MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Rabu, 14 Februari 2018 00:37
Pengundian Nomor Urut, Diramaikan Pakaian Adat

Dua Paslon Pilih Gunakan Pakaian Nasional

KEBERAGAMAN: Beberapa di antara cagub dan cawagub tampak menggunakan pakaian adat kebesarannya. Ini menjadi simbol keberagaman di tanah Kaltim.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon  (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim di Hotel Mesra, Selasa (13/2) kemarin, diwarnai dengan beragam pakaian adat yang dikenakan paslon. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.15 Wita itu dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kaltim,  Muhammad Taufik dan didampingi Sekretaris KPU Syarifuddin Rusli, beserta seluruh komisioner KPU Kaltim.

Sejak pukul 09.45 Wita, paslon sudah datang ke lokasi pleno yang diselenggarakan di gedung pertemuan Hotel Mesra di Jalan Pahlawan Samarinda. Paslon yang pertama kali datang yakni Isran Noor dan Hadi Mulyadi.

Keduanya terlihat mengenakan segaram putih khas yang biasa dikenakan Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto. Mereka terlihat kompak turun dari mobil hitam yang mengangkut keduanya.

Ketika menginjakkan kaki di pelataran gedung pertemuan, paslon yang didukung Partai Gerindra, PAN, dan PKS itu disambut dengan hangat oleh puluhan pendukungnya yang sudah terlebih dahulu datang ke lokasi kegiatan.

“Isran-Hadi menang. Kami siap menangkan,” kata salah seorang pendukungnya yang mengenakan pakaian adat Kutai. Tak lama setelah turun dari mobil, mereka berdua langsung menghampiri gedung pertemuan, diiringi dengan tarian dua barong yang mengenakan seragam merah muda.

Berikutnya, sekira pukul 09.50 Wita, giliran paslon Rusmadi  dan Safaruddin yang datang menghadiri kegiatan pengundian nomor urut tersebut. Saat turun dari mobil, nampak mereka mengenakan jas hitam yang dipadu dengan kain songket di pinggangnya. Mereka mengenakan pakaian adat Bugis.

Sekira satu menit setelah sesi foto bersama dengan pendukungnya, keduanya disambut oleh tujuh orang anak muda yang mengenakan kaos putih yang bergambar kedua paslon tersebut.

Sejumlah anak muda tersebut memberikan karangan bunga dan buah-buahan yang ditusuk di ujung kayu kecil yang diikat bersama karangan bunga yang berwarna merah. Dengan senyum mengembang, keduanya mengambil bunga tersebut.

Di sebelah kiri paslon yang didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu berjejar delapan orang yang menyanyikan lagu Arab. “Thola’al badru alaina,” bunyi lagu yang dibawakan sejumlah anak muda dan paruh baya yang sudah bersiap sebelum paslon tersebut datang.

Sebagai informasi, lagu tersebut adalah bentuk sambutan kepada pemimpin yang datang membawa keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan. Lagu tersebut pernah dinyanyikan pengikut Nabi Muhammad ketika menginjakkan kaki di Madinah.

Paslon berikutnya yang datang yakni Andi Sofyan Hasdam dan Nusyirwan Ismail. Berbeda dengan kedua paslon sebelumnya yang datang di sebelah kanan gedung, keduanya memilih masuk di sebelah kiri gedung.

Paslon yang didukung Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu datang sekira pukul 10.00 Wita bersama puluhan rombongannya yang mengiri dengan yel-yel “An-Nur pasti menang”.

Keduanya mengenakan kemeja pearl white yang dipundaknya terdapat corak hitam yang dipadu dengan beragam warna. Kemeja tersebut nampak cocok dengan celana kain hitam dan kopiah hitam yang mereka kenakan.

Terakhir, sekira pukul 10.10 Wita, paslon yang datang yakni Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat. Tak berselang beberapa menit setelah turun dari mobil yang mengangkut keduanya, hujan rintik mengguyur areal gedung.

Semua pendukungnya berlarian menghampiri pelataran gedung. Namun Jaang dan Ferdi tetap terlihat berjalan biasa, walaupun hujan kian membesar. Tak lama, diiringi dengan beragam yel-yel pendukungnya, keduanya masuk ruangan pertemuan yang sudah dipadati ratusan pengunjung.

“Hujan ini berkah dari Allah. Satu tanda bahwa Jaang-Ferdi akan menang,” kata salah seorang pendukungnya yang berdiri di sebelah kiri Jaang.

Dalam pertemuan tersebut, Jaang mengenakan pakaian adat Dayak. Di kepalanya terdapat topi berwarna warni, dipadu dengan sejumlah bulu merak. Sedangkan Ferdian memilih menggunakan seragam hitam kecoklatan.

Setelah melewati tahapan yang meriah, akhirnya paslon mendapatkan nomor urut. Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail mendapat nomor urut satu, Syaharie Jaang -Awang Ferdian Hidayat memperoleh nomor urut dua, Isran Noor - Hadi Mulyadi mendapat nomor urut tiga, dan Rusmadi-Safaruddin memperoleh nomor urut empat. (*/um)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 00:25

Nusyirwan Disebut Alami Serangan Jantung, Sofyan: Itu Tidak Benar

SAMARINDA -  Calon wakil gubernur (Cawagub) Kaltim, Nusyirwan Ismail mendadak terjatuh sakit dan…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:24

ASN Diimbau Jaga Netralitas

SAMARINDA – Aparatur Sipil Negara (ASN) diimbau dapat menjaga netralitas dalam penyelenggaraan…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:23

Taksi Online Tak Dikontrol?

SAMARINDA – Organisasi Gabungan Transportasi (Orgatrans) Kaltim menilai, kebijakan Dinas Perhubungan…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:22

Paslon Pilgub Minim Program Penyelesaian Masalah Tambang

SAMARINDA – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim menilai empat pasangan calon (paslon) gubernur…

Jumat, 23 Februari 2018 00:17

Terkait Tuntutan Buruh, Pemerintah Dinilai Tak Berdaya

SAMARINDA – Buruh menilai pemerintah gagal menindak PT Mahakam Sawit Plantations Group (MSPG).…

Jumat, 23 Februari 2018 00:17

10 Bulan Buruh Hidup Tanpa Gaji

SAMARINDA – Puluhan buruh yang tergabung dalam Aliansi Bersama Rakyat Tertindas (Albert) melakukan…

Jumat, 23 Februari 2018 00:16

INGAT!!! Zonasi Kampanye Berlaku di Kabupaten dan Kota

SAMARINDA  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim akan tetap memberlakukan sistem zonasi dalam kampanye…

Jumat, 23 Februari 2018 00:16

Gubernur Ingin Kaltim Punya SDM Berdaya Saing Global

SAMARINDA - Untuk mendukung transformasi ekonomi, Pemerintah Provinsi Kaltim perlu menyiapkan sumber…

Jumat, 23 Februari 2018 00:16

KLASIK!!! Masalah Lahan Hadang Mega Proyek Pemerintah

SAMARINDA – Peliknya proses pembebasan lahan dan pemanfaatan ruang masih menjadi kendala pelaksanaan…

Kamis, 22 Februari 2018 00:39

Jatam Minta Kepolisian Bersikap Tegas

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mengecam keras pertambangan ilegal di Tempat Pemakaman Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .