MANAGED BY:
SENIN
26 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 13 Februari 2018 20:51
Fokus ORI Selektif di Kota Taman

Beri Vaksin di Wilayah Suspek Difteri dan Cakupan Imunisasi Rendah

MELAWAN TAKUT: Petugas Puskesmas Bontang Utara I sedang memberikan suntikan Tetanus Toxoid kepada salah satu siswa secara bergantian. (Rera Anorista/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) kembali melanjutkan OutbreakResponseImmunization (ORI) selektif pada lokasi suspek dan wilayah capaian imunisasi rendah, Senin (12/2) kemarin. Menyasar 4 RT Kelurahan Tanjung Laut, yakni RT 16, 17, 18, dan RT 20 serta sekitar 24 kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ar-Riyadh.

Diskes-KB dibantu petugas Puskesmas se-Kota Bontang, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) cabang Bontang, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bontang. Kepala Puskesmas Bontang Selatan I, dr Islakhiyah menerangkan, ORI selektif dilakukan lantaran adanya salah satu warga RT 18 terdeteksi sebagai suspect difteri. Dengan estimasi sasaran kurang lebih sebanyak 241 anak.

“Kemungkinan jumlah anak yang ingin divaksin bisa saja bertambah. Jumlah itu berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) serta data dari kelurahan, namun jika warga berinisiatif untuk datang, kami tetap berikan vaksin,” ucapnya.

Puskesmas Bontang Selatan I menyediakan 18 dosis anak (usia 5-7 tahun) untuk jenis vaksin Difteri Tetanus (DT), sementara Tetanus Toxoid (TD) untuk usia di atas 7 tahun sebanyak 147 dosis anak, dan 76 dosis anak untuk vaksin Pentabio (usia kurang dari 5 tahun). 

“Pemberian vaksin untuk bayi, balita, dan anak-anak hingga usia 19 tahun, diberikan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Kepada masyarakat yang memiliki bayi dan balita agar disiplin mengajak anaknya imunisasi, pun mengizinkan anaknya mendapatkan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) saat kelas 1 dan 2 SD,” imbau dr Islakhiyah.

Sementara itu di tempat berbeda, drg Erwin Wahyudiono selaku Kepala Puskesmas Bontang Utara I memaparkan sebanyak 476 anak di MI Ar-Riyadh mendapatkan vaksinasi difteri subsidi tersebut. Sesuai data, vaksinasi diberikan kepada 97 anak dari kelas 1 dan 2, serta 379 anak kelas 3 sampai 6.

“Sebagian siswa kelas 1 dan 2 sudah ikut BIAS November lalu, itu sudah terhitung putaran pertama. Untuk putaran kedua (sebulan kemudian), seluruh siswa dari kelas 1 sampi 6 serentak akan menerima vaksinasi putaran kedua. Jadwalnya akan kami samakan,” kata dia.

Mengingat MI Ar-Riyadh berstatus cakupan imunisasi rendah sekitar 54 persen, maka menjadi prioritas utama Diskes-KB untuk memberikan vaksinasi kepada siswa-siswinya. “Upaya ini untuk meningkatkan cakupan imunisasi minimal 80 persen di lingkup MI Ar-Riyadh. Meski begitu, masih saja ditemui orang tua yang menolak anaknya mendapatkan vaksinasi difteri. Kami pun akan meminta orang tua untuk membuat surat pernyataan penolakan,” tegas drg Erwin.

Ia kembali mengimbau masyarakat Kota Bontang untuk selalu melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cuci tangan memakai sabun, konsumsi gizi seimbang, jaga kebersihan diri dan lingkungan, melaksanakan imunisasi lengkap sesuai usia, menggunakan masker bila perlu (seperti pada tempat keramaian atau saat batuk dan flu), serta menghindari bepergian ke daerah Kejadian Luar Biasa (KLB). (ra/adv)


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 00:15

Gigit Majikan, Anjing Pitbull Masuk Penjara

BONTANG – Anjing jenis pitbull milik warga Jalan Cendana, HOP I, RT 20, Kelurahan Satimpo diserahkan…

Minggu, 25 Februari 2018 00:15

Terkait Temuan Pelanggaran ASN, Panwaslu Rekomendasikan ke Sekda

BONTANG – Panwaslu Kota Bontang telah menyelesaikan klarifikasi atas temuan terkait dugaan pelanggaran…

Minggu, 25 Februari 2018 00:14

MUI: Warga Bontang Jangan Golput

BONTANG –Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang imbau agar masyarakat Bontang menggunakan hak pilihnya…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:33

AKHIRNYA!!! 600 Honorer Bakal Diangkat CPNS

BONTANG –Sebanyak 600 an pegawai Non PNS atau Honorer akan diusulkan sebagai CPNS atau minimal…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:32

PENGUMUMAN!!! Hari Ini, WTP Eks Bhayangkara Shutdown

“Perawatan dilakukan supaya kinerja WTP maksimal dan kualitas pelayanan distribusi aman,”…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:30

Bonceng Anak Tanpa Gunakan Helm, Satlantas Tegur 100 Pengendara

BONTANG – Sebanyak 100 pengendara motor yang kedapatan membonceng anak di bawah umur dengan tidak…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:28

HARUS KERJA KERAS...!! Pilgub Kaltim Hanya Satu Putaran

“Pemenang itu siapa yang tertinggi, hanya DKI Jakarta dengan undang-undang kekhususannya yang…

Jumat, 23 Februari 2018 00:21

Neni Ajukan Dua Rusunawa Lagi

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni kembali mengajukan dua unit Rumah Susun Sederhana…

Jumat, 23 Februari 2018 00:20

Mau Pesta Ganja, Tujuh Pemuda Digerebek

  BONTANG – Sebanyak tujuh orang pemuda yang hendak berpesta ganja diamankan oleh Sat Resnarkoba…

Jumat, 23 Februari 2018 00:16

Satu ASN di Bontang Diperiksa Panwaslu

BONTANG – Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Bontang diperiksa oleh Panwaslu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .