MANAGED BY:
MINGGU
17 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 14 Februari 2018 00:28
Soal Kasus Narkoba, Utamakan Rehabilitasi Korban

Bikin Penjara Penuh

OVER KAPASITAS: Penghuni tahanan Polres Kutim mendapatkan pelayanan kesehatan lantaran menderita penyakit. Penyakit mudah mewabah karena tahanan over kapasitas.(Foto Istimewa)

PROKAL.CO, SANGATTA- Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Kutim meminta kepada aparat kepolisian untuk mendahulukan rehabilitasi kepada korban maupun pecandu narkoba.

Sebab,  pecandu maupun korban memiliki hak untuk direhabilitasi. Seperti yang tertuang dalam  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam UU ini,  dikenal dua macam rehabilitasi narkotika.  Yaitu,  rehabilitasi medis adalah suatu proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan Narkotika.

Kemudian,  rehabilitasi sosial adalah suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental maupun sosial, agar bekas pecandu Narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat.

"Jadi jelas kalau mereka korban atau pecandu wajib direhabilitasi," ujar Ketua Granat Kutim,  Herlang Mappatiti.

Kecuali lanjutnya, mereka merupakan bandar,  pengedar,  ataupun kurir sabu sabu.  Jelas hal ini wajib diberikan hukuman yang setimpal. Karena jelas, mereka dengan sengaja mengedarkan barang haram tersebut.

"Itupun dilihat lagi,  didalami lagi.  Apakah terpaksa atau tidak.  Mungkin karena faktor ekonomi.  Kalau ekonomi ya memang kacau ekonomi kita.  Mereka mungkin bingung mau kerja,  kerja apa.  Makanya jual sabu," katanya.

Sebab,  jika semua pengedar,  Bandar,  maupun pecandu di tahan, maka maka dipastikan penjara  penuh.  Untuk itu,  diperlukan  pemilahan mana yang seharusnya dipenjara dan direhabilitasi.

"Rehabilitasi merupakan salah satu solusi agar  penjara tidak over kapasitas. Juga menyelamatkan bagi mereka yang kecanduan Narkoba," katanya. 

Rehabilitasi bisa diajukan secara langsung sebelum maupun pasca ditangkap aparat.  Karena memang,  rehabilitasi merupakan hak yang wajib diberikan bagi mereka yang kecanduan.

"Tetapi alangkah baiknya bagi mereka yang merasa kecanduan dapat melaporkan segera.  Jangan sampai ditangkap baru minta rehabilitasi. Meskipun dibenarkan," katanya.

Jika ingin mendapatkan rehabilitasi,  Granat siap memfasilitasi sampai sembuh.

"Kami sudah ada kerja sama dengan para dokter. Jadi silahkan saja minta rehabilitasi.  Tidak usah takut dan malu," katanya. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*