MANAGED BY:
SELASA
14 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 13 Februari 2018 20:45
Ngaku Tak Mau Jual Lahan ke Indexim

Korban Dipecat dan Dipidanakan

-

PROKAL.CO, SANGATTA - Pengakuan Maria Yanti  Mas (53) dan Blasius Bella (53) warga Satuan Pemukiman (SP)  1 Bukit Makmur Kecamatan Kaliorang cukup mencengangkan. Pasalnya, dirinya dipidanakan hanya gara-gara enggan menjual tanah miliknya kepada perusahaan PT Indexim.

Sebelumnya,  karena sebab yang sama,  Bella harus dipecat dari kerjaannya sebagai Sekuriti (wakar) dari perusahaan baru tersebut. Dari sebab itulah,  dirinya harus berurusan dengan perusahaan dan kepolisian hingga masuk pengadilan. 

“Sebelum kasus ini bergulir, perusahaan memang mau membeli tanah kami. Tapi tidak kami jual. Nah beriringan dengan itu, saya dipecat dan   dilaporkan ke Polres atas tuduhan menduduki tanah Indexim,” aku Bella yang diaminkan Maria.

Yang dia sayangkan,  pihak kepolisian Polres Kutim langsung menetapkan keduanya sebagai tersangka.  Seharusnya melakukan mediasi terlebih dahulu antara dua belah pihak.

Sebab,  dalam kasus ini muncul orang ketiga yang bernama Abraham.  Abraham inilah yang disebut perusahaan telah menjual tanah Maria dan Bella kepada Indexim. 

“Mereka berdua langsung disidangkan.  Nah ini yang menjadi masalah,” kata Pradarma Rupan, Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim.

Turut menjadi perhatian adalah pernyataan kedua korban diduga  tak sepenuhnya di tulis di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Contoh masalah saksi.  Keduanya beberapa kali menyebut nama saksi.  

“Hanya saja saat diprint dalam kertas,  kata-kata saksi tak dicantumkan .  Kembali diulang dan saat dipengadilan nama saksi kembali hilang. Perkara ini banyak kejanggalan. Sudah beberapa kali disebut. Tapi tetap enggak dicantumkan. Padahal saksi saksi sangat dibutuhkan,” kata Rupang.  

Yang menjadi masalah lain,  tanam tumbuh mereka seperti kopi,  vanili,  dan coklat habis digusur perusahaan.  Perusahaan diduga menghilangkan jejak tanam tubuh yang selama ini menjadi kebutuhan hidup sehari-hari dua orang tersebut. 

“Ngaku sudah dibebaskan. Tapi ternyata tidak dibebaskan. Perusahaan juga tidak ganti rugi.  Sekarang ditetapkan tersangka,” katanya. 

“Beberapa saksi tau betul jika tanah tersebut merupakan milik mereka berdua.  Sebab,  saat membuka lahan dilakukan secara bersama-sama,” sambungnya.  

Menurut pengakuan keduanya, mereka di SP 1 masuk transmigrasi.  Membuka lahan pada tahun 1992. Sedangkan perusahaan masuk pada tahun 2010.

“Berdasarkan hal itu,  permasalahan ini harus dikawal terus menerus.  Jika tidak,  maka akan berimbas kepada warga lainnya. Kami akan bantu kawal.  Jangan sampai warga lain menjadi korban, katanya. (dy)


BACA JUGA

Senin, 13 Agustus 2018 18:49

Dissos Beri Bantuan 80 Lansia

SANGATTA - Dari 5.021 lansia yang tercatat di Dinas Sosial (Dissos), 80 di antaranya dimanjakan Pemkab…

Senin, 13 Agustus 2018 18:46
Kabar Haji 2018

Kondisi Terkini Calhaj Kutim Jelang Ibadah Haji

MAKKAH - Calon Jemaah Haji (Calhaj) Kutim yang tergabung dalam kloter 4 Balikpapan, mengikuti pemeriksaan…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:22

Ladies di THM Banyak Tak Miliki KTP

SANGATTA - Banyak pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) kerap terjaring razia yustisi yang dilakukan Satpol…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:22
Pileg 2019

Mulai Menjamur, Panwaslu Perketat Pengawasan APK

SANGATTA - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Timur (Panwaslu Kutim) akan memperketat pengawasan…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:22
Pileg 2019

Bacaleg Boleh Diganti, Asal.....

SANGATTA - Sejumlah persiapan gencar dilakukan oleh KPU Kutim jelang pemilu serentak 2019 mendatang.…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:22

Bantuan Rumah Laik Huni di Kutim Capai 50 Persen

SANGATTA- Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pusat, Pemerintah Kutai Timur…

Sabtu, 11 Agustus 2018 00:04
Pileg 2019

Hampir 100 Persen Bacaleg Kutim Lolos Verifikasi

SANGATTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim telah selesai menyampaikan hasil verifikasi berkas syarat…

Sabtu, 11 Agustus 2018 00:03

Habiskan Umur untuk Pengabdian ke Masyarakat

Bupati Kutim, Ismunandar menginjak usia 56 tahun, tepat 7 Agustus lalu. Mantan Sekda Kutim itupun mendapatkan…

Sabtu, 11 Agustus 2018 00:03

Satreskrim Benarkan Pembongkaran Makam

SANGATTA- Kabar pembongkaran 10 makam tua di Pulau Senumpak, Desa Maloy, Kecamatan Sangkulirang dibenarkan…

Sabtu, 11 Agustus 2018 00:02
Kabar Haji 2018

Calhaj Kutim Saksikan Pemotongan Hewan Kurban

SANGATTA - Calon Jemaah Haji (Calhaj) Kutim yang tergabung dalam kloter 4 Balikpapan, menyaksikan pemotongan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .