang dilaksanakan di rumah jabatan Bupati Morowali, Jumat (9/2).

Awang mengakui, untuk urusan terobosan, sebenarnya Kaltim sudah menyediakan perizinan dan kemudahan dalam berinvestasi, tapi egoisme daerah kabupaten/kota terkadang kerap menjadi kendala. "Kalau investasi mudah masuk, cepat dilaksanakan, rakyat juga yang akan  menikmati hasilnya,  demikian juga pembangunan strategis lainnya," curhat Awang.

Ditambahkan Awang, Morowali sebagai kabupaten pemekaran, sangat beruntung memiliki bupati, Anwar Hafid yang berani mengambil terobosan luar biasa untuk kepentingan rakyatnya dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 13,8 persen dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Seringkali kata Awang, daerah terlalu taat dengan instruksi pusat yang harus melengkapi infrastruktur dan lainnya, baru investor masuk. Tapi Morowali tidak. Bahkan PLTU pun dibangun sendiri oleh perusahaan,  dimana izin cukup dari bupati, dan  hasilnya cepat selesai. Sekarang listrik sudah bisa dinikmati masyarakat 24 jam.

"Jadi itulah mengapa kita ingin belajar ke Morowali, karena bupatinya memiliki terobosan berani. Katakan investor perlu lahan 1.500 hektar, langsung tersedia. Ini kan sangat membantu," puji Awang. Anjuran Gubernur, para bupati dan walikota di Kaltim hendaknya belajar ke Morowali untuk belajar bagaimana cara menggaet investor.

Sebelumnya, Bupati Morowali Anwar Hafid menjelaskan pada saat awal mereka belum memiliki PTSP. Kebijakan yang terbilang berani pun diambil demi memudahkan investasi.  Karena para investor datang untuk berinvestasi, maka bermodal keyakinan dan kepercayaan diberikanlah izin prinsip. Setelah itu mereka bekerja dan membangun karena secara prinsip, mereka lebih tahu kondisinya.

"Setelah terbangun, baru kami lanjutkan dengan perijinan, termasuk pembayaran pajak dan sebagainya. Itulah yang saya terapkan untuk menarik investor ke Morowali," kata Anwar Hafid.

Terkait kebijakan "Bangun Dulu Baru Ijin Diurus", semua investor merasa senang dan mereka percaya bahwa pemerintah daerah sudah berjalan sesuai arahan Presiden untuk tidak menghalangi investasi. Dan itu benar-benar diterapkan di Morowali. "Hasilnya sekarang, sudah tiga investor smelter yang datang ke Morowali. Semua mendapat perlakuan yang sama termasuk jaminan keamanan," kata Anwar Hafid. (*/drh)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 00:40

Jika Pengerjaan Mahkota IV Tak Sesuai Target, Kontraktor Siap-siap Di-Black List, AH YANG BENER?

SAMARINDA – Pengerjaan bentang utama proyek Jembatan Mahakam IV terancam molor dari waktu yang…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:36

ADA APA? Mahasiswa Desak Dewan Panggil PT WIKA

SAMARINDA – Jalan layang atau flyover di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:10

Kata Anggota DPRD Kaltim Ini, Tambang MHU Ancam Warga

  SAMARINDA – Puluhan warga Dusun Tudungan, RT 5 dan RT 6, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:08

Timses Isran-Hadi Bantah Ada Tim Transisi

SAMARINDA – Tim Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor-Hadi Mulyadi membantah…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:07

Pelayanan BPJS Kesehatan Nyaris Bikin Ricuh

SAMARINDA – Pelayanan kesehatan menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:04

Mahasiswa Nekat Jadi Pengedar Ganja

SAMARINDA – Bukannya belajar dengan benar, salah seorang mahasiswa berinisial AH (23) yang satu…

Kamis, 16 Agustus 2018 19:03

Penataan IUP di Kaltim Berjalan Lambat

SAMARINDA – Penataan izin usaha pertambangan (IUP) di Kaltim masih menyimpan beragam masalah.…

Kamis, 16 Agustus 2018 18:59

Nor Wahid Hasyim Jabat Dirut PDAM Tirta Kencana

SAMARINDA – Penantian panjang untuk mengetahui siapa Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:19
Lapangan Kinibalu

DENGAR NIH..!! Masjid di Kinibalu Disarankan Dievaluasi

 “Mestinya kalau IMB belum ada, tidak boleh dibangun. Kalau sudah ada IMB, semua persyaratan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:18
Lapangan Kinibalu

Tolak Pembangunan Masjid Ini, Warga “Geruduk” Karang Paci

SAMARINDA – Demonstrasi warga yang menolak pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu Samarinda,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .