MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 14 Februari 2018 00:28
Soal Kasus Narkoba, Utamakan Rehabilitasi Korban

Bikin Penjara Penuh

OVER KAPASITAS: Penghuni tahanan Polres Kutim mendapatkan pelayanan kesehatan lantaran menderita penyakit. Penyakit mudah mewabah karena tahanan over kapasitas.(Foto Istimewa)

PROKAL.CO, SANGATTA- Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Kutim meminta kepada aparat kepolisian untuk mendahulukan rehabilitasi kepada korban maupun pecandu narkoba.

Sebab,  pecandu maupun korban memiliki hak untuk direhabilitasi. Seperti yang tertuang dalam  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam UU ini,  dikenal dua macam rehabilitasi narkotika.  Yaitu,  rehabilitasi medis adalah suatu proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan Narkotika.

Kemudian,  rehabilitasi sosial adalah suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental maupun sosial, agar bekas pecandu Narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat.

"Jadi jelas kalau mereka korban atau pecandu wajib direhabilitasi," ujar Ketua Granat Kutim,  Herlang Mappatiti.

Kecuali lanjutnya, mereka merupakan bandar,  pengedar,  ataupun kurir sabu sabu.  Jelas hal ini wajib diberikan hukuman yang setimpal. Karena jelas, mereka dengan sengaja mengedarkan barang haram tersebut.

"Itupun dilihat lagi,  didalami lagi.  Apakah terpaksa atau tidak.  Mungkin karena faktor ekonomi.  Kalau ekonomi ya memang kacau ekonomi kita.  Mereka mungkin bingung mau kerja,  kerja apa.  Makanya jual sabu," katanya.

Sebab,  jika semua pengedar,  Bandar,  maupun pecandu di tahan, maka maka dipastikan penjara  penuh.  Untuk itu,  diperlukan  pemilahan mana yang seharusnya dipenjara dan direhabilitasi.

"Rehabilitasi merupakan salah satu solusi agar  penjara tidak over kapasitas. Juga menyelamatkan bagi mereka yang kecanduan Narkoba," katanya. 

Rehabilitasi bisa diajukan secara langsung sebelum maupun pasca ditangkap aparat.  Karena memang,  rehabilitasi merupakan hak yang wajib diberikan bagi mereka yang kecanduan.

"Tetapi alangkah baiknya bagi mereka yang merasa kecanduan dapat melaporkan segera.  Jangan sampai ditangkap baru minta rehabilitasi. Meskipun dibenarkan," katanya.

Jika ingin mendapatkan rehabilitasi,  Granat siap memfasilitasi sampai sembuh.

"Kami sudah ada kerja sama dengan para dokter. Jadi silahkan saja minta rehabilitasi.  Tidak usah takut dan malu," katanya. (dy)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 00:15
Pemilu 2019

Bawaslu Pastikan Semua Warga Kutim Masuk DPT

SANGATTA – Bawaslu Kaltim dan Kutim melakukan kunjungan ke warga yang belum terdaftar dalam Daftar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:05
Info CPNS

Guru Honorer Galau, Ini Sebabnya

SANGATTA – Tenaga guru honorer di Kutim tengah galau. Terutama yang berusia di atas 35 tahun.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Pasangan Kutim Menuju Duta Wisata Indonesia

SANGATTA – Perjuangan Muhammad Shiddiq berbuah manis. Mewakili Kutim bersama Uci Zahra Fani, keduanya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04
Info CPNS

Hari Ini, Terakhir Pengembalian Berkas

SANGATTA – Pengembalian berkas tes CPNS ditutup hari ini. Jadwal itu sejatinya diperpanjang mengingat…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:59
info CPNS

Ratusan Peserta Tak Kembalikan Berkas

SANGATTA - Batas waktu pemberkasan yang diberikan pihak administrasi telah selesai. Sekira 400 pendaftar…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:56

PT AE Diduga Gelapkan Uang Karyawan

SANGATTA - Perusahaan PT Anugerah Energytama yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kecamatan…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:05

600 Pedagang Lama Jadi Prioritas di Pasar Ini

SANGATTA - Upaya pemerintah untuk menarik minat belanja masyarakat Kutim, yaitu dengan memperluas Pasar…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:05

PIS Diperluas, Bupati Peletakan Batu Pertama

PEMKAB Kutim tengah melakukan perluasan Pasar Induk Sangatta (PIS) di Jalan Ilham Maulana, Kelurahan…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:04

SABAR AJA..!! Kasus TK2D Masih Panjang

SANGATTA -  Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) belum surut permasalahannya. Status hukumnya yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:03

Ketiga Kalinya, Kutim Berhasil Raih WTP

  SANGATTA - Kembali, Kutim meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .