MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 13 Februari 2018 19:55
Mengais Sampah di TPA, Olah Sabut Kelapa Jadi Tas

Perjuangan Pengrajin Produk Daur Ulang

KREATIF: Rosna menunjukan beberapa tas daur ulang yang merupakan buah karyanya, Senin (12/2) kemarin.(Lela/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Sampah sudah menjadi permasalahan umum di Kutai Timur. Beruntung pengrajin daur ulang dapat mengurangi

volume sampah anorganik dengan membuat berbagai produk.

Seorang pengrajin daur ulang sampah, Rosna Nurbaya menjelaskan dirinya sangat menyukai kerajinan. Mengubah sampah menjadi rupiah ia lakukan sejak 2007 silam. Bermula mengikuti pelatihan mendaur sisa kemasan pewangi pakaian menjadi tas.

“Awalnya 2007 lalu PT.KPC mengadakan kegiatan daur ulang di Wisma Raya Sangatta. Saya dan beberapa anggota lainnya tergabung dalam pelatihan tersebut. Lalu kami dibina hingga saat ini,” jelasnya.

Dirinya memaparkan perjuangannya saat merintis, mencari sampah untuk membuat satu karya tidak mudah. Pasalnya ia dan kawan-kawan harus mencari sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sangatta. 

“Dulu itu cari sampah sulit sekali. Kita harus gali-gali di TPA. Entah nyari sisa sabun cuci, pewangi baju, atau baliho bekas. Ya seperti pemulung pokonya,” jelas Nega (nenek gaul) sapaan akrabnya. 

Nenek berusia 55 tahun tersebut tidak patah semangat. Dalam melakukan segala kegiatan. Dirinya selalu berupaya ikhlas.

Baginya sampah bukanlah musibah. Melainkan dapat membawa berkah.

“Nenek itu punya motto. Kalau menurut saya di dalam sampah terdapat mutiara yang indah. Kalau kita bisa mengelolanya. Dulu memang sampah tapi sekarang berkah. Alhamdulillah,” ucapnya. 

Ia bersama ketiga sejawatnya membentuk tim kerja bernama Haviera. Tim tersebut dibentuk untuk menangani daur ulang sisa kemasan pewangi baju menjadi tas, dompet dari kresek, sampul buku dari sisa kemasan sabun cuci piring, bahkan taplak meja dan tas dari sabut kelapa.

“Kalau banyak orderan nenek bagi tugas sama kelompok Haviera. Tapi kalau orderan perorangan nenek kelola sendiri,” paparnya yang juga seorang kader kesehatan Kutim.

Lebih dari 10 tahun ia bekerja sosial. Ia merasakan perubahan setiap tahunnya. Baginya saat ini semakin mudah menjalani kegiatannya. Karena mencari sampah tidak sesulit dulu. Banyak warga yang memberinya sampah siap kelola. Dia memberi karyanya sebagai bayaran bagi yang menyumbangkan sampah padanya.

“Kadang orangnya tidak mau dibayar. Jadi kita kasih tas saja untuknya,” jelasnya.

Ia mampu mengalahkan pesaing yang masih muda. Menorehkan prestasi baginya sangat dia syukuri. Memenangkan beberapa perlombaan hingga mendapat puluhan piala.

“Juara 1, 2, dan 3 sudah saya peroleh. Sangat saya syukuri ketika menjadi juara dalam menangani sampah,” ujarnya.

Dirinya berharap kegiatan daur ulang dapat terus berlanjut. Tidak akan pernah berhenti hingga kapanpun. Dan semua aksesoris dapat tersedia di Sangatta.

“Jadi tidak sulit memesan dari luar kota,” kata Rosna. (la).


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*