MANAGED BY:
SENIN
26 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 14 Februari 2018 00:32
Anak Harusnya Dilibatkan di Musrembangdes

Menuju Kabupaten Layak Anak

MASIH MINIM: Arena bermain bagi anak di kawasan Bukit Pelangi.(Istimewa)

PROKAL.CO, SANGATTA – Langkah Kutim menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) masih cukup berat. Pasalnya seluruh desa wajib menjadi daerah ramah anak. Selain itu belum ada ruang bagi anak untuk menyuarakan aspirasi.

Kepala Dinas Pemberdaan Perempuan dan Anak (DPPA) Kutim Aisyah, menjelaskan KLA dapat dinilai melalu 31 indikator.

"Untuk membangun Kutim menjadi KLA, kita harus menyiapkan berkas mengenai pemenuhan indikator. Walaupun belum semuanya dapat kita penuhi. Tapi ada beberapa yang sudah dilaksanakan," jelasnya ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/2).

Mencapai KLA memang tidak mudah. Pasalnya semua desa harus menjadi desa ramah anak. Lalu merambah kecamatan ramah anak. Setelah itu memenuhi fasilitas dan kebutuhan anak di seluruh kabupaten. Tujuannya seluruh anak harus makmur. Hal tersebut menjadi syarat utama Kutim menjadi KLA.

"Semua upaya sudah kita lakukan. Kita berharap semua desa dan kecamatan bisa bekerja sama. Karena jika desa dan kecamatan sudah masuk kategori ramah anak. Kami mudah melangkah maju," papar mantan Kepala Dinas Kesehatan Kutim tersebut.

Ia mengimbau kepada kepala desa dan camat di Kutim, untuk membentuk forum anak. Sehingga forum tersebut dapat menjadi penyalur aspirasi anak. Dirinya menekankan aspirasi anak dapat disalurkan ketika musrembangdes.

"Jika kita ingin melihat makmur tidaknya anak-anak sangat mudah. Salah satunya adanya forum anak yang menghadiri musrembangdes. Dari musyawarah tersebut anak memiliki hak menyuarakan pembangunan. Itu harus," ucapnya.

Yuliana, Kasi Hak Sipil, Informasi dan Partisipasi BPPA Kutim mengaku mereka tidak tinggal diam. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di18 kecamatan se-Kutim. Mendayagunakan TP PKK sebagai wadah menjalankan program pemberdayaan anak. Seperti Bina Keluarga Remaja (BKR), merupakan program unggulan untuk menggerakan orang tua yang memiliki remaja.

"BKR kita bangun bersama PKK. Hal tersebut memudahkan kami bekerjasama dengan orang tua yang memiliki remaja. Sehingga kita mudah memantau dan mengarahkan anak supaya tidak berbuat salah," ungkapnya.

Beberapa kendala kerap ia alami. Minimnya anggaran menghambat pembangunan infrastruktur pemenuhan kebutuhan anak. Seperti belum dibangunnya pojok ASI di tempat umum, puskesmas yang ramah anak namun belum di SK, minimnya sanggar seni, kurangnya taman bermain, dan lain sebagainya.

"Jika ada anggaran kita mudah bekerja. Namun dengan minimnya yang ada, kami tetap bekerja. Kami lakukan apa yang bisa tanpa menggunakan anggaran," ucapnya.

Dirinya berharap KLA dapat dicapai secepatnya. Agar dapat menurunkan angka kriminalitas pada anak. Dan Kutim semakin layak untuk melayani hak hidup anak, dengan bantuan seluruh pihak. Baik lintas sektor dari semua aparatur sipil negara atau dari CSR perusahaan,” tutup Yuli (*/la).


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 23:37

SDIT 2 Darussalam Gelar Artbound Festival Angklung

SANGATTA – Sekolah Dasar Islam Terpadu  (SDIT) 2 Darussalam Sangatta menggelar Art Bound…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:14

Baliho di Posko Dicopot, Timses Ngamuk

Timses pasangan calon gubernur Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (Jadi) sempat adu mulut dengan Panitia…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:13

Ratusan Algaka Ilegal Dicopot

SANGATTA - Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Panitia Pengawas Pemilu…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:11

Sudah Uzur, Papan Reklame di Median Jalan akan Ditertibkan

SANGATTA – Pemerintah Kutim akan melakukan penertiban papan reklame raksasa di median jalan. Selain…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:09

Kutim Kembangkan Komoditi Penyangga, Produksi 100 Ton Lada Per Tahun

  SANGATTA – Dinas Perkebunan Kutim menilai pengembangan komoditi penyangga tak bisa dianggap…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:08

Elpiji 3 Kg Sering Langka, Disperindag Ingatkan Pangkalan

SANGATTA - Sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya kekosongan gas elpiji di Sangatta, Dinas Perindustrian…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:07

Pengusaha Digembleng KP2KP

SANGATTA- Meskipun pengusaha,  ternyata cukup banyak yang tidak mengetahui pasti tentang pajak.…

Jumat, 23 Februari 2018 00:10

MEMANAS!!! Mahasiswa Tuntut Transparansi Anggaran

SANGATTA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan…

Jumat, 23 Februari 2018 00:10

WASPADA!!! Rumah Warga Terancam Longsor

SANGATTA – Sistem saluran drainase Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Bukit Pelangi…

Jumat, 23 Februari 2018 00:09

Polres ‘Buka Lagi’ Kasus Pembantain Orang Utan 2 Tahun Lalu

  SANGATTA - Pembunuhan orang utan di Taman Nasional Kutai (TNK)  Kecamatan Teluk Pandan bergulir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .