MANAGED BY:
MINGGU
27 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 13 Februari 2018 19:55
Mengais Sampah di TPA, Olah Sabut Kelapa Jadi Tas

Perjuangan Pengrajin Produk Daur Ulang

KREATIF: Rosna menunjukan beberapa tas daur ulang yang merupakan buah karyanya, Senin (12/2) kemarin.(Lela/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Sampah sudah menjadi permasalahan umum di Kutai Timur. Beruntung pengrajin daur ulang dapat mengurangi

volume sampah anorganik dengan membuat berbagai produk.

Seorang pengrajin daur ulang sampah, Rosna Nurbaya menjelaskan dirinya sangat menyukai kerajinan. Mengubah sampah menjadi rupiah ia lakukan sejak 2007 silam. Bermula mengikuti pelatihan mendaur sisa kemasan pewangi pakaian menjadi tas.

“Awalnya 2007 lalu PT.KPC mengadakan kegiatan daur ulang di Wisma Raya Sangatta. Saya dan beberapa anggota lainnya tergabung dalam pelatihan tersebut. Lalu kami dibina hingga saat ini,” jelasnya.

Dirinya memaparkan perjuangannya saat merintis, mencari sampah untuk membuat satu karya tidak mudah. Pasalnya ia dan kawan-kawan harus mencari sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sangatta. 

“Dulu itu cari sampah sulit sekali. Kita harus gali-gali di TPA. Entah nyari sisa sabun cuci, pewangi baju, atau baliho bekas. Ya seperti pemulung pokonya,” jelas Nega (nenek gaul) sapaan akrabnya. 

Nenek berusia 55 tahun tersebut tidak patah semangat. Dalam melakukan segala kegiatan. Dirinya selalu berupaya ikhlas.

Baginya sampah bukanlah musibah. Melainkan dapat membawa berkah.

“Nenek itu punya motto. Kalau menurut saya di dalam sampah terdapat mutiara yang indah. Kalau kita bisa mengelolanya. Dulu memang sampah tapi sekarang berkah. Alhamdulillah,” ucapnya. 

Ia bersama ketiga sejawatnya membentuk tim kerja bernama Haviera. Tim tersebut dibentuk untuk menangani daur ulang sisa kemasan pewangi baju menjadi tas, dompet dari kresek, sampul buku dari sisa kemasan sabun cuci piring, bahkan taplak meja dan tas dari sabut kelapa.

“Kalau banyak orderan nenek bagi tugas sama kelompok Haviera. Tapi kalau orderan perorangan nenek kelola sendiri,” paparnya yang juga seorang kader kesehatan Kutim.

Lebih dari 10 tahun ia bekerja sosial. Ia merasakan perubahan setiap tahunnya. Baginya saat ini semakin mudah menjalani kegiatannya. Karena mencari sampah tidak sesulit dulu. Banyak warga yang memberinya sampah siap kelola. Dia memberi karyanya sebagai bayaran bagi yang menyumbangkan sampah padanya.

“Kadang orangnya tidak mau dibayar. Jadi kita kasih tas saja untuknya,” jelasnya.

Ia mampu mengalahkan pesaing yang masih muda. Menorehkan prestasi baginya sangat dia syukuri. Memenangkan beberapa perlombaan hingga mendapat puluhan piala.

“Juara 1, 2, dan 3 sudah saya peroleh. Sangat saya syukuri ketika menjadi juara dalam menangani sampah,” ujarnya.

Dirinya berharap kegiatan daur ulang dapat terus berlanjut. Tidak akan pernah berhenti hingga kapanpun. Dan semua aksesoris dapat tersedia di Sangatta.

“Jadi tidak sulit memesan dari luar kota,” kata Rosna. (la).


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

YA AMPUN..!! RSUD Sangkulirang Krisis Obat, Warga Disuruh Tebus di Luar

 SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang dikabarkan krisis persedian obat-obatan. …

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

Lamban, Sekwan Khawatir Pembahasan Perda Sarang Walet Molor

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang meminta Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten (Setkab) agar…

Jumat, 25 Mei 2018 00:01
Pilgub Kaltim 2018

Pemilih Pemula Harus Paham Porsi

SANGATTA - Panwaslu Kabupaten Kutai Timur mensosialisasikan  pengawasan pemilu kepada pemilih pemula,…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

BKPP Keker ASN yang Sebarkan Ujaran Kebencian

SANGATTA - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, mengaku belum menerima surat resmi…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

Ramadan, Volume Sampah Meningkat, Sehari Naik 239 Meter Kubik

  SANGATTA - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sangatta Utara dan Sangatta Selatan mengaku volume…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

Sempat 'Panas' Soal Program Pelayanan Akta, RSUD-Capil Kini Mesra

SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Rabu, 23 Mei 2018 22:55
Pemkab Kutim

TSIB Wakili Kutim ke Tingkat Provinsi

SANGATTA- Kelompok Pengelola Tanaman Obat Keluarga Syampai Indah Berseri (TSIB) Kecamatan Sangatta Selatan…

Rabu, 23 Mei 2018 22:54
Pemkab Kutim

Kantor Desa Batu Timbau Ulu Diresmikan

SANGATTA - Selesai membuka kegiatan verifikasi lapangan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di…

Rabu, 23 Mei 2018 22:52
Pemkab Kutim

Wabup Terima Kunjungan Koni Kaltim

SANGATTA-Panitia Besar (PB) Porprov VI/ Kaltim di Kutai Timur (Kutim) menjadwalkan Delegation Registration…

Rabu, 23 Mei 2018 22:52
Pemkab Kutim

BKPP Tunggu Surat Resmi BKN

SANGATTA- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim mengaku belum menerima surat resmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .