MANAGED BY:
SENIN
26 FEBRUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 15 Februari 2018 01:00
Panwas Akui Sulit Ungkap Kasus Politik Uang

Pemberi dan Penerima Ditindak Pidana

PANWASLU: Ketua Panwaslu, Andi Yusri (dua kiri) mensosialisasikan Penolakan Politik Uang di Hotel Royal Victoria Sangatta, Rabu (14/2).(Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kutim mengingatkan pemberi dan penerima politik uang bakal dipidana. Ancamannya bisa sampai 7 tahun penjara. Namun pembuktian perilaku kecurangan itu memang cukup sulit.

Ketua panwascab, Andi Yusri mengimbau pada masyarakat sebagai calon pemilih kita harus menolak politik uang.   

"Bagi kami warga Kutim sangat tidak diizinkan terlibat politik uang. Pasalnya hal tersebut akan berdampak buruk pada daerah kita," jelasnya.

Jika Panwaslu mendapat bukti dari pasangan calon (paslon) maupun masyarakat yang berpolitik uang  maka akan dikenai hukum pidana. Sesuai dengan Undang-Undang, barang siapa yang terlibat politik uang baik yang memberi atau menerima akan di penjara sekurangnya tiga tahun dan paling lama tujuh tahun, atau membayar minimal 200 juta dan terbanyak Rp 1 miliar.

"Kita ada pasal untuk yang orang menyuap dan disuap. Masa hukumannya terhitung lama. Mulai dari tiga tahun bisa sampai tujuh tahun. Atau bayar denda hingga Rp 1 M," paparnya.

Andi mengatakan beberapa kendala menghadapi politik uang sedikit sulit. Pasalnya harus memiliki bukti nyata. Jika ada yang terindikasi melakukan 'money politic, namun tidak ditemukan bukti tidak dapat ditindak lanjuti.

"Memang agak sulit, ketika kita mencurigai orang yang terlibat dalam politik uang. Namun kita tidak memiliki bukti, sulit untuk dilakukan hukum pidana," ungkapnya.    

Dirinya mengakui kesulitan menetapkan pelaku 'money politic' saat paslon memberikan hadiah. Apakah hal tersebut benar hadiah atau politik uang.

"Itu yang sulit dibedakan. Antara benar hadiah atau bukan," ungkapnya.

Dirinya berharap di semua paslon dapat berlaku jujur dalam pemilihan. Dan semua warga di Kutim dapat melaksanakan pemilu dengan tertib sesuai aturan.

"Kami sangat berharap warga kutim patuh aturan. Menciptakan pemilu yang bersih. Tidak terlibat dalam politik uang," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 23:37

SDIT 2 Darussalam Gelar Artbound Festival Angklung

SANGATTA – Sekolah Dasar Islam Terpadu  (SDIT) 2 Darussalam Sangatta menggelar Art Bound…

Minggu, 25 Februari 2018 00:14

Warga Menilai Kesadaran Paslon dan Timses Kurang

"Seharusnya taat aturan. Ini menjadi budaya buruk. Baik pileg, Pilbup, Pilgub, maupun Pilpres tak banyak…

Minggu, 25 Februari 2018 00:14

Musrembangcam Sangkulirang, Warga Ajukan Lima Tuntutan ke Pemkab

SANGATTA- Dari ratusan usulan pembangunan di kecamatan Sangkulirang, hanya lima permintaan yang wajib…

Minggu, 25 Februari 2018 00:14

Karst Mangkalihat, Punya Potensi PAD Besar

SANGATTA- Meskipun sudah diakui dunia, namun karst Mangkalihat yang berada di Kecamatan Karangan belum…

Minggu, 25 Februari 2018 00:13

G 20 Mei Optimistis Menang Gugatan

SANGATTA- Gerakan 20 Mei (G 20Mei) optimistis gugatan yang dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) menang. …

Minggu, 25 Februari 2018 00:13

Disdukcapil Jemput Bola ke Pedalaman

SANGATTA- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutim terus bergerilia menyosialisasikan…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:14

Baliho di Posko Dicopot, Timses Ngamuk

Timses pasangan calon gubernur Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat (Jadi) sempat adu mulut dengan Panitia…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:13

Ratusan Algaka Ilegal Dicopot

SANGATTA - Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Panitia Pengawas Pemilu…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:11

Sudah Uzur, Papan Reklame di Median Jalan akan Ditertibkan

SANGATTA – Pemerintah Kutim akan melakukan penertiban papan reklame raksasa di median jalan. Selain…

Sabtu, 24 Februari 2018 00:09

Kutim Kembangkan Komoditi Penyangga, Produksi 100 Ton Lada Per Tahun

  SANGATTA – Dinas Perkebunan Kutim menilai pengembangan komoditi penyangga tak bisa dianggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .