MANAGED BY:
SENIN
26 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 14 Februari 2018 00:28
Soal Kasus Narkoba, Utamakan Rehabilitasi Korban

Bikin Penjara Penuh

OVER KAPASITAS: Penghuni tahanan Polres Kutim mendapatkan pelayanan kesehatan lantaran menderita penyakit. Penyakit mudah mewabah karena tahanan over kapasitas.(Foto Istimewa)

PROKAL.CO, SANGATTA- Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Kutim meminta kepada aparat kepolisian untuk mendahulukan rehabilitasi kepada korban maupun pecandu narkoba.

Sebab,  pecandu maupun korban memiliki hak untuk direhabilitasi. Seperti yang tertuang dalam  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam UU ini,  dikenal dua macam rehabilitasi narkotika.  Yaitu,  rehabilitasi medis adalah suatu proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan Narkotika.

Kemudian,  rehabilitasi sosial adalah suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental maupun sosial, agar bekas pecandu Narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat.

"Jadi jelas kalau mereka korban atau pecandu wajib direhabilitasi," ujar Ketua Granat Kutim,  Herlang Mappatiti.

Kecuali lanjutnya, mereka merupakan bandar,  pengedar,  ataupun kurir sabu sabu.  Jelas hal ini wajib diberikan hukuman yang setimpal. Karena jelas, mereka dengan sengaja mengedarkan barang haram tersebut.

"Itupun dilihat lagi,  didalami lagi.  Apakah terpaksa atau tidak.  Mungkin karena faktor ekonomi.  Kalau ekonomi ya memang kacau ekonomi kita.  Mereka mungkin bingung mau kerja,  kerja apa.  Makanya jual sabu," katanya.

Sebab,  jika semua pengedar,  Bandar,  maupun pecandu di tahan, maka maka dipastikan penjara  penuh.  Untuk itu,  diperlukan  pemilahan mana yang seharusnya dipenjara dan direhabilitasi.

"Rehabilitasi merupakan salah satu solusi agar  penjara tidak over kapasitas. Juga menyelamatkan bagi mereka yang kecanduan Narkoba," katanya. 

Rehabilitasi bisa diajukan secara langsung sebelum maupun pasca ditangkap aparat.  Karena memang,  rehabilitasi merupakan hak yang wajib diberikan bagi mereka yang kecanduan.

"Tetapi alangkah baiknya bagi mereka yang merasa kecanduan dapat melaporkan segera.  Jangan sampai ditangkap baru minta rehabilitasi. Meskipun dibenarkan," katanya.

Jika ingin mendapatkan rehabilitasi,  Granat siap memfasilitasi sampai sembuh.

"Kami sudah ada kerja sama dengan para dokter. Jadi silahkan saja minta rehabilitasi.  Tidak usah takut dan malu," katanya. (dy)


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 23:37

SDIT 2 Darussalam Gelar Artbound Festival Angklung

SANGATTA – Sekolah Dasar Islam Terpadu  (SDIT) 2 Darussalam Sangatta menggelar Art Bound…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:14

Baliho di Posko Dicopot, Timses Ngamuk

Timses pasangan calon gubernur Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (Jadi) sempat adu mulut dengan Panitia…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:13

Ratusan Algaka Ilegal Dicopot

SANGATTA - Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Panitia Pengawas Pemilu…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:11

Sudah Uzur, Papan Reklame di Median Jalan akan Ditertibkan

SANGATTA – Pemerintah Kutim akan melakukan penertiban papan reklame raksasa di median jalan. Selain…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:09

Kutim Kembangkan Komoditi Penyangga, Produksi 100 Ton Lada Per Tahun

  SANGATTA – Dinas Perkebunan Kutim menilai pengembangan komoditi penyangga tak bisa dianggap…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:08

Elpiji 3 Kg Sering Langka, Disperindag Ingatkan Pangkalan

SANGATTA - Sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya kekosongan gas elpiji di Sangatta, Dinas Perindustrian…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:07

Pengusaha Digembleng KP2KP

SANGATTA- Meskipun pengusaha,  ternyata cukup banyak yang tidak mengetahui pasti tentang pajak.…

Jumat, 23 Februari 2018 00:10

MEMANAS!!! Mahasiswa Tuntut Transparansi Anggaran

SANGATTA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan…

Jumat, 23 Februari 2018 00:10

WASPADA!!! Rumah Warga Terancam Longsor

SANGATTA – Sistem saluran drainase Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Bukit Pelangi…

Jumat, 23 Februari 2018 00:09

Polres ‘Buka Lagi’ Kasus Pembantain Orang Utan 2 Tahun Lalu

  SANGATTA - Pembunuhan orang utan di Taman Nasional Kutai (TNK)  Kecamatan Teluk Pandan bergulir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .