MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Senin, 12 Februari 2018 00:10
Bangun Dulu Baru Izin Diurus

Gubernur akan Tiru Morowali

KUNJUNGAN KERJA: Gubernur Awang Faroek Ishak bersama Bupati Morowali Anwar Hafid (kopiah hitam) di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).(HUMASPROV KALTIM FOTO METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, align="left">MOROWALI - Kunjungan kerja Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) berbuah manfaat. Kaltim mendapat pelajaran penting soal menarik minat investor untuk berinvestasi di sejumlah kawasan industri yang sedang dikembangkan di Kaltim.

Terobosan  Bupati Morowali, Anwar Hafid yang sangat menarik perhatian Gubernur Awang Faroek adalah motto "Membangun Dulu Baru Ijin Diurus". Motto itu ternyata terbukti menarik minat banyak investor ke kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Gubernur mengakui  apa yang dilakukan bupati Morowali merupakan terobosan yang patut ditiru. Inovasi ini bahkan lebih dulu dilakukan sebelum Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres)  terkait kemudahan berusaha di daerah dan imbauan agar daerah tidak menghalangi masuknya investasi, sebaliknya harus memberikan banyak kemudahan investasi.

"Ternyata bupati Morowali lebih dulu melakukan terobosan yang sangat luar biasa dengan menarik mega proyek  investasi murni  dari luar untuk membangun smelter," kata Gubernur Awang Faroek saat ramah tamah Gubernur Kaltim dan rombongan   bersama Pemkab Morowali yang dilaksanakan di rumah jabatan Bupati Morowali, Jumat (9/2).

Awang mengakui, untuk urusan terobosan, sebenarnya Kaltim sudah menyediakan perizinan dan kemudahan dalam berinvestasi, tapi egoisme daerah kabupaten/kota terkadang kerap menjadi kendala. "Kalau investasi mudah masuk, cepat dilaksanakan, rakyat juga yang akan  menikmati hasilnya,  demikian juga pembangunan strategis lainnya," curhat Awang.

Ditambahkan Awang, Morowali sebagai kabupaten pemekaran, sangat beruntung memiliki bupati, Anwar Hafid yang berani mengambil terobosan luar biasa untuk kepentingan rakyatnya dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 13,8 persen dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Seringkali kata Awang, daerah terlalu taat dengan instruksi pusat yang harus melengkapi infrastruktur dan lainnya, baru investor masuk. Tapi Morowali tidak. Bahkan PLTU pun dibangun sendiri oleh perusahaan,  dimana izin cukup dari bupati, dan  hasilnya cepat selesai. Sekarang listrik sudah bisa dinikmati masyarakat 24 jam.

"Jadi itulah mengapa kita ingin belajar ke Morowali, karena bupatinya memiliki terobosan berani. Katakan investor perlu lahan 1.500 hektar, langsung tersedia. Ini kan sangat membantu," puji Awang. Anjuran Gubernur, para bupati dan walikota di Kaltim hendaknya belajar ke Morowali untuk belajar bagaimana cara menggaet investor.

Sebelumnya, Bupati Morowali Anwar Hafid menjelaskan pada saat awal mereka belum memiliki PTSP. Kebijakan yang terbilang berani pun diambil demi memudahkan investasi.  Karena para investor datang untuk berinvestasi, maka bermodal keyakinan dan kepercayaan diberikanlah izin prinsip. Setelah itu mereka bekerja dan membangun karena secara prinsip, mereka lebih tahu kondisinya.

"Setelah terbangun, baru kami lanjutkan dengan perijinan, termasuk pembayaran pajak dan sebagainya. Itulah yang saya terapkan untuk menarik investor ke Morowali," kata Anwar Hafid.

Terkait kebijakan "Bangun Dulu Baru Ijin Diurus", semua investor merasa senang dan mereka percaya bahwa pemerintah daerah sudah berjalan sesuai arahan Presiden untuk tidak menghalangi investasi. Dan itu benar-benar diterapkan di Morowali. "Hasilnya sekarang, sudah tiga investor smelter yang datang ke Morowali. Semua mendapat perlakuan yang sama termasuk jaminan keamanan," kata Anwar Hafid. (*/drh)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:06

Hak Alphad Dkk Ditangguhkan

SAMARINDA – Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif dkk tampaknya mesti berlapang dada. Pasalnya, Pemerintah…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Bapenda Sebut Kenaikan Target Pajak Tidak Sesuai Data

SAMARINDA– Merasa tidak puas dengan capaian pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini, Badan Anggaran…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

WADUH..!! Stok Sembako Mulai Tak Stabil

SAMARINDA – Harga beberapa kebutuhan pokok di Pasar Segiri mulai tak stabil. Kendati demikian,…

Jumat, 19 Oktober 2018 19:06

Andi Harun Siap Pasang Badan

SAMARINDA – Tarik ulur proses pengantian antar waktu (PAW) Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif…

Jumat, 19 Oktober 2018 19:03

Dana Pendidikan Sulit Dipenuhi

SAMARINDA – DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengaku kesulitan memenuhi anggaran…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:13
Polemik Masjid Lapangan Kinibalu

Izin Masjid di Kinibalu, Warga Tuding Ada Rekayasa

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan tidak akan mengajukan banding terkait…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:12

MIRIS..!! Ribuan Anak Putus Sekolah di Lima Daerah

SAMARINDA – Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam (SDA) nyatanya tak lantas membuat Kaltim…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:12

Gemar Berbagi Motivasi, Ingatkan Pentingnya Perencanaan Hidup

Selain dikenal sosok yang rendah hati, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi juga karib dengan…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:14
Polemik Kinibalu

Pengadilan Kabulkan Permohonan DPUPR

  SAMARINDA – Sengketa pembangunan masjid di lapangan Kinibalu akhirnya menemui titik terang.…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:13

Raperda RZWP3K Lindungi Nelayan!

SAMARINDA – Kritikan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .